Karena Ngomongin Kesejahteraan Hewan Harusnya Jadi Obrolan Sehari-hari
JAKARTA – Makna Talks, platform kreatif asal Jakarta yang dikenal lewat pendekatannya dalam menghadirkan “sisi lain dari setiap cerita,” kini hadir dengan program terbarunya: Pawerful Voices.
Satu pertanyaan yang menjadi titik awal, “kenapa isu kesejahteraan hewan masih jarang dibicarakan secara serius?”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah banjirnya konten hiburan dan edukasi, obrolan soal hewan hampir selalu berhenti di permukaan. Pawerful Voices hadir untuk lebih dari itu, memadukan sains, budaya populer, dan cerita nyata untuk mengajak pendengar bukan cuma merasa, tapi juga bertindak.
Tayang setiap dua minggu sekali di hari Minggu pukul 13.00 di channel YouTube Pawerful Voices dan Makna Talks.
Lahir dari Kekosongan Dalam Perbincangan
Meski banyak orang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan hewan, konten edukatif yang mudah diakses seputar kesejahteraan hewan masih sangat jarang. Pawerful Voices hadir untuk mengubah itu.
Program ini dibangun di atas tiga pilar utama:
- Mengubah empati terhadap hewan menjadi tindakan nyata.
- Menjembatani dunia sains, kepedulian, dan budaya.
- Menjadikan kesejahteraan hewan mainstream melalui storytelling, referensi budaya populer, dan wawasan praktis.
Ketiadaan konten seperti ini di media saat ini bukan hanya menjadi motivasi di balik lahirnya program ini, melainkan juga daya tarik utamanya.
Tiga Suara Satu Misi
Pawerful Voices dipandu oleh tiga host yang masing-masing membawa perspektif unik dan saling melengkapi:
Sherina — Penyanyi, penulis lagu, dan aktris. Sherina membawa kehangatan, cultural reach dan storytelling ala seorang seniman. Di luar panggung, ia berbagi rumah dengan kucing dan kelinci hasil rescue yang merupakan sebuah komitmen personal terhadap hewan. Kini ia menemukan suara yang lebih luas terhadap cintanya terhadap hewan lewat podcast ini.
Indira — Seorang creative director. Indira membentuk identitas konseptual dari program ini, memastikan setiap episode terasa sama tajamnya secara kreatif maupun informatif. Ia telah lama membangun komunitas di seputar kesejahteraan hewan di Indonesia. Saat bencana nasional melanda Sumatera-Aceh, ia menggerakkan sebuah kampanye yang berhasil mengumpulkan lebih dari Rp500 juta untuk hewan-hewan terlantar yang terdampak banjir dan longsor, suatu aksi advokasi hewan yang benar-benar nyata.
Nadira (Doknut) — Doknut menjadi fondasi ilmiah dari program ini. Sebagai seorang dokter hewan, ia menghadirkan keahlian klinis yang membuat teori kompleks seputar kesehatan dan kesejahteraan hewan terasa mudah dipahami. Doknut memastikan bahwa setiap percakapan tentang kesejahteraan hewan tidak hanya berbasis emosi, tapi juga memberikan informasi yang akurat dan bisa dipegang oleh pendengar.
Kebersamaan mereka tidak lahir di studio, tapi di lapangan. Suatu misi penyelamatan kucing yang tak terlupakan menjadi momen yang mempererat ikatan mereka dan mempertajam tujuan mereka bersama.
CONNECT WITH PAWERFUL VOICES
YouTube: Pawerful Voices
Instagram: @PawerfulVoices
TikTok: @Pawerful.voices
Penulis : Novita Widia
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: https://lintastungkal.com/












Komentar