indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Sekdis Dikbud Firdaus Hadiri Syukuran Selesainya Rehab SMPN 38 Muaro Jambi TNI AD Akan Gelar Liga Santri Piala Kasad Untuk Pesantren Seluruh Indonesia TNI AD Gandeng PT. Kimia Farma Salurkan Vaksin dan Sembako Mulai 1 Mei 2022, Amazon Tutup Layanan Alexa.com TMMD Ke-113 di Desa Bukit Indah dan Intan Jaya Berikut Sasarannya

Home / Pemerintahan

Kamis, 26 Agustus 2021 - 08:41 WIB

Rencana Pebangunan PMKS, Wabup Hairan : Perlu Pengkajian Lagi

Wakil Bupati Hairan Saat Mempimpin rapat rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) oleh yayasan Lembaga Ekonomi Mandiri Sukses Bersama, Rabu (25/08/21). FOTO : PROKOPIM

Wakil Bupati Hairan Saat Mempimpin rapat rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) oleh yayasan Lembaga Ekonomi Mandiri Sukses Bersama, Rabu (25/08/21). FOTO : PROKOPIM

KUALA TUNGKAL – Wakil Bupati Hairan, SH mempimpin rapat rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) berkapasitas 30 Ton/Jam oleh Yayasan Lembaga Ekonomi Mandiri Sukses Bersama, Rabu (25/08/21).

Rencananya PMKS ini akan dibangun pada lahan seluas 12.09 Hektar di Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik.

Wakil Bupati Hairan menyampaikan terkait adanya bantuan dari BPDPKS di Muara Papalik untuk mendirikan pabrik mini 30 Ton/Jam. Namun dijelaskannya, untuk mendirikan pabrik PMKS harus di dukung lahan seluas 6.000 Hektar.

Lebih lanjut, Wakil Bupati tegaskan jika dana yang bersumber dari BPDPKS harus diperuntukan bagi kesejahteraan petani.

“Kita garis bawahi dari petani untuk petani bukan perorangan atau pribadi. Mestinya BPDPKS itu diakomodir oleh KUD bersama agar manfaat dan harga itu bisa dikendalikan bersama-sama oleh masyarakat yang ada di muara papalik,” tegasnya.

BACA JUGA :  Diduga Lakukan Pungli Terhadap Sopir Truk, Seorang Pemuda Diciduk Polisi

Menurut Hairan, poin penting terkait proses pembangunan PMKS ini, diantaranya agar mengkaji kembali legalitas yayasan sebagai badan hukum yang mewakili petani sawit sesuai dengan saran Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Selain itu, terkait pengelolaan akan dikembalikan kepada koperasi atau gabungan kelompok tani sesuai dengan peraturan Dirjenbun nomor 273 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit dalam kerangka Pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

BACA JUGA :  Kalahkan Muaro Jambi 0-2, Kota Jambi Juara Gubernur Cup Jambi 2022

Rapat berlangsung di Ruang Pola Atas Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat ini turut diikuti oleh Asisiten, perwakilan Dinas perkebunan Provinsi Jambi, Kepala OPD terkait, Kabag di Lingkup Setda, Camat Muara Papalik, Kades Sungai Muluk, Kades Bukit Indah, Pimpinan Yayasan dan Koperasi yang ada di Desa Bukit Indah dan Sungai Muluk.

Sementara itu, Laporan dari Peserta Rapat, bahwa sampai saat ini proses perizinan pembangunan pabrik baru sebatas izin lokasi dan itu masih dalam proses serta harus ditindak lanjuti.

Peserta rapat juga sepakat jika dana BPDPKS merupakan dana bagi petani dan kepengurusannya dalam bentuk koperasi.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Safrial Ambil Sumpah Janji Ratusan ASN

Pemerintahan

Bupati Hadiri Paripurna ke Dua Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Rapat Persiapan Peringatan Hari Pahlawan

Pemerintahan

123 PNS Pensiun Tahun 2019, Tanjabbar Kekurangan PNS

Pemerintahan

Bupati Zoom Meeting Penyerahan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria Tahun 2021 Oleh Presiden RI

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Jambi

Pemerintahan

Wabup Tanjabbar Kembali Lantik 14 Pejabat Eselon III dan IV

Berita OPD

Pemkab Tanjabbar Gelar Sosialisasi Pelaksanaan dan SOP Kerjasama Daerah