Lima Tumenggung Tolak Pernyataan Jenang Untung Terkait Penyerobotan Lahan Warga SAD di Batanghari

Lintas Tungkal

- Redaksi

Senin, 3 Maret 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Tumenggung Tolak Pernyataan Jenang Untung Terkait Penyerobotan Lahan Warga SAD di Batanghari. FOTO : VIRYZHA

Lima Tumenggung Tolak Pernyataan Jenang Untung Terkait Penyerobotan Lahan Warga SAD di Batanghari. FOTO : VIRYZHA

BATANGHARI – Lima Tumenggung yang berasal dari Kecamatan Muaro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari yakni Tumenggung Jelitai, Tumenggung Ngelembo, Tumenggung Ngentam, Tumenggung Mena, Tumenggung Ngelambu menolak pernyataan dari Jenang Untung terkait Penggusuran Makam warga SAD.

Hal ini disampaikan Tumenggung Jelitai usai mendapatkan adanya pemberitaan di media sosial tentang penyerobotan lahan oleh PT. Bukit Tambi yang berlokasi di Balai adat desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari.

“Kami dari Lima Tumenggung, yakni Tumenggung Jelitai, Tumenggung Ngelembo, Tumenggung Ngentam, Tumenggung Mena, Tumenggung Ngelambu menolak pernyataan dari Jenang Untung tersebut,” ujarnya, Senin (03/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran kami untuk meluruskan pemberitaan yang kami dapat dari media adanya penyampaian Jenang Untung tidak benar, karena apa yang disampaikan diantaranya makaman yang tergusur oleh PT Bukit Tambi, dan tidak pernah melakukan dan itu ada pihak lain yang melakukan.

“Penggusuran pemakaman warga SAD yang dilaksanakan PT. Bukit Tambi sama sekali tidak ada kaitan dengan PT. Bukit Tambi. Karna lahan tersebut yang berupa lokasi ijin tambang PT. Bukit Tambi belum dikelola sama sakali, justru ada pihak lain yang menggusur lahan tersebut tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,” tegasnya.

Selanjutnya, kami juga memantau semua Suku Anak Dalam yang ada di Kecamatan Muaro Sebo Ulu Kabupaten Batanghari jangan terpengaruh kepada rayuan Jenang Untung. Karena menurut dugaan kami ada yang mengendalikan pihak-pihak tertentu.

“Kami berharap jangan ada pecah belah antar SAD, dan Kami 5 Tumenggung tidak terima jika di pecah belah,” lanjut Tumenggung Jelitai.

Penulis : Viryzha

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif
Tata Kelola BUMN dan BUMD: “Antara Ambisi Pendapatan dan Kewajiban Pelayanan Publik
Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir
Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Negeri Seribu Badan: Mengapa Pemerintah Gemar Duplikasi Lembaga Saat Rakyat Butuh Aksi Nyata?
Sikat Mafia BBM & LPG: Bareskrim Amankan 330 Tersangka, Pertamina Siapkan Sanksi PHU
39 Cut and Fill; Jadi Tantangan Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan 134 Gerai KDKMP?
OTT Kepala Daerah, Menguak Tabir “Jabatan ASN” Bukan Lagi Lahir dari Kompetensi dan Pengabdian, Tapi Gadaian Integritas
Berita ini 113 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:02 WIB

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:43 WIB

Tata Kelola BUMN dan BUMD: “Antara Ambisi Pendapatan dan Kewajiban Pelayanan Publik

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:47 WIB

Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 25 April 2026 - 15:48 WIB

Negeri Seribu Badan: Mengapa Pemerintah Gemar Duplikasi Lembaga Saat Rakyat Butuh Aksi Nyata?

Berita Terbaru