YTUBE
Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Brigjen TNI Supriono Pimpin Laporan Korps Perwira dan Kenaikan Pangkat Bintara/Tamtama Periode 1 Oktober 2022 Hebat! Pemdes Sungai Papauh Bangun Madrasah Tidak Gunakan Dana DD Maupun APBD Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik Ketua Bhayangkari Jambi Kunjungi Tahanan Wanita di Lapuanja

Home / Pilkada

Minggu, 7 Februari 2021 - 12:52 WIB

Kemendagri Harap 17 Februari Semua Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020 Sudah Dilantik

FOTO : Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

FOTO : Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

NASIONAL – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, berharap pelantikan kepala daerah pemenang Pilkada Serentak 2020 sudah digelar sebelum 17 Februari karena tanggal tersebut adalah akhir masa jabatan kepala daerah yang dilantik pada 2016 lalu.

Namun, kata dia Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga saat ini belum menentukan jadwal pelantikan tersebut.

“Saya belum bisa pastikan jadwalnya. Harapan kami pada 17 Februari semua kepala daerah terpilih sudah dilantik, kecuali yang masih bersengketa,” kata Akmal di Gedung Negara Grahadi Surabaya seperti dikitip kompas.com, Jumat (05/02/21) malam.

BACA JUGA :  Twibbon HUT TNI KE 77 Tahun 2022

Soal kepastian jadwal pelantikan, Menteri Dalam Negeri menurutnya masih mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Kami ingin menghindari terlalu banyak penjabat kepala daerah,” ujar Akmal.

Soal teknis pelantikan, pihaknya juga mewacanakan pelantikan kepala daerah secara virtual oleh gubernur untuk menghindari kerumunan.

Jadi, kepala daerah yang dilantik berada di kabupaten atau balai kota masing-masing daerah, sementara gubernur melantik dari tempat berbeda.

“Kami wacanakan pelantikan kepala daerah serentak secara virtual untuk menghindari kerumunan, hal itu tidak melanggar undang-undang,” ucap dia.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Lepas Kontingen Sepakbola Liga Santri Nasional

Diketahui, Desember 2020 lalu, 270 daerah menggelar pilkada serentak, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Dari jumlah itu, Mahkamah Konstitusi (MK) meregistrasi 132 permohonan gugatan hasil sengketa pilkada.

Dari 132 gugatan yang telah diregistrasi, terdapat tujuh permohonan perkara sengketa pilkada level gubernur/wakil gubernur.

Lalu, 112 permohonan gugatan hasil Pilkada bupati/wakil bupati dan 13 permohonan perselisihan Pilkada wali kota/wakil wali kota.(Edt)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Tak Puas Hasil Pilkada, Paslon Bisa Gugat ke MK, Minimal Penuhi Unsur Ini

Pilkada

Sekda ; Penegakan Protokol Kesehatan di Pilkada Tanjabbar 2020, Bawaslu Bisa Gunakan Perda COVID-19

Nasional

Ini Nama-Nama 75 Paslon yang Diusung PDIP di Pilkada 2020

Pilkada

Tiga Paslon Bupati Tanjab Barat Rebutkan 211.623 Pemilih

Pilkada

Ini Nama Nama Calon PPS yang Lulus dan Tidak Lulus Seleksi Tertulis Tanpa Perpanjangan Pendaftaran

Pilkada

Ini Lima Besar Calon PPK Tajabbar Terpilih

Pilkada

Kampanye Pilkada 2020 Bertema Penanganan Covid-19

Pilkada

KPU Rekrut 4.690 Ribu Petugas KPPS dan 1.340 PAM TPS