Isu Borong Partai dan Kemunculan Empat Pasang Calon akan Membuat Pilkada Tanjabbar Semakin Berwarna

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2020 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenata Saputra, Sekretaris DPC AWI (Aliansi Wartawan Indonesia) Kab. Tanjab Barat

Kenata Saputra, Sekretaris DPC AWI (Aliansi Wartawan Indonesia) Kab. Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Kontestasi lima tahunan dalam menentukan pilihan sebagai orang nomor satu di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan bakal lebih berwarna.

Menyisakan waktu kurang dari enam bulan, pertarungan perebutan puncak pimpinan tertinggi di Kabupaten Tanjab Barat tahun 2020 juga diprediksi bakal semakin memanas, setelah adanya isu borong partai hingga bakal hadir empat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Periode 2021 – 2124 mendatang.

Meski beberapa waktu belakangan senter isu borong partai oleh salah satu kandidat yang bakal maju melalui dukungan jalur petahana, bahkan ditambah lagi adanya pertemuan khusus delapan petinggi partai yang jika ditotalkan sebanyak 21 kursi di parlemen membuat suhu politik di Tanjab Barat semakin memanas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delapan petinggi Partai yang mengadakan pertemuan belum lama ini yakni Ketua DPC Gerindra Faizal Riza, Ketua DPD Nasdem Riano Jayawardana, Ketua DPD PPP Komarudin, Sekjen DPD II Golkar Safrizal Lubis, Ketua DPD Demokrat H Syahruddin Zein, Ketua DPD PKS Azis Rohman, Ketua DPC PKB H Abdul Hamid serta Ketua DPD Partai PBB, H Saifuddin Marzuki selaku tuan rumah.

Namun, isu tersebut perlahan semakin menghilang mengingat jumlah Partai Politik dan dugaan adanya mahar politik yang tidak sedikit mengocek dopet, tentunya membuat kandidat harus berfikit berulang-ulang.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Refleksi Final Gubernur Cup 2026: Sepak Bola Jambi Butuh Skill, Tapi Lebih Butuh Membangun Budaya Sabar di Lapangan Hijau
Antara Tugas Suci, Ancaman Hukum dan Mutasi: Posisi Guru Kian Rentan!,
Bencana Datang, Ormas Menghilang: Ketika Seragam Ramai di Jalanan, Tapi Sunyi di Lokasi Bencana
Polri Vs Mahkamah Konstitusi
Perang Dalam Senyap Melawan Buzzer dan Pembela Oligarki Melalui Media Sosial
Manajemen Risiko Impor Sapi Brasil dalam Menjamin Keamanan Pangan dan Kesehatan
Dampak Konflik Geopolitik Rusia-Ukraina terhadap Pergerakan Harga Emas dan Pasar Keuangan Global
Peringkat 3 Nasional: Bukti Nyata Transformasi Manajemen ASN di Jambi
Berita ini 69 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 00:52 WIB

Refleksi Final Gubernur Cup 2026: Sepak Bola Jambi Butuh Skill, Tapi Lebih Butuh Membangun Budaya Sabar di Lapangan Hijau

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:54 WIB

Antara Tugas Suci, Ancaman Hukum dan Mutasi: Posisi Guru Kian Rentan!,

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:03 WIB

Bencana Datang, Ormas Menghilang: Ketika Seragam Ramai di Jalanan, Tapi Sunyi di Lokasi Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 17:53 WIB

Polri Vs Mahkamah Konstitusi

Minggu, 12 Januari 2025 - 18:47 WIB

Perang Dalam Senyap Melawan Buzzer dan Pembela Oligarki Melalui Media Sosial

Berita Terbaru