YTUBE
Ketua Bhayangkari Jambi Kunjungi Tahanan Wanita di Lapuanja Penutupan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan Bintara Remaja Brimob Polda Jambi Safari Jum’at di Bram Itam Kanan, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Ini Twibbon HUT TNI KE 77 Tahun 2022 Danrem 042/Gapu Lepas Kontingen Sepakbola Liga Santri Nasional

Home / Batanghari

Jumat, 18 Maret 2022 - 00:59 WIB

Harapkan Kemandirian SAD, SKK Migas-PetroChina Bangun Community Centre Komunitas Adat Tertinggal

Harapkan Kemandirian SAD, SKK Migas-PetroChina Bangun Community Centre Komunitas Adat Tertinggal. FOTO : HMS SKK Migas

Harapkan Kemandirian SAD, SKK Migas-PetroChina Bangun Community Centre Komunitas Adat Tertinggal. FOTO : HMS SKK Migas

BATANGHARI – Bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI, SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd. membangun Community Center Komunitas Adat Tertinggal (KAT) di Dusun Sungai Terap, Desa Jelutih, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari dan telah diresmikan oleh Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, Rabu (16/3/22).

Peresmian tersebut dihadiri oleh Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Bupati Batanghari M. Fadhil Arief. Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kepala Departemen Humas SKK MIGAS Sumbagsel Andi Arie Pangeran, Dirjen Pemberdayaan Sosial Bapak Edi Suharto, Staf Khusus Menteri Faozan Amar, pihak WARSI, dan Direktur Komunitas Adat Terpencil Safei Nasution, beserta sejumlah Kepala OPD lingkup Provinsi Jambi.

“Jadi ini komitmen dari PetroChina untuk kepedulian sosial sebagai bagian dari tanggung jawab kepada komunitas adat terpencil. Sejak tahun 2019, kita (PetroChina) sudah membantu. Pertama kita sudah membantu di wilayah Sarolangun yakni Bukit Suban. Gurun Tuo, dan Pulau Lintang. Kita bekerja di wilayah Provinsi Jambi, meski ini tidak masuk di wilayah ring 1, tapi ini sebagai tanggung jawab kita kepada masyarakat di Provinsi Jambi,” papar Field Manager PetroChina International Jabung Ltd., John Halim pada peresmian Community Center Komunitas Adat Tertinggal (KAT) kemarin.

BACA JUGA :  Ingin Eksis di Dunia Entertainment, Git Sigit Santoso Pilih Berkarya daripada Cari Sensasi

Sambung Jhon Halim untuk keperluan pembangunan KAT, SKK Migas – PetroChina menyalurkaan dana CSR.

“Masyarakat yang disini belum tersentuh CSR dari company manapun, jadi kita merasa ini adalah kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat lokal, supaya mereka bisa hidup, bisa mandiri,” ungkapnya.

Diketahui, aksi nyata kepedulian sosial ini adalah sinergi program pengembangan komunitas adat melalui CSR SKK Migas – PetroChina sebagai etalase percontohan nasional. Berbagai pelatihan diberikan untuk kehidupan berkelanjutan, termasuk mendapatkan mata pencaharian alternatif, diantaranya budidaya hewan ternak dan penanaman bibit tanaman yang bisa dilakukan sehingga SAD bisa mandiri.

Sementara, Kementerian Sosial RI menyediakan berbagai fasilitas pengembangan kualitas sumber daya manusia suku anak dalam (SAD), yakni bersumber dari APBN, KEMENSOS RI membangun fasilitas air bersih dan MCK komunal di dua titik, kemudian dibangun sarana pendukung lainnya seperti solar cell, sound system, perpustakaan, dan sebagainya, serta penyaluran bantuan melalui dana hibah dalam negeri untuk 132 KK berupa paket tambahan nutrisi anak, sembako keluarga, perlengkapan keluarga, bibit, dan TV 20 inch. Selain itu, Gramedia juga menyerahkan bantuan berupa buku edukatif sebanyak 200 eksemplar.

Menteri Risma berharap, melalui peresmian Community Center, ke depannya Suku Anak Dalam yang selama ini terisolasi bisa mendapatkan akses kehidupan yang lebih baik.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Lepas Kontingen Sepakbola Liga Santri Nasional

“Untuk mendukung layanan kesehatan. Kementerian Sosial akan memberikan kendaraan dinas kepada tenaga kesehatan agar mereka dapat memberikan pelayanan kepada Suku Anak Dalam yang sebelumnya dilakukan satu minggu sekali, dapat ditingkatkan satu minggu dua kali,” tuturnya.

Sementara, Andi Arie P. selaku Kepala Departemen Humas SKK Migas SUMBAGSEL mengatakan Dalam melaksanakan kegiatan operasi hulu migas, K3S (PetroChina) ini sebagaimana yang diamanahkan dalam kontrak kerja sama untuk turut serta memajukan masyarakat, bersinergi bersama Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Batanghari, kami turut berkontribusi bagi Komunitas Adat Terpencil.

Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief berterima kasih kepada SKK Migas, melalui PetroChina atas bantuan CSRnya kepada warga Kabupaten Batanghari, yakni Suku Anak Dalam.

“Kami harapkan PetroChina dan SKK Migas konsisten, bersama pemerintah daerah, pusat, dan provinsi untuk melakukan tindakan, melakukan aksi, bagaimana Suku Anak Dalam ini bisa hidup seperti kita,” ujarnya.

“Terima kasih sekali lagi, PetroChina membantu masyarakat yang ada di Kabupaten Batanghari.  Semoga ke depan SKK Migas mengkolaborasikan semua stakeholder yang melakukan eksplorasi dan eksploitasi terhadap sumber daya alam di Provinsi Jambi untuk memberikan imbal balik kepada masyarakat melalui CSR,” sambung Bupati Batanghari.(*Ed)

Harapkan Kemandirian SAD, SKK Migas-PetroChina Bangun Community Centre Komunitas Adat Tertinggal. FOTO : HMS SKK Migas

Share :

Baca Juga

Batanghari

Aktivis Anti Korupsi Jambi Lakukan Uras di Bundaran Tugu Patin Simpang BBC Muara Bulian

Batanghari

Bupati Batanghari Resmikan Gedung Perpustakaan Umum dan Kearsipan  

Batanghari

Gubernur Jambi Al Haris Tinjau Eks RS Pertamina Bajubang

Batanghari

Kodim 0415/Jambi Laksanakan Vaksiansi Massal Booster

Batanghari

Jumlah PTT Capai 6.100, Pemkab Batanghari Bentuk Pansel Evaluasi Kebutuhan Tiap OPD

Batanghari

Blusukan ke Pasar Simpang Sungai Rengas, Al Haris Bicara Revitalisasi Pasar Sehat

Batanghari

Kapolres Batanghari Gelar Pres Rilis Akhir Tahun 2020

Batanghari

Ikhtiar Guru di Masa Pandemi, Sebanyak 627 Guru di Batanghari Ikuti Diseminasi PJJ Program PINTAR