KUALA TUNGKAL – Anggota DPRD Tanjab Barat Jamal Darmawan Sie, SE., MM melaksanakan Reses Masa Sidang I Tahun 2026-2027 di Kantor Lurah Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam, Kamis (5/11/2026).
Reses yang dihadiri OPD Bapperinda, BKAD dan Dinas Sosial ini menjadi wadah menyerap aspirasi masyarakat Dapil Tungkal Ilir, Bram Itam dan Seberang Kota yang digelar 3-8 November 2026.
Hadir Lurah Bram Itam Kiri Ibrahim, Devri Dwipanaya dari Bapperinda, Nopriyanto dari BKAD, David Frans Siregar Penyuluh Sosial Dinsos, serta masyarakat peserta reses.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dialog, Ketua RT 14 Bram Itam Kiri Kaspul mengeluhkan tiang lampu PJU yang roboh akibat puting beliung dan belum diganti.
“Butuh pelebaran jalan juga. Jalan kami sempit, kalau ada warga dapat musibah, mobil tidak bisa masuk terpaksa digotong,” keluhnya.
Keluhan senada disampaikan seorang warga soal Jalan Papadaan yang tak kunjung dibangun.
“Kami sudah ajukan katanya akhir tahun tapi belum ada,” ujarnya.
Lurah Bram Itam Kiri Ibrahim membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, di RT 14 ada rumah tertimpa sawit dan tiang PJU rusak sudah dilaporkan ke Dinas Perkim namun belum diperbaiki.
“Pelebaran jalan RT 14 sebenarnya sudah direncanakan tahun ini lewat dana kelurahan, tapi karena pemangkasan belum terbangun. RT 12 juga minta drainase terintegrasi RT 10, RT 3, RT 4 karena tiap hujan banjir. Semua sudah masuk Musrenbang, termasuk Jalan Papadaan,” jelas Ibrahim.
Menjawab aspirasi itu, Jamal Darmawan Sie berjanji akan mengkoordinasikan persoalan PJU dengan Dinas Perkim.”Mudah-mudahan Perkim ada stok tiang PJU dan bisa segera diganti,” katanya.
Terkait pelebaran jalan dari 2 menjadi 3 meter, ia meminta warga bermusyawarah terlebih dahulu terkait lahan agar tidak menimbulkan konflik.
“Ini tetap akan kita tampung, mudah-mudahan bisa terealisasi. Reses saat ini untuk anggaran 2028. Siapa tahu ada dana lebih kurang Rp700 miliar uang kita dikembalikan. Intinya kita tetap optimis menyampaikan usulan agar ketika ada uangnya bisa terlaksana,” tegas Jamal.
Untuk Jalan Papadaan, Jamal juga akan mendorong ke Perkim agar bisa dibangun rigid beton.
Sementara pihak Dinas Sosial di akhir reses menyosialisasikan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko sosial ekonomi.
Kehadiran Bapperinda dan BKAD dalam reses ini merupakan upaya pemerintah memberi ruang dialog agar usulan masyarakat bisa tertampung hingga pembahasan anggaran.
Penulis : ABS
Sumber Berita: Lintastungkal













Komentar