TANJAB BARAT – Pemkab Tanjab Barat telah ajukan dana Corporate Social Responsilibity (CSR) PetroChina sebesar 23 Miliyar.
Hal ini disampaikan Bupati Tanjab Barat Dr. H. Safrial usai meresmikan bantuan dari SKK Migas dalam bentuk CSR untuk 3 Pondok Pesantren (Ponpes) beberapa hari lalu.
“Pemkab Tanjab Barat telah ajukan dana CSR PetroChina sebesar 23 Miliyar untuk pembangunan STAI-NA II, PHI, Rumah Bahasa dan Musium serta Pembangunan Masjid di Serdang, harapan kita tahun ini juga bisa terealisasi,” ucap Safrial, Rabu (10/02/21)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengungkapkan,kerja sama antara Pemkab Tanjab Barat dengan SKK Migas Petro Cina selama ini berjalan dan terjalin dengan baik.
- Lorong Maut Kuala Tungkal Digerebek! 50 Polisi Bersenjata Sisir Lima Rumah Diduga Terkait Narkoba
- PLN Kuala Tungkal Jadwalkan Pemadaman Listrik Sabtu, 24 Oktober 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Gerak Cepat! Polres Tanjab Barat dan Yayasan Budhi Luhur Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran RT 15 Tungkal Harapan
“PetroChina kan kontrak habis tahun 2023 ini. Saya berdoa supaya SKK Migas bisa dikasih pemerintah untuk melanjutkan lagi ke depannya,” kata Safrial.
PetroChina merupakan perusahaan sumbangsih terbesar untuk pembangunan di wilayah daerah Tanjung Jabung Barat.
“Perusahaan yang paling banyak, paling besar sumbangan CSR-nya itu adalah Petrochaina,” ucapnya.
“Apa yang telah disumbang oleh SKK Migas PetroChina melalui dana CSR dapat dilakukan oleh perusahaan lain yang ada di Tanjab Barat ini,” timpalnya.(*)













Komentar