Prabowo Dorong Bahasa Asing Dimulai Sejak Kelas 1 SD, Sebut Inggris hingga Rusia

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (tengah) saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (FOTO : Dok. Setneg.go.id)

Presiden Prabowo Subianto (tengah) saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (FOTO : Dok. Setneg.go.id)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya penguasaan bahasa asing sejak usia dini. Dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026, Prabowo menyampaikan bahwa pembelajaran bahasa asing akan mulai diarahkan sejak kelas 1 sekolah dasar (SD).

Prabowo mengatakan penguasaan bahasa asing merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki generasi muda Indonesia untuk menghadapi persaingan global, termasuk ketika memasuki dunia kerja.

“Bahasa asing mutlak harus kita kuasai. Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD. SD kelas 1 mereka harus mulai bahasa asing,” kata Prabowo dalam pidatonya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebut Sejumlah Bahasa

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut sejumlah bahasa yang menurutnya penting untuk dipelajari anak-anak Indonesia.

Bahasa yang disebut antara lain Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, dan Prancis. Prabowo kemudian juga menyinggung bahasa Rusia, terutama karena menurutnya Rusia memiliki kekuatan dalam bidang sains dan teknologi.

Menurut Prabowo, pemilihan bahasa tersebut berkaitan dengan perkembangan dan posisi negara-negara pengguna bahasa itu di dunia, baik dari sisi ekonomi, teknologi maupun hubungan internasional.

Ia mencontohkan Tiongkok yang dinilai memiliki perkembangan ekonomi dinamis, sementara Jepang dan Korea memiliki kemajuan ekonomi dan teknologi. Bahasa Spanyol dan Prancis juga digunakan secara luas di berbagai negara.

Sementara itu, bahasa Arab dinilai penting karena digunakan oleh banyak negara, sedangkan bahasa Rusia disebut berkaitan dengan kekuatan negara tersebut di bidang sains dan teknologi.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: ANTARA, detikNews, detikEdu

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendaftaran Ditutup, Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dimulai Hari Ini
Integrasi Data Lintas Instansi Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan
Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja
PPSPI Kukuhkan Pengurus Nasional dan 38 DPW, Perkuat Profesionalisme Sektor Publik
DPR dan Pemerintah Sepakat Longgarkan Batas Belanja Pegawai 30 % APBD 2027, Cegah PHK Massal PPPK!
Yassierli: Penyandang Disabilitas Harus Mendapat Kesempatan Kerja Setara 
KPK Gelar OTT di Pemalang, 21 Orang Diamankan dan Uang Miliaran Rupiah Disita
Indonesia dan Turki Sepakati Joint Action Plan 2026–2027: Wujudkan Pasar Kerja Inklusif hingga Berbagi Konsep ‘Model Factory’
Berita ini 9 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Prabowo Dorong Bahasa Asing Dimulai Sejak Kelas 1 SD, Sebut Inggris hingga Rusia

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Pendaftaran Ditutup, Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dimulai Hari Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Integrasi Data Lintas Instansi Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:41 WIB

PPSPI Kukuhkan Pengurus Nasional dan 38 DPW, Perkuat Profesionalisme Sektor Publik

Berita Terbaru