indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kepedulian Demokrat, Jamal Berikan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kampung Nelayan Peringati May Day ke-30 KSBSI Jambi Gelar Baksos Sembako Kodim 0415/Jambi Laksanakan Vaksiansi Massal Booster Soal Rehab Rumah Korban Kebakaran Sekda : Kita Akan Konsultasikan dengan BPKP Tinjau Progres TMMD ke-113, Tim Wasev Mabes TNI AD Hadir di Bukit Indah dan Sungai Muluk

Home / Bisnis / Ekonomi

Minggu, 9 Februari 2020 - 17:15 WIB

Dampak Corona, Pengepul Udang Ketak Tanjab Barat Lumpuh, HNSI Carikan Solusi Ini

FOTO : Udang Ketak di Salahsatu Pengepul di Kuala Tungkal TanjungJabung Barat/Foto.abs

FOTO : Udang Ketak di Salahsatu Pengepul di Kuala Tungkal TanjungJabung Barat/Foto.abs

KUALA TUNGKAL – Dampak virus Corona yang merebak di Kota Wuhan China, Januari lalu para pengepul udang ketak di Kuala Tungkal Tanjab Barat terkena imbas lumpuh ekspor. Pasalnya, China salah satu sasaran Ekspor udang ketak asal Tanjab Barat, tidak menerima barang dan kegiatan jual beli di Pasar China tutup total.

Hafis salah seorang pengepul udang ketak di Kuala Tungkal mengatakan, akibat virus Corona itu, ekspor penjualan udang ketak ke China dan Hongkong, terhenti untuk saat ini.

BACA JUGA :  Seminar Pelayanan Publik, Diharapkan Menunjang Kegiatan Kemasyarakatan

“Biasanya ratusan ekor udang ketak di Ekspor ke China saat Imlek. Tetapi tahun ini sepi gara-gara virus corona. China tidak terima barang,” keluh Hafis, Minggu (09/02/20).

Kondisi ini kata Hafis, sudah berlangsung selama sepekan ini. Pasar di China banyak yang tutup dan secara otomatis tidak ada pembeli.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Musibah Kebakaran Landa Parit 4 Kampung Nelayan Tanjab Barat

“Untuk saat ini kita juga terpaksa menyetop pembelian udang ketak dari Nelayan,” sebutnya.

Untuk udang ketak yang sudah dibeli dari Nelayan kata Hafis, pihaknya memilih untuk melakukan pemeliharaan.

“Kita berharap Pemerintab segera memgambil tindakan terkait persoalan ini,” pintanya.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Gula Pasir di Kuala Tungkal Tembus Rp 16 Ribu Perkilo

Ekonomi

Grup PTPN Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng dan Teh di Tiga Tempat

Advetorial

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Tahun Baru 2020, Wabup Amir Sakib dan Satgas Pangan Turun ke Pasar

Ekonomi

Jelang Tahun Baru Sejumlah Harga Sembako Naik, Tim Satgas Pangan Tanjabbar Sidak Pasar

Bisnis

Tahun 2021 Samsung dan Xioami Jual HP Tanpa Charger

Ekonomi

Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Advetorial

Bupati Safrial Lepas 4.000 Paket Sembao untuk Pasar Murah Lebaran

Ekonomi

Susu Gambar Beruang Juga Ikut Langka di Kuala Tungkal