LIVETV
Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Sungai Pengabuan, Polisi Curigai Sejumlah Tempat Nama dan Foto Kapolres Muaro Jambi Dicatut, AKBP Yuyan : Jangan Terpengaruh Hari Korpri ke 50, Sejumlah Pejabat di Tanjab Barat Dilantik Si Jago Merah Mengamuk, Satu Unit Rumah dan 4 Ekor Kambing Ikut Terbakar Danrem 042/Gapu Lepas Satgas Yonif R 142/KJ ke Daerah Latihan di Rejang Lebong

Home / Pilihan Editor

Senin, 6 Juli 2020 - 00:50 WIB

Antisipasi Karhutla, Polda Jambi dan Polres Tanjab Barat Akan Edukasi Masyarakat dengan Program GAS POLL

FOTO : Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

FOTO : Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

KUALA TUNGKAL – Menghadapi musim kemarau yang diprediksi dari Juli hingga September, kondisi ini identik dengan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Guna mencegah itu. Polda Jambi bersama Polres Tanjung Jabung Barat membuat trobosan Program Edukasi Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan (GAS POLL).

Program ini untuk megedukasi masyarakat bagaimana menjadikan limbah lahan menjadi bernilai ekonomis.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan inovasi itu timbul sebagai tindaklanjut Instruksi Presiden ke -4 dan ke -7  di Hari Bhayangkara ke 47.

“Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi segera menindaklanjuti Intruksi Presiden mengedepankan pencegahan karhutla dengan mencari formula, strategi proaktif yang tepat serta memulihkan stabilitas ekonomi menghadapi Karhutla, Program itu dinamai beliau GAS PPLL Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan” ungkap Kapolres AKBP Guntur kepada lintastungkal.com, Minggu (05/07/20).

Kapolres menyebutkan, melalui program Gass POLL, upaya edukasi mencegah Karhutla bisa dilakukan dengan mengangkat budaya kearifan lokal yang ramah dan bernilai ekonomis.

“Yakni mengolah pupuk kompos dari sisa lahan yang dibuka agar bernilai ekonomis daripada dibakar secara sia-sia,” sebutnya.

Menurut Guntur, Program Kapolda Jambi ini melalui Polres Tanjab Barat selaku Pilot Project.

“Melalui program ini kita coba merubah pola fikir yang biasanya membuka lahan dengan cara dibakar diganti dengan mengolah limbah lahan itu sendiri menjadi barang bernilai ekonomis,” ujarnya.

Menurunya program ini sangat murah, sederhana, ringan bisa diikuti dan bernilai ekonomis sehingga diharapkam bisa mendorong masyarakat semakin produktif.

“Rugi membuka lahan dengan cara membakar ganti dengan mengolah limbah lahan yang dibuka sebagai bahan baku membuat pupuk kompos, pupuknya kembali ke kita sendiri,” ajak Kapolres.(*)

FOTO : Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH

Share :

Baca Juga

Provinsi Jambi

KPU Jambi Gelar Debat Publik Calon Wakil Gubernur

Pilihan Editor

Bikin Kagum, Ternyata Ini Sosok TNI dan Polisi yang Shalat Beralas Plastik Saat Patroli Karhutla

Pilihan Editor

Safrial Ajak Mahasiswa Jambi Ikut Berperan Dalam Proses Pembangunan

Pemerintahan

Enam Calon Sekda Tanjab Barat Jalani Seleksi Persentase Makalah dan Wawancara

Pilihan Editor

Komisi III Akan Layangkan Surat Pemberhentian Pengerjaan Kanal PT PWS

Pilihan Editor

Malam Ini Polres Tanjabbar Gelar Istighosah dan Dzikir Bersama Untuk Kedamaian Negeri

Pilihan Editor

Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan SKB CPNS 2019 Tanjab Barat

Pilihan Editor

Danrem Ucapkan Terima Kasih, Ditengah Unras, Mahasiswa di Jambi Masih Junjung Tinggi Nilai-Nilai Nasionalisme