Indonesia Darurat Bencana : Saatnya Negara Mengganti Tenda dengan Rumah Container

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Darurat Bencana : Saatnya Negara Mengganti Tenda dengan Rumah Container. FOTO LT/AI

Indonesia Darurat Bencana : Saatnya Negara Mengganti Tenda dengan Rumah Container. FOTO LT/AI

JAKARTA – Indonesia merupakan negara yang berada di wilayah tropis dengan posisi geografis yang sangat unik. Selain berada di garis khatulistiwa, Indonesia juga terletak di kawasan ”Ring of Fire” atau cincin api dunia, yaitu jalur pertemuan lempeng-lempeng tektonik aktif yang menjadikan wilayah ini rawan gempa bumi, letusan gunung api, serta tsunami.

Di sisi lain, perubahan iklim global telah menyebabkan cuaca ekstrem semakin sering terjadi. Banjir bandang, rob, angin kencang, dan tanah longsor kini datang tanpa pola yang pasti. Kondisi ini diperparah oleh semakin berkurangnya kawasan hutan, padahal Indonesia selama ini dianggap dunia sebagai salah satu “paru-paru dunia” yang berfungsi menahan pemanasan global.

Akibat kombinasi faktor alam dan kerusakan lingkungan tersebut, bencana di Indonesia bukan lagi peristiwa yang jarang, melainkan sudah menjadi kenyataan yang terus berulang. Oleh karena itu, negara dituntut tidak hanya mampu menangani bencana setelah terjadi, tetapi juga harus memiliki sistem mitigasi yang modern, siap, dan bermartabat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belajar dari Pengalaman Lapangan

Gagasan untuk memperbaiki sistem penanggulangan bencana nasional ini lahir dari pengalaman langsung di lapangan, antara lain saat penanganan tsunami Aceh tahun 2004 dan gempa Yogyakarta tahun 2006.

Saat tsunami Aceh, bantuan pertama dari Jakarta dikirim melalui kapal perang yang membawa logistik dan tim teknisi kelistrikan untuk membantu memulihkan aliran listrik. Kapal tersebut merapat pertama kali di Calang, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan terparah.

Sedangkan saat gempa Yogyakarta, dibentuk posko besar yang dilengkapi fasilitas medis seperti ruang operasi, UGD, rontgen, dapur umum, serta layanan tempat tinggal sementara bagi korban. Dalam waktu singkat pula, ratusan rumah warga berhasil dibangun kembali.

Dari pengalaman tersebut, terlihat jelas bahwa semangat kemanusiaan dan kecepatan respons sudah ada. Namun dari sisi sarana dan prasarana, negara masih bertumpu pada sistem lama, yakni penggunaan tenda darurat dalam jangka waktu panjang.

Penulis : Laksma TNI (Purn) Jaya Darmawan, M.Tr.Opsla

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tanjab Barat Wajibkan Kepala Dinas Punya Kartu Perpustakaan untuk Dongkrak Literasi
Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif
Tata Kelola BUMN dan BUMD: “Antara Ambisi Pendapatan dan Kewajiban Pelayanan Publik
Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir
Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja
Negeri Seribu Badan: Mengapa Pemerintah Gemar Duplikasi Lembaga Saat Rakyat Butuh Aksi Nyata?
Sikat Mafia BBM & LPG: Bareskrim Amankan 330 Tersangka, Pertamina Siapkan Sanksi PHU
39 Cut and Fill; Jadi Tantangan Pemkab Tanjab Barat Tuntaskan 134 Gerai KDKMP?
Berita ini 46 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:19 WIB

Bupati Tanjab Barat Wajibkan Kepala Dinas Punya Kartu Perpustakaan untuk Dongkrak Literasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:02 WIB

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:43 WIB

Tata Kelola BUMN dan BUMD: “Antara Ambisi Pendapatan dan Kewajiban Pelayanan Publik

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:18 WIB

Kebakran di Teluk Nilau Terbesar Setelah Kebakaran di Sungai Dualap dalam 5 Tahun Terakhir

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:47 WIB

Momentum May Day 2024: Pemkab Tanjab Barat Komitmen Kawal Hak dan Kesejahteraan Pekerja

Berita Terbaru