Penebaran dan Pembiakan Nyamuk Wolbachia Harus Dihentikan Karena Ancaman Hidup dan Lingkungan Rakyat di Indonesia

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 13 November 2023 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Jenis Nyamuk Wolbachia. [FOTO Alodokter]

Penampakan Jenis Nyamuk Wolbachia. [FOTO Alodokter]

KESEHATAN – Peneliti senior, Prof. Richard Claptoth menganjurkan lebih baik menjaga kebersihan got atau saluran air, ketimbang memanfaatkan wolbachia, karena dengan cara menjaga kebersihan itu bisa juga ikut membangun mental masyarakat dalam budaya gotong royong. Selain untuk meningkatkan kebersihan itu, dia juga menganjurkan penggunaan klorin dioksida sebagai solusi untuk mengatasi nyamuk ardes aegypti, tandasnya. (Detik Bali, Minggu, 8 Oktober 2023).

Bakteri wolbachia yang menginfeksi nyamuk dari hasil rekayasa genetika yang juga tumbuh pada berbagai serangga, tanpa pernah bisa dijelaskan bagaimana pengendalian serta akibat bawaannya yang bisa mengancam kelangsungan hidup manusia.

Cara melakukan coba-coba ini harus jelas kajian dampak bawaannya, mulai dari sengatannya terhadap manusia serta perkembangan dari dampak kegagalannya yang telah menambah populasi varian dati nyamuk yang sangat mengganggu kenyamanan bagi semua orang. Namun yang pasti, hasil riset yang hendak diuji cobakan dalam lingkungan warga masyarakat Indonesia — atas sponsor bangsa asing — patut dicurigai dan diwaspadai — sebagai bentuk perang biologi terselubung seperti yang sudah terjadi di berbagai negara di dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Jacob Ereste

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
Menkes Sebut Iuran BPJS Kesehatan Harus Dinaikan: Solusi Logis atau Beban Baru Rakyat?
Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO
Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami
“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Warga Antusias Beri Apresiasi
Bupati Anwar Sadat : Tanjab Barat Targetkan Penurunan Angka Stunting 6,5 Persen
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Secara Bertahap 2026, Disesuaikan dengan Daya Beli
Berita ini 355 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini.

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WIB

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:52 WIB

Menkes Sebut Iuran BPJS Kesehatan Harus Dinaikan: Solusi Logis atau Beban Baru Rakyat?

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:58 WIB

Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WIB

Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami

Rabu, 19 November 2025 - 10:15 WIB

“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa

Berita Terbaru