Alasan Ini, Bupati Safrial Pilih Walk Out dari Paripurna

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 30 November 2020 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS

FOTO : Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS

TANJAB BARAT – Bupati Tanjabbar Dr. H. Safrial lebih memilih Walk Out dari Paripurna Penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD, Pendapat Akhir Fraksi, Pengambilan Keputusan DPRD, Penandatanganan Berita Acara dan Sambutan Bupati atas Keputusan DPRD Terhadap Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2021, Senin (30/11/20).

Usai memberikan tanggapan terkait anggaran APBD tahun 2021, Safrial pun meminta izin kepada pimpinan rapat untuk meninggalkan ruang rapat yang juga diikuti oleh wakilnya, Sekda Tanjabbar, dan sejumlah OPD yang hadir.

Saat diwawancara Safrial menyebutkan jika dirinya merasa keberatan untuk menandatangi Ranperda APBD Tahun 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut kata dia dikarena struktur APBD yang telah di ajukan sudah sangat berbeda. Baik dari segi pendapatan kemudian pembiayaan dan belanja lainnya yang belum bisa disepakati.

“Apa yang kami ajukan tentang pendapatan bertambah kemudian pembiayaan juga bertambah, kemudian rincian pembelanjaan juga berbeda. Jadi kita tidak dapat menerima itu,” ungkapnya.

Bupati dua periode tersebut mengatakan bahwa terhadap perbedaan tersebut belum bisa di perbaiki. Namun hal itu bisa dilakukan kata Safrial jika memang ingin memajukan Kabupaten Tanjabbar.

“Sebetulnya masih ada jalan kalau saling ingin membangun Tanjabbar, tetapi kalau saling mengotot untuk kepentingan pribadi ya saya lebih baik dengan peraturan kepala daerah,” tegasnya.

“Dengan peraturan kepala daerah semua apa yang sudah kita sampaikan di dalam rpjmd kita, ini mudah-mudahan tercapai. Saya kira yang punya visi misi bupati dan wakil bupati, apalagi di masa Pendemi yang kekurangan-kekurangan itu kami pengen maksimal,” jelasnya.

Sementara itu terkait dengan keterlambatan Bupati, kata Bupati hal ini juga lantaran dirinya melihat skema dari Ranperda APBD 2021 yang sangat berubah.

Meski demikian kata Safrial pihaknya saling menghargai hak masing-masing.

“Kami menggunakan hak kami dan saudara dprd ya kita menghargai. Jadi memang secara garis besar ada perubahan,” tandasnya.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina
Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 
Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri
Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Jamin Keamanan Libur Akhir Pekan, Sat Samapta Polres Tanjab Barat Perketat Patroli di Objek Wisata
Sikat Mafia BBM: Pertamina, Korlantas, dan BPH Migas Integrasikan Data Kendaraan
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:45 WIB

Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07 WIB

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 

Kamis, 30 April 2026 - 17:28 WIB

Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri

Rabu, 29 April 2026 - 07:34 WIB

Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR

Berita Terbaru