TRAGEDI DI PERAIRAN KUALA TUNGKAL: Hantaman ‘Maut’ Togok Nyaris Merenggut Nyawa Tim Sepak Bola!

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROSES EVAKUASI: Tim SAR Gabungan saat bersiap melakukan penyisiran di dermaga Kuala Tungkal pasca-insiden kecelakaan speed boat bermuatan 24 penumpang yang menabrak togok di perairan Boyar Hijau, Sabtu (2/5/2026) malam. (FOTO : Dok. Istimewa/LT)

PROSES EVAKUASI: Tim SAR Gabungan saat bersiap melakukan penyisiran di dermaga Kuala Tungkal pasca-insiden kecelakaan speed boat bermuatan 24 penumpang yang menabrak togok di perairan Boyar Hijau, Sabtu (2/5/2026) malam. (FOTO : Dok. Istimewa/LT)

KUALA TUNGKAL – Sebuah insiden kecelakaan laut terjadi di perairan Boyar Hijau, tepat di depan Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebuah speed boat yang mengangkut 24 orang menabrak togok (jaring pancang) milik nelayan.

Kapal cepat tersebut diketahui tengah melakukan perjalanan dari Kuala Enok menuju Kuala Tungkal setelah berangkat pada pukul 17.30 WIB. Muatan kapal terdiri dari 21 orang dewasa dan 3 orang anak-anak (Tim Sepak Bola).

Evakuasi Penumpang
Pasca-tabrakan yang menyebabkan kerusakan pada badan kapal, tim gabungan segera melakukan evakuasi. Dari total penumpang:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • 20 orang dinyatakan selamat tanpa luka serius.
  • 4 orang dilarikan ke RS Daud Arif Kuala Tungkal untuk mendapatkan perawatan akibat luka-luka.

Kapten Kapal Sempat Hilang
Suasana sempat mencekam saat kapten kapal bernama Malik dilaporkan hilang sesaat setelah kejadian. Tim SAR gabungan langsung menyisir area sekitar Togok Boyar Hijau untuk mencari keberadaan korban.

Sekitar pukul 20.10 WIB, Malik akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di atas togok tempat kejadian perkara. Ia segera dievakuasi ke RS Daud Arif untuk pemeriksaan medis.

Penyelidikan Polisi
KBO Satpolairud Polres Tanjab Barat, IPDA Abdel Harris, S.H., mengonfirmasi bahwa speed boat tersebut kini telah ditarik ke Pelabuhan TPI Kuala Tungkal. Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, guna memastikan apakah insiden ini dipicu oleh faktor cuaca atau adanya unsur kelalaian saat berlayar.*

Editor : Tim Redkasi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

82 Kios Pasar Teluk Nilau Ludes Terbakar, Angin Kencang Perparah Situasi
PANIPAHAN MEMBARA: Saat Amarah Warga Menggantikan Hukum yang “Lumpuh”
Penumpang KMP Roro Rute Kuala Tungkal–Batam Meninggal Dunia di Tengah Pelayarannya
Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara
Sirine Damkar Pecah Hening Ramadhan, Gudang Pengolahan Sabut Kelapa di Parit 4 Terbakar
Tiang JTM Patah, Sejumlah Wilayah di Senyerang Alami Pemadaman Listrik Darurat Malam Ini
Identitas Mayat di Aliran Parit Dekat Wisata Mangrove Teridentifikasi
GEGER! Warga Tungkal I Temukan Mayat Mengapung di Aliran Parit Dekat Wisata Mangrove
Berita ini 98 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:05 WIB

TRAGEDI DI PERAIRAN KUALA TUNGKAL: Hantaman ‘Maut’ Togok Nyaris Merenggut Nyawa Tim Sepak Bola!

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:59 WIB

82 Kios Pasar Teluk Nilau Ludes Terbakar, Angin Kencang Perparah Situasi

Sabtu, 11 April 2026 - 14:59 WIB

PANIPAHAN MEMBARA: Saat Amarah Warga Menggantikan Hukum yang “Lumpuh”

Senin, 6 April 2026 - 11:55 WIB

Penumpang KMP Roro Rute Kuala Tungkal–Batam Meninggal Dunia di Tengah Pelayarannya

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:50 WIB

Identitas Masih Gelap, Polisi Otopsi Temuan Tengkorak di Desa Sungai Sayang ke RS Bhayangkara

Berita Terbaru