Ciri Khas Baru Kabupaten Tanjab Barat Kain Songket Motif Udang Ketak dan Balai Adat

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 3 Juni 2021 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Nurfidah Saat Membuat Tenun Kain Singket di Kediamannya di Dusun Harapan Jaya Desa Mandala Jaya Kecamatan Betara. FOTO : ASRI

Ibu Nurfidah Saat Membuat Tenun Kain Singket di Kediamannya di Dusun Harapan Jaya Desa Mandala Jaya Kecamatan Betara. FOTO : ASRI

BETARA – Pengrajin tenun Kain Songket Legendaris Tanjab Barat bernama Nurdifah (72) tahun terus berkarya menuangkan ide dan kemampuannya yang bisa ia kaitkan dengan potensi dimiliki Kabupaten Tanjab Barat.

Nene berusia lansia ini, baru-baru ini berhasil menciptakan kain songket bermotif Gedung Balai Adat dan Udang Ketak.

Sebelumnya pada tahun 2014, Nenek yang tinggal tinggal di Dusun Harapan Jaya Desa Mandala Jaya Kecamatan Betara ini telah menuangkan karyanya berupa Songket Buah Pidade dan Songket Buah Lakum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karnyania ini pun dipatenkan HKI (Hak kekayaan intelektual) oleh Nek Nurfidah oleh Kemenkumham RI sesuai dengan Undang Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta.

“Semoga kedepannya motif baru Udang Ketak dan Balai Adat ini juga bisa dipatenkan agar tidak di klaim oleh pihak lain,” ungkap bu Nurfidah, Kamis (03/06/21).

Dengan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini omset penjualan songket sangat menurun.

Nurfidah berharap Pemerintah dapat memberikan solusi yang lebih baik untuk penjualan dan mempertahankan motif ber ikon Tanjab Barat dan semoga kedepannya motif baru Udang Ketak dan Balai Adat ini juga bisa dipatenkan agar tidak di klaim oleh pihak lain.(Asri/Lt)

**Terima kasih telah membaca Lintastungkal.com. Download aplikasi lintastungkal terbaru untuk akses lebih cepat dan nyaman di Play Store.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koperindag Tanjab Barat Perketat Seleksi Pengelola Pasar Obral Ramadhan 2026
Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, PT Lontar Papyrus Gandeng Masyarakat dan Pelajar Gelar Aksi Gotong Royong Massal
Respons Cepat Arahan Presiden, Bupati Tanjab Barat Instruksikan Percepatan Tata Kelola TPA Lubuk Terentang
Peristiwa Remaja Tewas Ditikam Akibat Tuak, Polisi Diminta Razia Penjual Tuak
Unggul Mutlak, M. Wahyudi Resmi Nahkodai RT 018 Kelurahan Patunas
Lawan Krisis Iklim, Wabup Katamso Pimpin Aksi Tanam Ribuan Pohon di Tanjab Barat
Sempat Buang Sabu ke Air, Pelaku Narkotika Tak Berkutik Diringkus Polisi di Kampung Nelayan
Pimpin Apel, Wabup Katamso Sampaikan Targetkan Setda Jadi Mercusuar Kinerja ASN
Berita ini 854 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:41 WIB

Koperindag Tanjab Barat Perketat Seleksi Pengelola Pasar Obral Ramadhan 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:09 WIB

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, PT Lontar Papyrus Gandeng Masyarakat dan Pelajar Gelar Aksi Gotong Royong Massal

Sabtu, 7 Februari 2026 - 00:31 WIB

Respons Cepat Arahan Presiden, Bupati Tanjab Barat Instruksikan Percepatan Tata Kelola TPA Lubuk Terentang

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:46 WIB

Peristiwa Remaja Tewas Ditikam Akibat Tuak, Polisi Diminta Razia Penjual Tuak

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:47 WIB

Unggul Mutlak, M. Wahyudi Resmi Nahkodai RT 018 Kelurahan Patunas

Berita Terbaru