Hari Anak Nasional 2026: Pertamina Foundation Cetak ‘Pahlawan Cilik’ Penyelamat Bumi Sejak Dini

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang instruktur menggunakan media boneka tangan (puppet show) saat menyampaikan dongeng interaktif bertema "Pahlawan Penjaga Bumi" di hadapan siswa-siswi TK Bumi Patra dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diinisiasi oleh Pertamina Foundation di Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Dok. Pertamina Foundation)

Seorang instruktur menggunakan media boneka tangan (puppet show) saat menyampaikan dongeng interaktif bertema "Pahlawan Penjaga Bumi" di hadapan siswa-siswi TK Bumi Patra dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diinisiasi oleh Pertamina Foundation di Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Dok. Pertamina Foundation)

JAKARTA, 23 Juli 2026 – Karakter peduli lingkungan tidak tumbuh instan saat dewasa, melainkan wajib ditanamkan sejak usia dini melalui aksi nyata sehari-hari. Bergerak dari komitmen tersebut, Pertamina Foundation memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan menggelar aksi edukasi lingkungan interaktif di dua sekolah binaannya, yaitu TK Bumi Patra I (Pondok Ranji) dan TK Bumi Patra II (Cempaka Putih).

Mengusung tema “Aku dan Orang Tuaku Peduli Bumi”, program ini membangun sinergi antara anak dan orang tua dalam mengadopsi gaya hidup ramah lingkungan (sustainable living). Sebanyak 75 siswa dan 77 orang tua pendamping terlibat langsung dalam simulasi pelestarian alam, mulai dari pemilahan sampah, penghematan energi (listrik dan air), penggunaan wadah berulang (tumbler dan tote bag), hingga pemanfaatan transportasi umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam Aksi Nyata “Pahlawan Cilik Penyelamat Bumi”

Seluruh rangkaian acara dikemas lewat narasi utama yang interaktif dan menyenangkan melalui enam aktivitas inti:

  1. Senam Go Green Ceria: Membuka kegiatan dan membangun energi positif anak-anak.
  2. Edukasi Visual Sampah: Pengenalan interaktif perbedaan sampah organik dan anorganik.
  3. Panggung Puppet Show: Dongeng interaktif “Pahlawan Penjaga Bumi” lewat pertunjukan boneka agar nilai moral pelestarian alam diserap murid-murid secara emosional dan imajinatif.
  4. Kreasi Daun Kering: Kolaborasi seni anak dan orang tua mengolah limbah alami menjadi karya kreatif seperti kapal, kupu-kupu, dan kereta api.
  5. Aksi Merawat Tanaman & SAMUSAPO: Menyiram tanaman bawaan dari rumah serta pemeliharaan lanjutan pohon semangka melalui program keberlanjutan SAMUSAPO (Satu Murid Satu Pohon) di sekolah.
  6. Aksi Estafet Pemilahan: Simulasi ketangkasan memilah sampah ke dalam tiga wadah standar:
  • 🟢 Wadah Hijau: Sampah organik
  • 🟡 Wadah Kuning: Sampah anorganik
  • 🔴 Wadah Merah: Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

Komitmen Strategis Jangka Panjang

Operation Director Pertamina Foundation, Gusman Adiwardhana, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mengelola sekolah binaan sebagai ruang tumbuh yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam karakter hijau.

“Hari Anak Nasional menjadi momentum tepat bagi kami untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini. Melalui tema ini, kami ingin anak-anak dan orang tua mempraktikkan langsung kebiasaan ramah lingkungan, bukan sekadar teori. Program seperti pemilahan sampah hingga SAMUSAPO diharapkan membentuk kebiasaan positif yang terbawa hingga mereka dewasa,” ujar Gusman.

Gusman menambahkan, kolaborasi kuat antara sekolah dan orang tua menjadi kunci utama. “Kami percaya, perubahan besar untuk bumi dimulai dari kebiasaan kecil yang ditanamkan sejak bangku TK. Sinergi ini memastikan nilai-nilai hijau terus hidup dalam keseharian mereka,” tutupnya.

Dampak Positif dan Antusiasme Orang Tua

Dampak edukasi langsung ini dirasakan langsung oleh para peserta. Ibu Upi, salah satu orang tua siswa dari TK Bumi Patra II, mengapresiasi pendekatan praktik yang diterapkan Pertamina Foundation.

“Senang sekali bisa terlibat langsung. Biasanya anak saya cuma mendengar cerita soal lingkungan dari buku, tapi hari ini dia praktik langsung memilah sampah dan membuat kerajinan dari daun kering. Selain seru, anak-anak jadi lebih paham cara menjaga lingkungan sejak kecil. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap Ibu Upi.

Dukung Target SDGs dan Asta Cita Pemerintah

Aksi nyata Pertamina Foundation ini sejalan dengan pencapaian global dan nasional:

  1. SDGs Poin 4 (Pendidikan Berkualitas): Menghadirkan edukasi lingkungan yang inklusif, menyenangkan, dan mudah dipahami anak usia dini.
  2. SDGs Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim): Membangun kesadaran mitigasi iklim sejak usia dini.
  3. Asta Cita Pemerintah Indonesia (Poin 4): Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, dan pendidikan sejak usia dini.
  4. Asta Cita Pemerintah Indonesia (Poin 2): Mendorong kemandirian bangsa melalui akselerasi ekonomi hijau.

Melalui program HAN 2026 ini, Pertamina Foundation tidak hanya mempererat ikatan (bonding) antara orang tua dan anak, tetapi juga meletakkan batu pertama dalam mencetak generasi masa depan Indonesia yang tanggap dan bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.*

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Warna Komunika

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker dan Polri Tegaskan Keberhasilan Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia, Pekerja Terima Rp12,7 Miliar
Pendaftaran MagangHub Batch 1 2026 Dibuka hingga 28 Juli: Kuota 50.000 Peserta, Dapat Uang Saku dan Sertifikasi BNSP Gratis
Sekjen Kemnaker: Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Akselerasi Ekosistem SAF melalui Kolaborasi Penerbangan Rendah Emisi
Sekda Hermansyah Buka Forum Kemitraan Kesehatan, Dorong Optimalisasi Pelayanan di Tanjab Barat
Deklarasi Bersama; Bupati Anwar Sadat Minta Orang Tua dan Sekolah Bentengi Remaja dari Pengaruh Geng Motor
Indonesia–India Garap Strategi Digital: Cetak Pekerja Masa Depan di Forum BRICS
Pertahankan Opini WTP, Wamenaker Minta Jajaran Kemnaker Jaga Akuntabilitas
Berita ini 17 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:25 WIB

Hari Anak Nasional 2026: Pertamina Foundation Cetak ‘Pahlawan Cilik’ Penyelamat Bumi Sejak Dini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:39 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 1 2026 Dibuka hingga 28 Juli: Kuota 50.000 Peserta, Dapat Uang Saku dan Sertifikasi BNSP Gratis

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:53 WIB

Sekjen Kemnaker: Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Akselerasi Ekosistem SAF melalui Kolaborasi Penerbangan Rendah Emisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:55 WIB

Sekda Hermansyah Buka Forum Kemitraan Kesehatan, Dorong Optimalisasi Pelayanan di Tanjab Barat

Berita Terbaru