Penebaran dan Pembiakan Nyamuk Wolbachia Harus Dihentikan Karena Ancaman Hidup dan Lingkungan Rakyat di Indonesia

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 13 November 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Jenis Nyamuk Wolbachia. [FOTO Alodokter]

Penampakan Jenis Nyamuk Wolbachia. [FOTO Alodokter]

Masalah pelepasan jutaan nyamuk Wolbachia di berbagai daerah Indonesia ini membawa resiko yang gawat terhadap kesehatan warga masyarakat dan lingkungan, karena baru akan dilakukan penelitian menyeluruh dalam jangka panjang, sehingga mengancam keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara meluas, tanpa jelas bagaimana pengendaliannya.

Gerakan penolakan penyebaran jutaan nyam Wolbachia ini menuntut Due Diligence mendalam dan evaluasi menyeluruh sebelum dilakukan. Sebab dalam etika investigasi resiko IP. Technology melalui Wolbachis, publik harus tahu dan memberi persetujuan. Jika tidak, wajar bila program yang terkesan dilakukan secara senyap ini mempunyai tendensius yang bisa mengancam kehidupan rakyat banyak di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jacob Ereste : Jakarta, 12 November 2023

Penulis : Jacob Ereste

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
Menkes Sebut Iuran BPJS Kesehatan Harus Dinaikan: Solusi Logis atau Beban Baru Rakyat?
Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO
Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami
“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Warga Antusias Beri Apresiasi
Bupati Anwar Sadat : Tanjab Barat Targetkan Penurunan Angka Stunting 6,5 Persen
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Secara Bertahap 2026, Disesuaikan dengan Daya Beli
Berita ini 355 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WIB

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:52 WIB

Menkes Sebut Iuran BPJS Kesehatan Harus Dinaikan: Solusi Logis atau Beban Baru Rakyat?

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:58 WIB

Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WIB

Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami

Rabu, 19 November 2025 - 10:15 WIB

“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa

Berita Terbaru