KUALA TUNGKAL – Kabut asap kembali mengancam Kuala Tungkal. Kualitas udara memburuk dengan ISPU mencapai 463 kategori sangat berbahaya.
Menyikapi hal itu, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Tanjab Barat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dishub membagikan 2000 masker kepada pengguna jasa pelabuhan LLASDP, Pelabuhan Haji Abas, Ampera, Pasar Kwatik serta pengguna jalan.
Ketua SMSI Tanjab Barat, Ikmal Mardiansyah mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian SMSI terhadap kesehatan masyarakat di tengah buruknya kualitas udara akibat kabut asap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kami dari SMSI bersama Dinkes dan Dishub turun langsung ke pelabuhan dan pusat keramaian membagikan masker. Ini bentuk kepedulian kami, karena ISPU sudah di angka 463 kategori sangat berbahaya. Kami tidak ingin masyarakat terpapar penyakit ISPA,” ujar Ikmal Mardiansyah, Senin (12/10/2026).
Ia berharap masker yang dibagikan bisa membantu masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap terlindungi.
“Kami imbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan selalu memakai masker saat keluar rumah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, Sahala Simatupang menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMSI dan mengingatkan bahaya ISPU tinggi.
“ISPU 463 itu sudah sangat berbahaya. Dampaknya bisa menyebabkan ISPA, iritasi mata, sesak napas, terutama bagi anak-anak dan lansia,”:jelasnya.
Sahala menyebutkan, Dinkes mengapresiasi langkah SMSI dalam menginisiasibpembagian masker.
“Kami imbau warga Tanjab Barat untuk selalu menggunakan masker, perbanyak minum air putih dan segera ke Puskesmas jika mengalami gejala sesak,” ujar Kadinkes.
Aksi bagi masker tersebut disambut antusias oleh warga dan pengguna jasa pelabuhan.
Penulis : ABS
Sumber Berita: Lintastungkal


















Komentar