LIVE
Kapolda Jambi Apresiasi Terlaksananya Vaksinasi Massal Alumni Akabri 1998 Nawahasta RS Bratanata Jambi Resmi Naik Status Danone Indonesia Bersama Kemendikbudristek Dukung Percepatan Vaksinasi PTK dan Peserta Didik Danrem 042/Gapu Hadiri Peresmian Kenaikan Status Rumkit Bratanata Jambi Pohon dan Tanaman Sekitar Jaringan Listrik Akan dilakukan Pemangkasan

Home / Peristiwa / Tanjab Barat

Rabu, 12 Agustus 2020 - 21:22 WIB

Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan KDRT, 27 Adegan di Peragakan

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Jan Manto Hasiholan, SH, SIK memimpin Rekontruksi Kasus KDRT, Rabu (12/08/20).

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Jan Manto Hasiholan, SH, SIK memimpin Rekontruksi Kasus KDRT, Rabu (12/08/20).

KUALA TUNGKAL – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Polres Tanjab Barat menggelar rekontruksi atas tewasnya Arbaiyah (40) kasus KDRT, Senin (22/01/20).

Pada rekontruksi yang digelar dilokasi kejadian di Jalan Diponegoro, Lrg. Kenanga 5, RT 24, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar dipimping Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Jan Manto Hasiholan, SH, SIK.

Dalam rekontruksi yang digelar, ada sebanyak 27 adegan diperankan tersangka serta menghadirkan saksi-saksi ditempat.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro menyebutkan bahwa, rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas dan memperterang perkara kasus pembunuhan yang sedang ditanganin pihaknya.

BACA JUGA :  Sumur Minyak Ilegal di Areal HTI PT AAS Bajubang Terbakar

“Kita lakukan rekonstruksi kelapangan bersama Jaksa peneliti, untuk pemeriksaan dengan meminta keterangan dari para saksi, kemudian barang bukti yang kita temukan untuk diproses kembali,” Kata Kapolres AKBP Guntur.

Ia menyebutkan bahwa sesuai dengan rekontruksi dilapangan sebanyak 27 adegan yang diperagakan. Sesuai dengan keterangan para saksi dan pelaku dilapangan.

“Hasil pemeriksaan sementara bahwa latar belakang pelaku melakukan kekerasan fisik, kepada istrinya dalam lingkupan rumah tangga ini. Dikarenakan adanya cekcok dan pertengkaran,” Terangnya.

BACA JUGA :  KPU Tanjab Barat Hibahkan 708 Thermo Gun ke Pemkab

Dari rekontruksi ini jika menemukan fakta baru yang nantinya akan kita gabungkan diproses penyidikan yang ada.

“Menurut keterangan pelaku selama ini dirinya cukup sabar dan dirinya sering diperlakukan baik itu perkataan yang kurang pantas dan akumulasi puncaknya pas hari H, karena tidak dihargai dan penyampaian kata kata Disitu la emosi nya meluap,” timpalnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan terhadap pelaku pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kejiwaan dengan komunikasi kepada tim Pesiologis.

“Kita akan lihat apakah pelaku memang ada latar belakang gangguan jiwa atau tidak akan kita komunikasikan dengan tim pesiologis, kalau dilihat dari pengamatan sekilas kita kondisi kejiwaan nya sehat dan kondisi kesehatan nya juga sehat dan stabil,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Pohon dan Tanaman Sekitar Jaringan Listrik Akan dilakukan Pemangkasan

Diberitakan sebelumnya, Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kabupten Tanjung Jabung Barat mengakibatkan seorang ibu rumah tangga ARB (40) meninggal dunia setelah dianiaya oleh suaminya SL (59)

Peristiwa itu terjdi rumahnya di Jalan Diponegoro, Lrg. Kenanga Lima, RT 24, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Minggu (02/08/20) pukul 06.00 WIB.(*)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Musim Kemarau Sejumlah Daerah Malah Diguyur Hujan Deras, Begini Penjelasan BMKG Jambi

Daerah

197 Napi di Lapas Klas II B Kuala Tungkal Dapat Remisi HUT RI

Daerah

Wabup Tanjab Barat Ikuti Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden dalam Rangka HUT Ke 75

Peristiwa

4 Kg Sabu dan Seorang Pria Diamankan Polisi Di Pelabuhan Roro

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Sambut Silaturrahmi Basarnas Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Kepala BKPSDM Lantik Satu Pejabat Auditor Inspektorat

Tanjab Barat

SKK Migas-PetroChina Beri Bantuan Penanggulangan Covid-19 kepada Pemkab Tanjung Jabung Barat

Berita

Lima Rumah Warga Di Desa Ketapang Senyerang Dibongkar Paksa