Selamatan Untuk Karuhun dan Rencana Program Pertemuan Persaudaraan Perdamaian Bangsa-bangsa di Indonesia

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 28 April 2024 - 18:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Selamatan Untuk Karuhun dan Rencana Program Pertemuan Persaudaraan Perdamaian Bangsa-bangsa di Indonesia. FOTO : ISt.

Selamatan Untuk Karuhun dan Rencana Program Pertemuan Persaudaraan Perdamaian Bangsa-bangsa di Indonesia. FOTO : ISt.

Maka itu masalah stanting — kemiskinan yang akut hingga kemiskinan yang tak lagi dapat diperbaiki — menjadi topik hangat yang seru menjadi sorotan. Atas dasar itulah menurut Dewi, aktivis yang lebih banyak bekerja untuk Word Bank menilai bahwa siapa pun pemimpin Indonesia ke depan harus didukung, karena yang terpenting adalah keinginan dan itikad baiknya untuk tetap berpihak kepada rakyat, utamanya petani dan kaum buruh, tandas Dewi yang juga aktif di organisasi Nahdatul Ulama Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Gongon Ginanjar, selalu penggerak sekaligus pemerhati dan pengembang budaya Karuhun dari keluarga Pasundan,  menginformasikan pada 23 Juni 2024 tema tentang strategi budaya lokal menghadapi gesekan maupun tekanan budaya global — negera-negara asing —  akan menjadi topik bahasan yang serius dan mendalam. Termasuk pilihan melalui gerakan kebangkitan kesadaran spiritual yang semakin nyata menjadi pilihan unggulan untuk memposisikan Indonesia dalam pergaulan bangsa-bangsa yang ada di dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pilihan topik seputar strategi budaya bagi bangsa Indonesia menghadapi pergesekan atau bahkan benturan peradaban seperti yang telah menjadi kegelisahan bangsa-bangsa di dunia Barat dan Eropa itu, semakin relevan dengan rencana yang tengah dipersiapkan GMRI (Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) untuk melaksanakan acara  pertemuan persaudaraan dan perdamaian bangsa-bangsa pada  tahun 2024 di Indonesia dengan lokasi pelaksanaan di Jakarta, Yogyakarta dan Bali, tandas Sri Eko Sriyanto Galgendu.

Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Teks Pancasila menandai pembukaan acara selamatan kepada leluhur yang berlanjut dengan interaksi memainkan alat musik angklung secara bersama seluruh hadirin yang ada.

Ikhwal cerita bambu pun dikisahkan sebagai rumpun dari tetumbuhan jenis rumput-rumputan yang khas Nusantara. Bahkan kudapan pun yang tersaji khas dari bahan dan racikan menunya Nusantara. Sebab itu semua merupakan bagian dari warisan leluhur yang sangat patut dilestarikan dengan segenap jenis atau pun unsur lain yang sangat erat dengan tradisi dan budaya suku bangsa Nusantara.**

Penulis : Jacob Ereste

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menggugat Logika PPPK PW: Jika Gaji Ditanggung APBN, Kenapa Tidak Jadikan PPPK Penuh Waktu atau PNS Sekalian, Beban Kerja Sama!
Ini Daftar 8 Kali Berturut-turut Capaian Opini WTP Tanjab Barat
Menata Ulang Manajemen Penambang Perahu Teluk Sialang: Menghapus Bara Konflik di Atas Air
Pasca Kebakaran Teluk Nilau: Antara Seremonial Bantuan dan Urgensi Pembenahan Infrastruktur yang Terabaikan
Mangrove Pangkal Babu; Janji Pusat dan Harapan Daerah, Akankah Segera Terealisasi?
Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir
Hati-Hati Nitip Anak: Belajar dari Kasus di Daycare Little Aresha Jogja dan Banda Aceh
Sudah Hibahkan Lahan 2 Hektar, Kapan Proyek Lanal Tanjab Barat Terwujud?
Berita ini 139 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:57 WIB

Menggugat Logika PPPK PW: Jika Gaji Ditanggung APBN, Kenapa Tidak Jadikan PPPK Penuh Waktu atau PNS Sekalian, Beban Kerja Sama!

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:26 WIB

Ini Daftar 8 Kali Berturut-turut Capaian Opini WTP Tanjab Barat

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:46 WIB

Menata Ulang Manajemen Penambang Perahu Teluk Sialang: Menghapus Bara Konflik di Atas Air

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:39 WIB

Pasca Kebakaran Teluk Nilau: Antara Seremonial Bantuan dan Urgensi Pembenahan Infrastruktur yang Terabaikan

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:26 WIB

Mangrove Pangkal Babu; Janji Pusat dan Harapan Daerah, Akankah Segera Terealisasi?

Berita Terbaru

Program ini hadir sebagai jembatan karier nyata bagi lulusan baru untuk mengasah kompetensi, memahami budaya kerja, dan membuka peluang besar untuk langsung direkrut menjadi karyawan di berbagai perusahaan mitra industri. (FOTO : Dok. Biro Humas Kemnaker)

Berita

Program MagangHub Buka Jalan Peserta Jadi Pekerja

Sabtu, 15 Agu 2026 - 07:30 WIB