LIVE TV
Kunker ke Merangin, Danrem Gapu Sempatkan Olahraga Jalan Kaki di Kota Bangko DPRD Tanjab Barat Akan Gelar PAW Partai PBB Bupati Anwar Sadat dan Pimpinan DPRD Tandatangani Nota KRA RPJMD 2021-2026 Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini ke-142, Hairan Apresisi Kiprah Kaum Perempuan Kapolres Tanjabbar Lakukan Blusukan Penyusuran Informasi Premanisme di Kuala Tungkal

Home / Pilkada

Minggu, 6 Desember 2020 - 12:48 WIB

Masa Tenang, Bawaslu Tingkatian Patroli Pengawasan Politik Uang dan Kampaye Terselubung

FOTO : Mon Rezi, Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Tanjab Barat.

FOTO : Mon Rezi, Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Tanjab Barat.

KUALA TUNGKAL – Hari ini Pemilihan Kepala Daerah Tanjab Barat masuk tahapan masa tenang, Minggu (06/12/20).

Bawaslu mengupayakan pengawasan maksimal selama masa tenang jelang hari pemungutan suara pada pilkada 2020.

Tiga pelanggaran diantisipasi, yakni politik uang, pembagian sembako, dan kampanye di luar jadwal.

“Ini dilakukan untuk antisipasi timbulnya kecurangan-kecurangan yang dilakukan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati maupun tim pemenangan baik kampanye terselubung ataupun money politics,” ungkap Mon Rezi, Divisi Pengawasan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Tanjab Barat, Minggu (06/12/20).

BACA JUGA :  Warga Bahar Selatan Serahkan Senpi Rakitan ke Polisi

Mon Rezi tidak menampik, pada masa tenang merupakan waktu yang rawan timbulnya praktik-praktik kotor dalam Pilkada.

“Tujuan mereka ini menghalalkan segala cara untuk mengajak orang memilih pasangan calon yang mereka inginkan dengan memberikan sejumlah uang. Ini peringatan bagi oknum-oknum yang ingin melakukan money politics bahwa kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

BACA JUGA :  DPRD Tanjab Barat Akan Gelar PAW Partai PBB

Pengawasan melibatkan seluruh personil Bawaslu hingga Panwas TPS.

“Masyarakat juga dapat melaporkan indikasi pelanggaran melalui kontak persoan yang ada,” terangnya.

Patroli pengawasan dilakukan untuk memastikan masa tenang bebas dari kegiatan politik yang berpotensi memengaruhi preferensi pemilih pada pemungutan suara Pilkada 2020.

“Masyarakat harus menggunakan hak pilihnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Danrem dan Bawaslu Jambi Dorong Semua Komponen Masyarakat Sukseskan Pilkada

Pilkada

Pemkab Tanjab Barat Siap Gelar Pilkada Serentak 9 Desember

Pilkada

Santunnya Al Haris Tampak Saat Sikapi Pertanyaan dan Sanggahan Fachrori dan CE

Pilkada

Daftaran ke Golkar, Cici Halimah Jadi Satu-satunya Balon Bupati Tanjabbar Perempuan

Pilkada

Selesai, KPU Provinsi Jambi Tetapkan Al Haris-Abdullah Sani Raih Suara Terbanyak

Pilkada

Ini Zonasi Pemasangan APK dan Tempat Kampanye Umum di 13 Kecamatan Se Tanjab Barat

Pilkada

Abdullah Sani Serahkan Surat Pengunduran Diri ke PDI-P

Pilkada

KPU Tetapkan Haris-Sani Raih Suara Terbanyak PSU Pilgub Jambi