YTUBE
Ketua Dewan Pers Beri Kesempatan SMSI Mendaftarkan Seluruh Anggotanya untuk Diverifikasi Mantap! Briket Pelepah Pinang Rengas Lestasi Desa Teluk Kulbi Resmi Kantongi HKI MTQ ke XXVII di Kelurahan Tungkal III, Lurah : Sarana Motivasi Membumikan Al -Qur’an di Tanjabbar Liga Santri, Ponpes KH Abdul Satar Saleh Menang Telak Lawan Ponpes Manarulhuda Darqis 134 Desa di Tanjab Barat Sudah Miliki Da’i Desa

Home / Tanjab Barat

Senin, 20 Juni 2022 - 16:39 WIB

Samsat : Kendaraan Dinas Hilang Tetap Bayar Pajak

M. Alfikri Kasubbag TU Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Senin (20/6/22). FOTO : Lintastungkal

M. Alfikri Kasubbag TU Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, Senin (20/6/22). FOTO : Lintastungkal

KUALA TUNGKAL – Sejumlah kendaraan bermotor Dinas Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jambi karena lalai dalam membayar pajak.

Sehubungan dengan hal itu, Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, saat ini masih menunggu Surat dari Dispenda Provinsi Jambi terkait jumlah kendaraan Dinas Milik Pemerintah Tanjung Jabung Barat yang lalai terhadap Pajak tersebut.

Kepala Samsat Tanjung Jabung Barat Teddy Pribadi melalui Kasubbag TU, M. Alfikri mengatakan, untuk jumlah kendaraan Dinas Tanjung Jabung Barat yang menunggak Pajak dan menjadi temuan BPK ini, pihak Samsat belum mengetahui jumlahnya berapa karena belum menerima Surat dari Dispenda Provinsi Jambi.

BACA JUGA :  Apresiasi Program JMS, Pauzan Berharap Siswa Mengerti dan Patuh Hukum

“Kita belum menerima surat dari Dispenda Provinsi Jambi untuk jumlah kendaraannya. Namun demikian untuk kesadaran pembayaran Pajak kendaraan Dinas Tanjab Barat Tahun ini sudah meningkat jika dibandingkan dengan Tahun 2021 lalu,” kata M. Alfikri, Senin (20/6/22).

Saat disinggung bagaimana Pajak terhadap kendaraan Dinas yang hilang?, M. Alfikri mengatakan, untuk kendaraan Dinas yang hilang tunggakan pajaknya tetap harus dibayar.

“Kalau untuk Pajak kendaraan yang hilang ini, pembayaran pajaknya terus berlanjut sebelum kendaraan tersebut dihapus dari aset Pemerintah setempat,” katanya.

BACA JUGA :  134 Desa di Tanjab Barat Sudah Miliki Da’i Desa

M. Alfikri, Kasubbag TU Samsat Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi menghimbau sehubungan dengan pemutihan Pajak kendaraan bermotor limit waktunya masih lama hingga 31 Juli 2022, bagi kendaraan yang menunggak pajak dihimbau untuk segera melunasinya.

“Pemutihan ini adalah penghapusan dari Denda. Sementara untuk iuran pokoknya tetap. Misalkan tunggakannya 5 Tahun, iuran pokok pajak dalam kurun waktu 5 tahun ini tetap dibayar sementara untuk dendanya dihapus,” jelasnya.

M Alfikri menganjurkan bagi Masyarakat maupun pengguna kendaraan bermotor Dinas agar dapat memanfaatkan Program pemutihan pajak ini.”Mumpung masih ada program pemutihan. Sayang programnya ada tapi tidak diamanfaatkan,” pungkasnya.(Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Wakil Bupati Tanjabbar Hentikan Pembangunan Oprit Jembatan Parit Gompong

Tanjab Barat

Serbuan Vaksinasi Massal di Yayasan Budhi Luhur Over Target Hingga 884 Orang

Tanjab Barat

Safari Ramadan di Desa Mandala Jaya, PetroChina Salurkan 150 Paket Sembako

Tanjab Barat

Gubernur Jambi Resmi Buka MTQ ke-50 Tingkat Provinsi di Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kebun Cabai Percontohan di Tebing Tinggi Raup Rupiah 80 Juta

Daerah

50 Personel Polres Tanjabbar di Rapid Test

Tanjab Barat

Kesepakatan Bersama, KMP Sembilang Angkut 325 Penumpang Menuju Batam

Berita

Mulyani Pamitan dengan Anggota dan Pegawai DPRD Tanjabar