YTUBE
Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kementrian ATR/BPN Atas Penyelesaian Konflik Lahan Warga SAD 113 Satreskrim Polres Merangin Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu Pahami Aturan dan Tidak Melakukan Pelanggaran Ditangkap Lantaran Curi 53 Jenjang Buah Sawit Dandim 0419 Tanjab : Menwa Jadilah Pelopor Kebaikan di Lingkungan Masyarakat

Home / Pemerintahan

Kamis, 26 Agustus 2021 - 08:41 WIB

Rencana Pebangunan PMKS, Wabup Hairan : Perlu Pengkajian Lagi

Wakil Bupati Hairan Saat Mempimpin rapat rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) oleh yayasan Lembaga Ekonomi Mandiri Sukses Bersama, Rabu (25/08/21). FOTO : PROKOPIM

Wakil Bupati Hairan Saat Mempimpin rapat rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) oleh yayasan Lembaga Ekonomi Mandiri Sukses Bersama, Rabu (25/08/21). FOTO : PROKOPIM

KUALA TUNGKAL – Wakil Bupati Hairan, SH mempimpin rapat rencana pembangunan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) berkapasitas 30 Ton/Jam oleh Yayasan Lembaga Ekonomi Mandiri Sukses Bersama, Rabu (25/08/21).

Rencananya PMKS ini akan dibangun pada lahan seluas 12.09 Hektar di Desa Bukit Indah, Kecamatan Muara Papalik.

Wakil Bupati Hairan menyampaikan terkait adanya bantuan dari BPDPKS di Muara Papalik untuk mendirikan pabrik mini 30 Ton/Jam. Namun dijelaskannya, untuk mendirikan pabrik PMKS harus di dukung lahan seluas 6.000 Hektar.

Lebih lanjut, Wakil Bupati tegaskan jika dana yang bersumber dari BPDPKS harus diperuntukan bagi kesejahteraan petani.

“Kita garis bawahi dari petani untuk petani bukan perorangan atau pribadi. Mestinya BPDPKS itu diakomodir oleh KUD bersama agar manfaat dan harga itu bisa dikendalikan bersama-sama oleh masyarakat yang ada di muara papalik,” tegasnya.

BACA JUGA :  Saksikan Hari Ini Final Bupati Cup 2022, PS Renah Mendaluh VS PS Tebing Tinggi

Menurut Hairan, poin penting terkait proses pembangunan PMKS ini, diantaranya agar mengkaji kembali legalitas yayasan sebagai badan hukum yang mewakili petani sawit sesuai dengan saran Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Selain itu, terkait pengelolaan akan dikembalikan kepada koperasi atau gabungan kelompok tani sesuai dengan peraturan Dirjenbun nomor 273 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit dalam kerangka Pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit.

BACA JUGA :  Nekat Jual Shabu, Pria 46 Tahun Diciduk Tim Macan Satres Narkoba Polres Merangin

Rapat berlangsung di Ruang Pola Atas Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat ini turut diikuti oleh Asisiten, perwakilan Dinas perkebunan Provinsi Jambi, Kepala OPD terkait, Kabag di Lingkup Setda, Camat Muara Papalik, Kades Sungai Muluk, Kades Bukit Indah, Pimpinan Yayasan dan Koperasi yang ada di Desa Bukit Indah dan Sungai Muluk.

Sementara itu, Laporan dari Peserta Rapat, bahwa sampai saat ini proses perizinan pembangunan pabrik baru sebatas izin lokasi dan itu masih dalam proses serta harus ditindak lanjuti.

Peserta rapat juga sepakat jika dana BPDPKS merupakan dana bagi petani dan kepengurusannya dalam bentuk koperasi.(*)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Himbauan Lengkap Bupati Tanjab Barat Terkait Malam Tahun Baru 2022

Pemerintahan

DPRD Tanjab Barat Paripurna Pertama, Bupati Menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2021

Advetorial

Hakordia 2019, Amir Sakib Ajak Masyarakat dan Generasi Muda Perangi Korupsi

Berita OPD

Korban Kebakaran Di Desa Sungai Landak Terima Bantuan

Pemerintahan

Pemkab Tanjab Barat Upacara Gabungan TNI-Polri dan ASN

Berita OPD

Pemkab Tanjabbar Gelar Sosialisasi Pelaksanaan dan SOP Kerjasama Daerah

Pemerintahan

Bupati ikuti Rakornas Percepatan Vaksinasi Bersama Presiden

Ekonomi

Jelang Tahun Baru Sejumlah Harga Sembako Naik, Tim Satgas Pangan Tanjabbar Sidak Pasar