indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Terkena Abrasi, Lima Rumah di Kampung Nelayan Rusak Parah Danrem 042/Gapu Terima PIN dan Keris Sebagai Pembina Adat Melayu Jambi Sejarah Mendasari 2 Juli Sebagai Hari Adat Melayu Jambi Diamankan, Terduga Pelaku Pencurian di Tebing Tinggi Malah Bawa Narkoba dalam Lipatan Uang Hadiri Puncak Hari Adat Melayu Provinsi Jambi, Tholib Serahkan Sertifikat KIK

Home / Merangin

Kamis, 28 Oktober 2021 - 10:36 WIB

Diduga Keracunan Puluhan Santri Ponpes Madinatul Ulum Merangin Dilarikan ke RSUD

Tampak Petugas dan Pengurus Ponpes Madinatul Ulum Mengurus dan Menangani Santri yang Diduga Keracuan. FOTO : jambiekspose.com

Tampak Petugas dan Pengurus Ponpes Madinatul Ulum Mengurus dan Menangani Santri yang Diduga Keracuan. FOTO : jambiekspose.com

MERANGIN – Puluhan santri di Pondok Pesantren Madinatul Ulum, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, harus dilarikan ke rumah sakit lantaran diduga keracunan makanan.

Peristiwa ini berawal pada Rabu (27/10/21) pagi. Saat itu terdapat salah seorang santri yang merasa pusing, mual serta sesak napas setelah mengkonsumsi makanan.

Atas kejadian tersebut, pihak Ponpes Madinatul Ulum langsung membawa seluruh Santri ke Puskesmas untuk dilakukan perawatan, hingga malam ini Santri semakin banyak yang dirawat, jumlahnya mencapai empat puluh Santri lebih.

“Jadi saat ini kita masih melakukan pengecekan lagi, santri-santri yang jatuh sakit berbarengan ini nantinya akan kita cek lagi sampel makanannya juga akan kita dicek di laboratorium. Santri-santri ini diduga alami keracunan makanan saat hendak akan divaksin, bukan karena divaksin, karena yang alami sakit ini juga banyak santri yang belum divaksin,” kata Kapolsek Pamenang, IPTU Fatkur Rohma dikutip detikom, Kamis (28/10/21).

BACA JUGA :  Hadiri Puncak Hari Adat Melayu Provinsi Jambi, Tholib Serahkan Sertifikat KIK

Dari informasi yang diterima, santri-santri ini pada Rabu (27/10) pagi, hendak melakukan vaksinasi COVID-19 di pesantren. Sebelum divaksin, para santri terlebih dahulu mengkonsumsi makanan.

Setelah makan, santri itu kemudian mengalami keluhan sakit hingga dibawa terlebih dahulu ke Puskesmas. Jumlah santri yang diduga alami keracunan awalnya tidak banyak, namun jumlah terus bertambah hingga kini teracat ada 62 santri yang diduga keracunan.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hal ini, sementara santri-santri ini dirawat di Puskesmas lebih dulu, karena juga ada orang tua mereka yang ikut menemani. Nanti baik sampel makanan dan minuman akan kita cek lagi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Terima PIN dan Keris Sebagai Pembina Adat Melayu Jambi

Dari 62 santri yang diduga keracunan makanan ini sebagian telah dilarikan ke rumah sakit. Mereka yang dilarikan ke rumah sakit lantaran pasien yang dirawat di Puskesmas terlalu banyak.

“Sudah sebagian kita jemput pasien, guna dibawa ke rumah sakit. Jadi kemungkinan, mereka ini sebelum vaksin makan dahulu. Dugaan kita sementara mereka keracunan makanan,” kata Direktur RSU Kolonel Abunjani Bangko, dr Saphelieo dikutip detikom.(*)

Share :

Baca Juga

Merangin

Danrem 042 Gapu Tutup TMMD Ke 111 Kodim 0420 Sarko

Merangin

Gubernur Al Haris Dorong Penanaman Porang di Provinsi Jambi

Merangin

Polres Merangin Terima 107 Senpira dari Masyarakat dan Warga SAD

Berita

Adukan Nasib, Forum Guru Honorer K2 Merangin Datangi DPRD

Merangin

KPU Merangin Gelar Rakor Pembersihan Alat Peraga dan Sosialisasi Paslon Gubernur

Merangin

Acara Penyambutan Adat Balek Kampung Anak Negeri Gubernur Al Haris

Merangin

Polres Merangin Raih WBK Tahun 2021

Merangin

Sudirman Benarkan Pj Sekda Merangin Mengundurkan Diri