LIVETV
SMPN 2 Kuala Tungkal Lolos Sebagai Peserta KSN MTK Nasional Penyelundupan Part Mobil Tua Jenis Land Rover Digagalka Petugas Perbatasan Ivan Wirata Angkat Bicara Terkait Kelangkaan BBM Ini Motif dan Desain Seragam Batik KORPRI Terbaru Yonif Raider Khusus 732/Banau Laksanakan Vaksinasi Covid-19




Home / Berita OPD / Pemerintahan

Selasa, 10 Maret 2020 - 18:10 WIB

Wujudkan KLA, OPD di Tanjab Barat Dituntut Kerja Keras

FOTO : Bupati Tanjab Barat Dr. Safrial Diwawaincarai Wartawan Usai Membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA di Dinas P3AP2KB, Selasa (10/03/20).

FOTO : Bupati Tanjab Barat Dr. Safrial Diwawaincarai Wartawan Usai Membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA di Dinas P3AP2KB, Selasa (10/03/20).

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjab Barat Dr. Safrial menekankan seluruh OPD untuk bekerja keras guna untuk mencapai Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2020.

Hal tersebut mengingat masih terendah capaian indicator KLA di Tanjab Barat dibandingkan dengan Kabupaten yang ada di propinsi Jambi.

“Setiap stakeholder harus bertanggung jawab terhadap kewajibannya. Saya sudah baca itu ada variabel variabel yang harus selesaikan, yang skornya masih rendah,” ungkap Bupati H. Safrial saat pimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak di Dinas P3AP2KB, Selasa (10/03/20).

BACA JUGA :  Ini 18 Kabupaten/Kota Terapkan PPKM Level 1

Kegiatan Rapat koordinasi ini juga bertujuan untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan oleh Gugus Tugas KLA Kabupaten Tanjab Barat.

Bupati juga meminta indikator setiap stakeholder untuk segera dilaporkan pada bulan Maret tahun 2020 ini.

“Kita targetkan bulan Maret ini selesai, minimal sudah bisa meningkatkan skor,” ujarnya.

“Mari kita bekerja, prinsipnya kalau orang bisa kenapa kita tidak,” katanya menambahkan.

BACA JUGA :  Terkait Hasil Assessment Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Al Haris Bilang Begini

Kepada Ketua Gugus KLA (Firdaus Khattab, red) Kepala Bappeda Tanjab Barat, lanjutnya Safrial, untuk segera memerintahkan agar seluruh stakeholder yang ada memaparkan semua capaiannya.

“Kita minta menjelang bulan Maret ini, minimal sudah ada perobahan untuk dibenahi, kita beri deadline waktu dua minggu untuk selanjutnya dilakukan penginputan,” pungakasnya.(*)

 

View this post on Instagram

 

Hai SohIB! . Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) adalah salah satu upaya pemerintah dalam mendorong sistem pembangunan berbasis hak anak. Hal ini diwujudkan melalui pengintegrasian komitmen yang terencana untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak. Untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak di seluruh Indonesia, Kementerian Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bahkan sampai menerbitkan empat peraturan menteri (Permen). . #KotaLayakAnak #PenghargaanKota #LayakAnak #WajibBelajar #Indonesia #indonesiabaik #indonesiabaikid

A post shared by Indonesia Baik (@indonesiabaik.id) on

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Tegas! Bupati Tanjabbar Minta Perusahaan dalam Forum TJSLP Jujur dan Terbuka

Advetorial

BKPSDM Tanjab Barat Bekali Tryout CAT SKD Kepada 68 Calon Taruna STTD

Pemerintahan

Banyak Temuan BPK di 2020, Wabup Minta Sekda dan TAPD Evaluasi Kegiatan OPD Menyeluruh

Pemerintahan

Soal Tapal Batas Desa Kampung Baru-Desa Teluk Pengkah, Begini Kata Bupati Anwar Sadat

Pemerintahan

Pesan Safrial Kepada 56 Kepala Desa Yang Baru Dilantik

Berita OPD

Menyongsong Pilkada Serentak 2020, Kesbangpol Tanjab Barat Gelar Sosdikpol

Pemerintahan

Cegah Corona, 15.000 Liter Disinfektan Disemprotkan Massal di Kota Kuala Tungkal

Pemerintahan

Sekda Tanjab Barat Pimpin Upacara Apel Gabungan Bulanan