indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Kepedulian Demokrat, Jamal Berikan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kampung Nelayan Peringati May Day ke-30 KSBSI Jambi Gelar Baksos Sembako Kodim 0415/Jambi Laksanakan Vaksiansi Massal Booster Soal Rehab Rumah Korban Kebakaran Sekda : Kita Akan Konsultasikan dengan BPKP Tinjau Progres TMMD ke-113, Tim Wasev Mabes TNI AD Hadir di Bukit Indah dan Sungai Muluk

Home / Pilkada

Minggu, 7 Februari 2021 - 12:52 WIB

Kemendagri Harap 17 Februari Semua Kepala Daerah Pemenang Pilkada 2020 Sudah Dilantik

FOTO : Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

FOTO : Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

NASIONAL – Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik, berharap pelantikan kepala daerah pemenang Pilkada Serentak 2020 sudah digelar sebelum 17 Februari karena tanggal tersebut adalah akhir masa jabatan kepala daerah yang dilantik pada 2016 lalu.

Namun, kata dia Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga saat ini belum menentukan jadwal pelantikan tersebut.

“Saya belum bisa pastikan jadwalnya. Harapan kami pada 17 Februari semua kepala daerah terpilih sudah dilantik, kecuali yang masih bersengketa,” kata Akmal di Gedung Negara Grahadi Surabaya seperti dikitip kompas.com, Jumat (05/02/21) malam.

BACA JUGA :  Kapenrem 042 Gapu Ikuti Workshop Menulis Penerangan TNI AD 2022

Soal kepastian jadwal pelantikan, Menteri Dalam Negeri menurutnya masih mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo.

“Kami ingin menghindari terlalu banyak penjabat kepala daerah,” ujar Akmal.

Soal teknis pelantikan, pihaknya juga mewacanakan pelantikan kepala daerah secara virtual oleh gubernur untuk menghindari kerumunan.

Jadi, kepala daerah yang dilantik berada di kabupaten atau balai kota masing-masing daerah, sementara gubernur melantik dari tempat berbeda.

“Kami wacanakan pelantikan kepala daerah serentak secara virtual untuk menghindari kerumunan, hal itu tidak melanggar undang-undang,” ucap dia.

BACA JUGA :  Tinjau Progres TMMD ke-113, Tim Wasev Mabes TNI AD Hadir di Bukit Indah dan Sungai Muluk

Diketahui, Desember 2020 lalu, 270 daerah menggelar pilkada serentak, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Dari jumlah itu, Mahkamah Konstitusi (MK) meregistrasi 132 permohonan gugatan hasil sengketa pilkada.

Dari 132 gugatan yang telah diregistrasi, terdapat tujuh permohonan perkara sengketa pilkada level gubernur/wakil gubernur.

Lalu, 112 permohonan gugatan hasil Pilkada bupati/wakil bupati dan 13 permohonan perselisihan Pilkada wali kota/wakil wali kota.(Edt)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Kapolres Tanjab Barat Hadiri Rakor Forkompimda Terkait Pilkada Serentak 2020

Pilkada

KPU Tetapkan Anwar Sadat-Hairan, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat Terpilih

Pilkada

Terima SK Rekom PAN di Pilgub Jambi, Al Haris Langsung Jadi Kader

Pilkada

Pilgub Jambi 2020 : Arena Pertarungan Para Bupati dan Wali Kota Bahkan Gubernur Petahana

Pilkada

MK Sudah Terima 82 Pengajuan Sengketa Hasil Pilkada, Satu Diantaranya dari Paslo Wako Sungai Penuh

Pilkada

MK Telah Terima 21 Pengajuan Sengketa Pilkada 2020, Termasuk Jambi?

Pilkada

Safrial Teken Surat Pernyataan Jadi Wakil Fachrori Dipilgub Jambi

Berita

Bersiaplah, KPU Akan Buka Lowongan Petugas PPS dan KPPS Ribuan Orang