BITUNG, Sulawesi Utara, 17 Oktober 2026 — Di balik dinamika kawasan pesisir Kota Bitung, sebuah transformasi sosial yang inklusif tengah bertumbuh. Bukan sekadar ruang kelas konvensional, anak-anak di wilayah ini kini memiliki ruang aman untuk mengeksplorasi potensi, mengasah kreativitas, dan merajut keberanian untuk bermimpi global tanpa kehilangan akar lokal mereka.
Rumah Anak Pesisir (RASI)—sebuah mahakarya program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diinisiasi oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung—hadir sebagai katalisator pendidikan nonformal. Bergerak secara kolaboratif, program ini mensinergikan kelompok masyarakat binaan, relawan akademisi, serta pemangku kepentingan lokal untuk menciptakan ekosistem belajar yang suportif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak diluncurkan pada tahun 2023, RASI telah menjadi episentrum pertumbuhan bagi lebih dari 145 anak di Pemukiman Candi, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat 1, Kota Bitung. Lebih dari sekadar mentransfer ilmu, RASI membawa misi besar: mendekonstruksi cara pandang generasi muda terhadap ruang hidup mereka. Di sini, wilayah pesisir tidak lagi dipandang sebagai batas geografi semata, melainkan sebuah identitas luhur, sumber kehidupan berkelanjutan, dan warisan ekologis yang wajib dijaga.
Metode Eksklusif: Experiential Learning
Menolak metode satu arah, RASI menerapkan pendekatan experiential learning (pembelajaran berbasis pengalaman). Anak-anak diposisikan sebagai subjek aktif yang menginternalisasi nilai-nilai lingkungan melalui observasi langsung, permainan edukatif taktis, laboratorium prakarya, dan proyek kreatif berbasis realitas. Melalui metodologi ini, edukasi lingkungan tidak lagi sekadar menjadi hafalan teks, melainkan bertransformasi menjadi karakter dan gaya hidup (way of life) yang melekat sejak dini.
“Kami memegang teguh prinsip bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, berhak atas akses pendidikan yang berkualitas dan limpahan kasih sayang yang setara. RASI didesain untuk menjadi rumah perlindungan sekaligus batu loncatan bagi mereka yang membutuhkan ruang bertumbuh,” ujar perwakilan manajemen.
“Kami percaya bahwa sebuah perubahan besar di tingkat nasional selalu bermula dari langkah-langkah konsisten di sudut-sudut pesisir. Melalui niat tulus dan kolaborasi tanpa batas, kami sedang mempersiapkan pemimpin masa depan dari pesisir Bitung.” ujar Jesiska Christi Sarempa, Founder Rumah Cinta Kasih.**
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Pertamina Patra Niaga













Komentar