Polda Riau Tangkap Warga Mengaku Imam Mahdi di Kampar

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 22 Oktober 2023 - 01:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Riau Irjen M Iqbal Saat Gelar Jumat Curhan di rumah Datuk Yusril, Kamapr Riau, Jumat (20/10/2023). FOTO : Hms/Detikom.

Kapolda Riau Irjen M Iqbal Saat Gelar Jumat Curhan di rumah Datuk Yusril, Kamapr Riau, Jumat (20/10/2023). FOTO : Hms/Detikom.

KAMPAR – Akhir-akhir ini masyarakat di Kabupaten Kampar, Riau dibuat resah dengan munculnya aliran-aliran yang diduga sesat. Bahkan, terdapat dua warga yang mengaku sebagai Imam Mahdi.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar, Ustaz Syamsiatir pada pertemuan Jumat Curhat bersama Kapolda Riau, Irjen M Iqbal yang dihadiri Kapolres Kampar, AKBP Ronald Sumaja, dan sejumlah pejabat lainnya digelar langsung di rumah Datuk Yusril, Jumat (20/10/2023).

Tak hanya itu, ia juga meminta persoalan judi online dan narkoba ditindak. Begitu juga persoalan prostitusi online yang ada di Kampar agar dibersihkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama tentang maraknya penyakit masyarakat seperti hiburan malam yang ada di Kampar dan adanya saweran yang di selipkan tidak pada tempatnya. Marak di media sosial yang di sorot dan disalahkan MUI Kampar tidak bekerja,” kata Syamsiatir dikutip dari beritasatu.com.

Yang mengejutkan, ada dua orang warga mengaku sebagai Imam Mahdi. Namun, satu di antaranya sudah ditangkap pihak berwajib.

“Aliran-aliran yang berkembang di Kampar ada dua orang mengaku sebagai Imam Mahdi dan satunya telah ditangkap. Masih ada satu orang lagi yang mendatangi MUI Kampar,” katanya.

Menanggapi curhatan ini, Kapolda Riau Irjen M Iqbal menegaskan pihaknya telah membekuk salah satu warga yang mengaku Imam Mahdi itu. Saat ini, kata Iqbal, pihaknya sedang memburu satu orang lainnya.

“Tentang aliran Imam Mahdi kita sudah menangkap salah satu yang mengaku Imam Mahdi. Kita akan mapping dan berikan informasi kepada kami jika masih ada aliran yang mengaku Imam Mahdi lagi, ini akan kita tindaklanjuti,” tegas Iqbal.

Terkait penyakit masyarakat, Iqbal menilai penyakit masyarakat merupakan tugas bersama dan semua lini untuk menanggulangi dan memberantasnya.

“Saya meminta Kapolres Kampar untuk melakukan langkah strategis untuk duduk bersama dengan semua pihak untuk me mapping seperti hiburan malam dan kemudian melakukan pendekatan ekstra dalam menertibkan. Tentang aliran Imam Mahdi kita sudah menangkap salah satu yang mengaku Imam Mahdi,” katanya.

Namun ia meminta masyarakat ikut aktif memberikan informasi kepada kepolisian. Khususnya jika ada aliran yang mengaku Imam Mahdi.

“Mohon berikan informasi kepada kami jika masih ada aliran yang mengaku Imam Mahdi lagi. Terimakasih banyak dari tokoh masyarakat atas apresiasi kepada kinerja kepolisian, tentu ini menjadi vitamin dan menambah motivasi bagi kami,” katanya.

Khusus untuk aliran sesat, Iqbal mengaku telah menindak sejak awal. Namun untuk aliran sesat lain kini sedang didalami oleh jajarannya untuk kembali ditindak agar tak ada masyarakat dibuat resah.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Asep Darmawan menambahkan, untuk kasus pengakuan Imam Mahdi, saat ini telah memasuki tahapan persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

“Mengenai aliran sesat kami pihak kepolisian Polda Riau telah melakukan penangkapan dan telah tahap sidang,” pungkasnya.*

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian
Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore
BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ
Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam
Serangan Buaya di Sri Menanti Betara, Polsek Imbau Warga Tak Mandi di Sungai
Kebakaran Hanguskan 8 Asrama Polisi di Jambi, Korban Jiwa Nihil
Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Sungai Pengabuan Meninggal Dunia
Kabar Duka dari Sarolangun: Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal Dunia
Berita ini 223 kali dibaca
Dapatkan update berita sepurat Politik ddan Pilpres 2024 di Linatstungkal.com…..!!! Install aplikasi Lintastungkal.com di ponsel melalui Play Store atau di halaman bawah web lintastungkal.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:57 WIB

BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Serangan Buaya di Sri Menanti Betara, Polsek Imbau Warga Tak Mandi di Sungai

Berita Terbaru