Sempat Kejar-kejaran di Hutan Bakau Kuala Mendahara, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 125 Ribu Benur Senilai Rp 6 Miliar

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat gabungan dan TNI AL (Lanal Palembang), Bea Cukai, KKP, dan Kepolisian saat merilis barang bukti penggagalan penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) dalam sebuah konferensi pers. Foto ini menjadi pengingat bahwa perairan Jambi, termasuk wilayah Tanjung Jabung Timur, masih menjadi jalur yang sangat rawan terhadap aksi penjarahan sumber daya laut ke luar negeri. (FOTO : Dok. Penerangan Lanal Palembang/Detik.com)

Aparat gabungan dan TNI AL (Lanal Palembang), Bea Cukai, KKP, dan Kepolisian saat merilis barang bukti penggagalan penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) dalam sebuah konferensi pers. Foto ini menjadi pengingat bahwa perairan Jambi, termasuk wilayah Tanjung Jabung Timur, masih menjadi jalur yang sangat rawan terhadap aksi penjarahan sumber daya laut ke luar negeri. (FOTO : Dok. Penerangan Lanal Palembang/Detik.com)

PALEMBANG – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palembang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) skala besar di perairan Kuala Mendahara, Tanjung Jabung Timur, Jambi. Dalam operasi penyergapan yang berlangsung dramatis pada Senin (4/5/2026) malam, petugas mengamankan sedikitnya 125.000 ekor benur dengan nilai kerugian negara ditaksir mencapai lebih dari Rp 6 miliar.

Komandan Lanal Palembang, Kolonel Laut (P) Arry Hendrawan, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bermula dari informasi intelijen mengenai rencana pengiriman ilegal BBL di wilayah Jambi. Merespons laporan tersebut, Tim Satgas Rajawali Lanal Palembang segera melakukan penyekatan strategis di titik keluar Kuala Lagan dan Kuala Mendahara.

“Sekitar pukul 22.10 WIB, tim mendeteksi suara mesin speedboat yang mencurigakan meluncur ke arah luar Kuala Mendahara. Saat dilakukan pengejaran, pelaku mengabaikan isyarat lampu senter dan justru menambah kecepatan untuk meloloskan diri,” ujar Kolonel Arry dalam konferensi pers dilangsir detikcom, Selasa (5/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi kejar-kejaran pun tak terelakkan. Petugas sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara agar pelaku menyerah. Namun, para penyelundup justru nekat mengandaskan speedboat mereka ke kawasan hutan bakau di Kuala Sinar Kalimantan dan melarikan diri ke dalam rimbunnya hutan.

“Kondisi medan yang ekstrem berupa hutan bakau berlumpur serta adanya ancaman predator buaya muara menjadi pertimbangan keselamatan tim untuk tidak melakukan pengejaran darat lebih jauh di tengah kegelapan. Meski dua pelaku berhasil melarikan diri, kami berhasil mengamankan seluruh barang bukti,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menyita 25 boks styrofoam berisi benur jenis pasir. Diduga kuat, komoditas bernilai tinggi ini berasal dari wilayah pesisir Sumatera atau kiriman dari bagian selatan Pulau Jawa yang akan diselundupkan ke luar negeri melalui jalur laut tikus.

Saat ini, barang bukti telah diamankan di Mako Lanal Palembang untuk proses identifikasi lebih lanjut dan koordinasi dengan pihak karantina ikan. TNI AL memastikan akan terus meningkatkan patroli di wilayah rawan guna menekan praktik penyelundupan sumber daya laut yang merugikan ekosistem dan ekonomi nasional.*

Editor : Tim Redkasi

Sumber Berita: Penerangan Lanal Palembang

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak, Polsek Merlung Amankan Pria 40 Tahun
Komitmen Berantas Judi, Polres Tanjab Barat Tangkap Pelaku Togel di Desa Suban
Curi Honda CRF dan Jual Rp5 Juta di Jambi, Pria 37 Tahun Dibekuk Polres Tanjab Barat
Gerebek Rumah di Mestong, Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Sita 48 Gram Sabu Siap Edar
Tiga LP Karhutla Ditangani Satreskrim Tanjab Barat, Ancaman UU Kehutanan Menanti 4 Tersangka
Dua Pria Diduga Bakar Lahan di Renah Mendaluh Diamankan Tim Gabungan Polsek Tungkal Ulu
Sikat Habis Pembakar Lahan, Polisi dan Tim Gabungan Tangkap Dua Terduga Pelaku Karhutla di Renah Mendaluh
Satresnarkoba Tanjab Barat Gerebek Rumah di Desa Lumahan, Amankan Puluhan Paket Sabu
Berita ini 121 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak, Polsek Merlung Amankan Pria 40 Tahun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Komitmen Berantas Judi, Polres Tanjab Barat Tangkap Pelaku Togel di Desa Suban

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Curi Honda CRF dan Jual Rp5 Juta di Jambi, Pria 37 Tahun Dibekuk Polres Tanjab Barat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Gerebek Rumah di Mestong, Satresnarkoba Polres Muaro Jambi Sita 48 Gram Sabu Siap Edar

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Tiga LP Karhutla Ditangani Satreskrim Tanjab Barat, Ancaman UU Kehutanan Menanti 4 Tersangka

Berita Terbaru