LIVE
Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina Satgas Covid-19 Buka Rekrutmen Tracer Covid-19 Posko Satgas Desa/Kelurahan 11 Provinsi, Tertarik? Bupati Anwar Sadat Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi

Home / Pilihan Editor

Rabu, 31 Maret 2021 - 20:42 WIB

Polres Tanjabbar Telusuri Dugaan Adanya Sempalan Kelompok Jaringan JAD

FOTO : Kapolres Tanjabar AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

FOTO : Kapolres Tanjabar AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

KUALA TUNGKAL – Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengaku pihaknya belum mendapatkan informasi terkait keberadaan kelompok pecahan JAD di Tanjab Barat.

Namun demikain dia menegaskan pihaknya tetap terus waspada dan melakukan penelusuran.

“Kalau kita, saya belum mendapat informasi masuk dari BINDA ya terkait hal itu,” katanya, Rabu (31/03/21)

Menurut Guntur saat ini pihaknya terus memperketat pengawasan dan pengamanan di semua wilayah Tanjab Barat.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Do'akan Kesembuhan KH Said Ismail

“Kita tidak boleh underestimate atas kejadian di Makasar itu tetap kita lakukan peningkatan,” ungkapnya.

Guntur menegaskan pihaknya akan melakukan penelusuran lebih dalam terkait informasi dari Binda Provinsi Jambi tersebut, jika Tanjab Barat terdeteksi menjadi satu dari lima kabupaten yang memiliki jaringan JAD.

“Kita akan telusuri lagi jaringan yang ada ini, apa mengapa dan gimana, apakah itu sudah teridentifikasi apakah itu prediksi,” ucapnya.

BACA JUGA :  Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina

Menurutnya sejumlah antisipasi sudah pihaknya lakukan termasuk tempat ibadah menjelang paskah nanti.

Mantan Kasubdit Indagsi Polda Jambi ini menyebutkan jalur laut juga menjadi prioritas untuk pengamanan. Sebab, bisa menjadi jalur masuk bagi orang yang berkepentingan.

“Kemudian kita memiliki jalur air dan darat di prediksi menjadi rawan dan kita sudah tingkatkan dengan kewaspadaan dan meningkatkan pemeriksaan dan memnimilasir yang ada,” tandasnya.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi

Sebelumnya dikutip metrojambi.com Badan Intelejen Daerah (BINDA) Provinsi Jambi menyebutkan terdapat lima daerah yang menjadi wilayah pemantau BIN. Kelima wilayah itu yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, Kota Jambi Bungo dan Tebo.

Namun, dari lima daerah itu kabupaten Tanjabar merupakan terbanyak keberadaan kelompok pecahan JAD.(*)

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Perempuan Ini Cukur Gundul Rambutnya demi Penuhi Nazar UAS Menang Pilkada Tanjabbar

Pilihan Editor

Kasrem 042 Gapu Jambi Serahkan Bantuan 2.000 APD dari Kemenkes ke Dinkes Prov Jambi

Pilihan Editor

Kapolres Tanjabbar Tinjau Embung Standar dan Sekat Kanal pada Lahan Gambut Di Desa Muntialo

Pilihan Editor

Bikin Kagum, Ternyata Ini Sosok TNI dan Polisi yang Shalat Beralas Plastik Saat Patroli Karhutla

Pilihan Editor

Komandan Lanal Palembang dan Bupati Tanjab Barat Resmikan Pos TNI AL Kuala Tungkal

Pilihan Editor

Ini 39 Anggota Panwascam Terpilih Tanjab Barat 2020

Pilihan Editor

BREAKING NEWS: Tim Petir Polres Tanjab Barat Berhasil Ungkap Kasus Misteri Pembunuhan Perempuan Di Betara

Featured

Kreatif, Warga Gang Liwa Buat Tong Sampah Khusus Anak-Anak