Kisah Ibu Suprapti, Guru dari Pedesaan Tanjab Barat, Ajarkan Anak Baca Tulis di Tengah Pandemi

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2020 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Kondisi Belajar Anak-anak yang diberikan oleh Ibu Suparti di Emper Rumah

FOTO : Kondisi Belajar Anak-anak yang diberikan oleh Ibu Suparti di Emper Rumah

TUNGKAL ULU – Suprapti (48) merasa prihatin dengan anak-anak kelas 1 yang tidak memiliki handphone, sehingga sulit memiliki kesempatan belajar daring. Ia setiap hari harus menerima siswa yang ingin belajar, terutama memperlancar baca tulis.

Tempat ia mengajar di SDN 92/V Gemuruh, Tanjung Jabung Barat, Jambi, yang berada di daerah pedesaan Tungkal Ulu.

Setelah Pemerintah mengumumkan siswa harus belajar dari rumah untuk mencegah penularan Covid-19, Suprapti mulai menyusun jadwal pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan memanfaatkan grup WhatsApp paguyuban kelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menggunakan WA karena murah meriah, namun ya itu kendalanya tidak setiap orangtua punya Handpone,” ujar Suprapti yang juga fasilitator daerah Program PINTAR Tanoto Foundation.

Ia menyadari pembelajaran daring ini memerlukan dukungan orangtua.

“Pertama saya prioritaskan pertama adalah berkomunikasi, termasuk saya datangi rumah mereka, saya juga meyakinkan orangtua siswa untuk mendukung kebutuhan belajar dari rumah bagi anak-anaknya,” tukas Suprapti, Jum’at, (30/10).

Manfaatkan Teras Rumah untuk Belajar

Sebagai fasilitator kelas awal Tanoto Foundation, ia banyak memiliki strategi dan media untuk membuat anak cepat membaca, yang terpenting baginya anak tersebut mau belajar.

“Mulai dari pengenalan huruf, suku kata, dan kata, karena siswa masih kelas satu, jadi harus pelan-pelan, tidak boleh buru-buru,” katanya lagi.

Karena kebanyakan orangtua siswa adalah buruh kelapa sawit dan memerlukan dukungan dari Suprapti, mereka memasrahkan untuk belajar calistung (membaca, menulis dan berhitung kepada suprapti.

“Waktunya dibagi, dan tidak semua, jadi saya petakan dulu mana yang belum benar benar bisa membaca, tidak saya gabungkan,” ujarnya.

Suprapti juga membagi beberapa shift agar tidak berkumpul banyak-banyak.

“Yang saya utamakan siswa yang tidak memiliki handphone,” katanya.

Jadi harus benar-benar selektif, karena niat mulia Suprapti ini harus diapresiasi, menyediakan waktu dan teras rumahnya menjadi tempat belajar bagi siswa yang baru masuk sekolah dasar.

Bergantian Belajar

Pagi hari biasanya ada satu sampai dua shift. Setiap shift berisi tiga orang. Mereka dengan sabar bergantian agar tidak berjubel. Selain itu, Suprapti juga tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Pakai masker dan jaga jarak itu wajib, saya sampaikan ke orangtuanya. Juga tidak bersalaman dulu dengan siswa,” ujarnya.

Materi yang diberikan Suprapti seperti pengenalan huruf, menggunakan kartu huruf, lalu meningkat ke suku kata, sampai kata.

“Saya bagi juga, ada membaca terbimbing, lalu membaca bersama, namun sebagai dasar saya mengenalkan materi huruf, suku kata dan kata dulu, sampai memahami makna kata per kata,” ujarnya mantap.

Seperti pagi itu ia mengajar Bilqis Sidqia, Muhammad Fadli, Azka Al Riziq, Suprapti merasa senang karena mereka sudah bisa membaca.

“Tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata manakala murid kita bisa membaca dengan lancar,” katanya.

Bagi Suprapti, siswa lancar membaca adalah pondasi untuk ke kelas berikutnya, karena dengan membaca siswanya akan lebih banyak tahu ilmu pengetahuan.

“Siswa lebih percaya diri juga,” tutupnya.(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangis Haru dan Selawat Warnai Kepulangan Jemaah Haji Tanjab Barat, Ratusan Warga Padati Alun-Alun
Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Belasungkawa pada yang Wafat
Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar “Pengabuan Bersholawat” Besrama UAS di Teluk Nilau
Pemkab Tanjab Barat Turun Tangan Mediasi Sengketa Lahan Kelompok Tani Bukit Bakar Jaya dan PT WKS, Jalan Dibuka Kembali! 
Kemas Pesan Lebih Kreatif, Bupati Anwar Sadat Minta Jajaran Perkuat Iklan Layanan Masyarakat Antikorupsi
Bupati Anwar Sadat: Data Sensus Ekonomi 2026 Kunci Kebijakan Tepat Sasaran
Gelar Apel Sabuk Kamtibmas, Polres Tanjab Barat Satukan Komitmen Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas
Polres Tanjab Barat Borong Tiga Penghargaan Humas Polda Jambi
Berita ini 241 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:10 WIB

Tangis Haru dan Selawat Warnai Kepulangan Jemaah Haji Tanjab Barat, Ratusan Warga Padati Alun-Alun

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:03 WIB

Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Belasungkawa pada yang Wafat

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:48 WIB

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar “Pengabuan Bersholawat” Besrama UAS di Teluk Nilau

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:02 WIB

Pemkab Tanjab Barat Turun Tangan Mediasi Sengketa Lahan Kelompok Tani Bukit Bakar Jaya dan PT WKS, Jalan Dibuka Kembali! 

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:31 WIB

Kemas Pesan Lebih Kreatif, Bupati Anwar Sadat Minta Jajaran Perkuat Iklan Layanan Masyarakat Antikorupsi

Berita Terbaru