YTUBE
MTQ ke XXVII di Kelurahan Tungkal III, Lurah : Sarana Motivasi Membumikan Al -Qur’an di Tanjabbar Liga Santri, Ponpes KH Abdul Satar Saleh Menang Telak Lawan Ponpes Manarulhuda Darqis 134 Desa di Tanjab Barat Sudah Miliki Da’i Desa Polres Tanjabbar Amankan Pelaku Pengelapan Motor Milik Bengkel, Begini Modus Pelaku Program Kerja Kadis Dikbud Muaro Jambi, Urutan 2 Bikin Repot Guru Punya Kebiasan Ini

Home / Nasional

Jumat, 3 Juni 2022 - 12:37 WIB

MUI Serukan Salat Gaib untuk Eril Digelar Hari Ini di Seluruh Masjid Jabar

Keluarga Ridwan Kamil mendengarkan brifing dari Polisi Maritim Bern Swiss soal pencarian Eril di Sungai Aare (ist/pojoksatu)

Keluarga Ridwan Kamil mendengarkan brifing dari Polisi Maritim Bern Swiss soal pencarian Eril di Sungai Aare (ist/pojoksatu)

BANDUNG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jabar menyerukan masyarakat muslim menggelar salat gaib pada hari ini, Jumat (3/6/22), seiring pencarian putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, yang belum membuahkan hasil.

Eril, putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu hilang pada Kamis (26/5/22) lalu. Bermacam upaya pencarian dilakukan tim kepolisian dan SAR untuk menemukan Eril. Namun sampai dengan hari ketujuh, pencarian masih belum membuahkan hasil.

MUI Jabar dalam surat resminya mengumumkan seruan salat gaib dilaksanakan sebelum atau sesudah ba’da salat Jumat.

“Oleh karena itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyerukan kepada seluruh masyarakat muslim untuk melakukan salat gaib atas (nama) almarhum Emmeril Kahn Mumtadz pada hari Jumat, 3 Juni 2022 di setiap musala/masjid,” tulis keterangan Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe’i, Kamis (2/6/22).

BACA JUGA :  Pengamanan Pilkades Serentak 2022, Panitia Diminta Laksanakan Sesuai Protap

Lebih jauh Rachmat menjelaskan, dengan memperhatikan dan penjelasan dari pihak keluarga sebagaimana dijelaskan sebelumnya, dengan memperhatikan ketentuan syarat, jenazah harus segera disalatkan.

“Namun, karena jenazah tidak atau belum ditemukan, maka salat jenazah dilakukan dengan cara salat gaib,” ujarnya.

Rachmat juga mengimbau kepada seluruh pimpinan MUI kabupaten/kota untuk meneruskan seruan ini kepada jajaran MUI di bawahnya dan kepada seluruh masyarakat muslim yang ada di wilayahnya.

“Kepada seluruh pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUl) kabupaten/kota dimohon untuk meneruskan seruan ini kepada jajaran MUI di bawahnya dan kepada seluruh masyarakat muslim yang ada di wilayahnya,” tuturnya.

Sebelum seruan salat gaib disampaikan, MUI Jabar bersama pihak keluarga Ridwan Kamil bertemu malam tadi pukul 19.00-19.30 WIB bertempat di Kantor MUI Jabar.

BACA JUGA :  Peringatan HAN 2022 Sukses dan Meriah, Bachyuni Apresiasi Kadis Dikbud

Dalam pertemuan itu, poin pertama adalah Ridwan Kamil beserta istri sudah mengikhlaskan sepenuhnya dan meyakini bahwa Eril sudah meninggal dunia karena tenggelam.

“Bapak Moch Ridwan Kamil beserta istri sudah mengikhlaskan sepenuhnya dan meyakini bahwa ananda Emmeril Kahn Mumtadz sudah meninggal dunia karena tenggelam,” ujar Rachmat.

Kedua, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss menyampaikan bahwa pihak otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril, dari yang tadinya berstatus mencari orang hilang (missing person) menjadi status mencari orang yang tenggelam (drowned person).

“Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia,” ucap Rachmat. [Lanjut Halaman 2].

Share :

Baca Juga

Berita

Peserta Tes SKD CPNS 9 Kabupaten/Kota di Jambi Resah, Ini Penyebabnya

Nasional

Satgas BGC Berhasil Turunkan Ketua Milisi Kelompok Bersenjata Terbesar di Kongo

Nasional

Rekomendasi KASN Turun, Bupati Diminta Segera Lantik Pejabat Hasil Selelsi Terbuka

Nasional

Satgas Yonif Raider 142 KJ Dorong Logistik ke Pos Garis Depan Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Nasional

Uni Zulfiani Lubis, Kembali Pimpin FJPI Periode 2021-2024

Nasional

Kemenag Berangkatkan 240 Jamaah Umroh

Nasional

Mahfud MD : Pemerintah Tidak Akan Memproses Laporan Terkait Din Syamsuddin

Nasional

Jambi Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 3 Hari Kedepan, Masyarakat Diimbau Waspada