64% Siswanya Masuk PTN Favorit, SMA Negeri 26 Jakarta Beberkan Kiat Suksesnya

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 7 September 2023 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa/Siswi SMA Negeri 26 Jakarta. FOTO : Humas

Siswa/Siswi SMA Negeri 26 Jakarta. FOTO : Humas

Pendekatan Personal dalam Pembelajaran

Selain bimbingan karir dan konseling, pihak sekolah mengungkapkan bahwa pendekatan personal dalam pembelajaran juga mempunyai peran penting. Guru Wali Kelas Naira, Ibu Dra Lasmani mengatakan, “Dengan memahami karakter dan kebutuhan masing-masing siswa, kami dapat memberikan dukungan yang lebih efektif. Kasus Rara adalah contoh bagaimana kerja tim antara guru, siswa, dan orang tua dapat menghasilkan prestasi gemilang.”

Jauh hari sebelum mengikuti test masuk PTN, Rara bahkan sudah menyiapkan diri dengan matang. Tak hanya persiapan akademis, ia juga mengikuti kegiatan sosial untuk menunjang portofolio akademisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaras dengan keinginannya untuk masuk fakultas kedokteran, Rara mengikuti program pengabdian masyarakat ke Labuan Bajo selama 14 hari. Pengabdian ini dilaksanakan di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 14-21 Januari 2023.

“Saya ikut pengabdian divisi kesehatan karena ingin menyelami dunia kedokteran. Disana ada orang-orang hebat dari berbagai profesi pekerjaan, mulai dari dokter, apoteker, mahasiswa, sampai anak SMA seperti saya,” ujar Rara.

Rara menambahkan, mereka kemudian bersama-sama menyusun, merencanakan, melaksanakan program-program untuk masyarakat di Pulau Komodo. Sejumlah program pun digulirkan. Ada Gema Cermat yaitu pelatihan edukasi penggolongan obat untuk masyarakat. Program penyuluhan stunting dan perlombaan Makanan Pendamping ASI (MP ASI).

“Lalu ada penyuluhan hipertensi dan TBC. Program pengenalan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Dan terakhir, program medical check-up untuk memfasilitasi masyarakat setempat ikut serangkaian tes yang bisa membantu menilai kondisi kesehatannya,” tukas Rara.

Program pengabdian masyarakat ini atas inisiatif Rara sendiri saat duduk di bangku Kelas III. Dengan kegiatan ini, maka prestasi akademiknya semakin lengkap dengan pengabdian sosial yang selaras dengan keinginannya melanjutkan study di kedokteran.

Rara sudah bercita-cita jadi dokter sejak masih remaja. “Motivasi awal jadi dokter karena ingin membantu anak-anak autism yang di Indonesia agak jarang dokter khusus menangani autism. Padahal saat ini penderita autism pada anak semakin meningkat di Indonesia jumlahnya,” pungkas Rara. Kini, cita-cita Rara sudah mulai terbuka di depan mata, dan ia pun bersyukur atas pencapaian ini.

Prestasi SMA Negeri 26 Jakarta ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi sekolah dan orang tua, tetapi juga memberikan inspirasi bagi siswa-siswa lainnya untuk terus berusaha dan berprestasi dalam pendidikan. Keberhasilan Rara serta rekan-rekannya adalah bukti bahwa dengan kerja keras, dukungan, dan pembinaan yang tepat, cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi favorit dapat tercapai.*

Naira Majeeda Rosyidi (Kedua dari Kanan)
Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : Indra

Editor : Lintastungkal

Sumber Berita: Tim Media Kastara Indonesia - SMA Negeri 26 Jakarta

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Guru Terusir dan Siswa “Menang”: Matinya Wibawa Pendidikan di Tangan Kebijakan Instan
Menakar Keadilan Perpres MBG: Jangan Sampai Siswa Kenyang Petugas Senang, Nasib Guru Melayang
Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum
Awali Semester dengan Semangat Baru, MAN IC Jambi Tekankan Disiplin dan Prestasi
Indonesia Tegas Menolak Pengakuan Sepihak Israel atas Kemerdekaan Somaliland
YLKI dan Pertamina Patra Niaga Kawal Kenyamanan Masyarakat Berlibur Selama Natal dan Tahun Baru
983 Tabung LPG untuk Dukung Dapur Umum Korban Banjir di Sumatera
Pertamina Patra Niaga Berangkatkan Pemenang Bright Gas Cooking Competition 2025 Untuk Mengikuti Kursus Masak di Le Cordon Bleu Thailand
Berita ini 80 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:07 WIB

Ketika Guru Terusir dan Siswa “Menang”: Matinya Wibawa Pendidikan di Tangan Kebijakan Instan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:27 WIB

Menakar Keadilan Perpres MBG: Jangan Sampai Siswa Kenyang Petugas Senang, Nasib Guru Melayang

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:52 WIB

Dilema Guru diantara Mendidik dan Intaian Jerat Hukum

Senin, 5 Januari 2026 - 19:17 WIB

Awali Semester dengan Semangat Baru, MAN IC Jambi Tekankan Disiplin dan Prestasi

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:12 WIB

Indonesia Tegas Menolak Pengakuan Sepihak Israel atas Kemerdekaan Somaliland

Berita Terbaru