LIVE TV
DPC Demokrat Tanjab Barat Sebut Seluruh Kader Solid Dukung Kepemimpinan AHY Ini Dia Prospek Kerja Jurusan Teknik Industri Tanda Tangani Pakta Integritas, Danrem Gapu Berharap Dapat Menghasilkan Prajurit yang Berkualitas Ingin Membuat CV yang Stand Out? Coba 5 Rekomendasi Situs Ini! Bupati Tanjabbar Minta Masyarakat Tak Usah Takut Divaksin Covid-19

Home / Pilihan Editor

Senin, 6 Juli 2020 - 00:50 WIB

Antisipasi Karhutla, Polda Jambi dan Polres Tanjab Barat Akan Edukasi Masyarakat dengan Program GAS POLL

FOTO : Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

FOTO : Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

KUALA TUNGKAL – Menghadapi musim kemarau yang diprediksi dari Juli hingga September, kondisi ini identik dengan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Guna mencegah itu. Polda Jambi bersama Polres Tanjung Jabung Barat membuat trobosan Program Edukasi Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan (GAS POLL).

Program ini untuk megedukasi masyarakat bagaimana menjadikan limbah lahan menjadi bernilai ekonomis.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan inovasi itu timbul sebagai tindaklanjut Instruksi Presiden ke -4 dan ke -7  di Hari Bhayangkara ke 47.

BACA JUGA :  Tawarkan Solusi Permanen Cegah Karhutla, Kapolres Edukasi Cara Buka Lahan Tanpa Bakar dan Olah Limbah Lahan

“Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi segera menindaklanjuti Intruksi Presiden mengedepankan pencegahan karhutla dengan mencari formula, strategi proaktif yang tepat serta memulihkan stabilitas ekonomi menghadapi Karhutla, Program itu dinamai beliau GAS PPLL Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan” ungkap Kapolres AKBP Guntur kepada lintastungkal.com, Minggu (05/07/20).

BACA JUGA :  Tawarkan Solusi Permanen Cegah Karhutla, Kapolres Edukasi Cara Buka Lahan Tanpa Bakar dan Olah Limbah Lahan

Kapolres menyebutkan, melalui program Gass POLL, upaya edukasi mencegah Karhutla bisa dilakukan dengan mengangkat budaya kearifan lokal yang ramah dan bernilai ekonomis.

“Yakni mengolah pupuk kompos dari sisa lahan yang dibuka agar bernilai ekonomis daripada dibakar secara sia-sia,” sebutnya.

Menurut Guntur, Program Kapolda Jambi ini melalui Polres Tanjab Barat selaku Pilot Project.

“Melalui program ini kita coba merubah pola fikir yang biasanya membuka lahan dengan cara dibakar diganti dengan mengolah limbah lahan itu sendiri menjadi barang bernilai ekonomis,” ujarnya.

BACA JUGA :  Tawarkan Solusi Permanen Cegah Karhutla, Kapolres Edukasi Cara Buka Lahan Tanpa Bakar dan Olah Limbah Lahan

Menurunya program ini sangat murah, sederhana, ringan bisa diikuti dan bernilai ekonomis sehingga diharapkam bisa mendorong masyarakat semakin produktif.

“Rugi membuka lahan dengan cara membakar ganti dengan mengolah limbah lahan yang dibuka sebagai bahan baku membuat pupuk kompos, pupuknya kembali ke kita sendiri,” ajak Kapolres.(*)

FOTO : Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Sambut Hari Baden Powell 163, DKR Gerakan Pramuka Kwarran Bram Itam Napak Tilas Jalan Kaki Menuju Kwarda Jambi

Pilihan Editor

Pasar dan Swalayan Akan Ditutup Karena Virus Corona, Kadis Perindag: Itu Hoax!

Muara Papalik

Banjir Desa Intan Jaya dan Sungai Papauh Berangsur Surut

Pendidikan

Bupati Safrial Lepas 20 Calon Taruna Kedirgantaraan Yogyakarta dan Mahasiswa Sahid Jakarta

Pilihan Editor

Kapolres Tanjab Barat Gendong Jenazah Febri Riyanty ke Pemakaman

Pilihan Editor

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kuala Tungkal Jadi Pembicara dalam Program BCAMP di RMIT University Vietnam

Pilihan Editor

Pengumuman Hasil Akhir Seleksi CPNS Kabupaten Tanjab Barat Tahun 2019

Pilihan Editor

Tindak Lanjut Telegram Kapolri, Puluhan Anggota Polres Tanjab Barat Jalani Tes Urine