LIVETV
Danrem 042/Gapu Memberi Pembekalan Bela Negara Kepada 168 Siswa Diktuk Bintara Polri Solar Lancar, Nelayan Kuala Tungkal Kembali Mulai Melaut Pemkab Tanjab Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peringatan Hari Santri Nasional Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kabag Ops, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Twibbon Hari Santri 22 Oktober 2021




Home / Pilkada

Minggu, 7 Februari 2021 - 12:52 WIB

Kemendagri Harap 17 Februari Semua Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020 Sudah Dilantik

FOTO : Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

FOTO : Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

NASIONAL – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, berharap pelantikan kepala daerah pemenang Pilkada Serentak 2020 sudah digelar sebelum 17 Februari karena tanggal tersebut adalah akhir masa jabatan kepala daerah yang dilantik pada 2016 lalu.

Namun, kata dia Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga saat ini belum menentukan jadwal pelantikan tersebut.

“Saya belum bisa pastikan jadwalnya. Harapan kami pada 17 Februari semua kepala daerah terpilih sudah dilantik, kecuali yang masih bersengketa,” kata Akmal di Gedung Negara Grahadi Surabaya seperti dikitip kompas.com, Jumat (05/02/21) malam.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Terima Penghargaan Opini WTP Ketiga Kalinya

Soal kepastian jadwal pelantikan, Menteri Dalam Negeri menurutnya masih mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Kami ingin menghindari terlalu banyak penjabat kepala daerah,” ujar Akmal.

Soal teknis pelantikan, pihaknya juga mewacanakan pelantikan kepala daerah secara virtual oleh gubernur untuk menghindari kerumunan.

BACA JUGA :  SKK Migas-PetroChina Respon Pemkab Tanjab Barat Kembangkan Batik Bermotif Lokal

Jadi, kepala daerah yang dilantik berada di kabupaten atau balai kota masing-masing daerah, sementara gubernur melantik dari tempat berbeda.

“Kami wacanakan pelantikan kepala daerah serentak secara virtual untuk menghindari kerumunan, hal itu tidak melanggar undang-undang,” ucap dia.

Diketahui, Desember 2020 lalu, 270 daerah menggelar pilkada serentak, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

BACA JUGA :  Hari Santri di Jambi Diwarnai Lomba Video dan Risalah Santri, Ini Pemenangnya

Dari jumlah itu, Mahkamah Konstitusi (MK) meregistrasi 132 permohonan gugatan hasil sengketa pilkada.

Dari 132 gugatan yang telah diregistrasi, terdapat tujuh permohonan perkara sengketa pilkada level gubernur/wakil gubernur.

Lalu, 112 permohonan gugatan hasil Pilkada bupati/wakil bupati dan 13 permohonan perselisihan Pilkada wali kota/wakil wali kota.(Edt)

Share :

Baca Juga

Pilkada

6.938 Petugas Penyelenggara Pilkada di Tanjabbar Bakal Jalani Rapid Test

Pilkada

DPT Pilkada Serentak Tanjabbar Berjumlah 211.623 Pemilih

Pilkada

KPU Jambi Beri Tiga Hari Untuk Paslon Ajukan Gugatan Terkait Penetapan Perolehan Suara

Pilkada

Sekda ; Penegakan Protokol Kesehatan di Pilkada Tanjabbar 2020, Bawaslu Bisa Gunakan Perda COVID-19

Pilkada

KPU Umumkan 267 Peserta Lolos Seleksi Administrasi Calon Anggota PPS Perpanjangan Pendaftaran, Berikut Nama-Namanya

Pilkada

Pilbup Tanjabbar : Nomor Urut 1 Mulyani-Amin, No 2 Anwar Sadat-Hairan dan No 3 Muklis-Supardi

Politik

PPP Resmi Usung Fasha-AJB di Pilgub Jambi

Pilkada

CE-Ratu dan Haris-Sani Daftar ke KPU