Menkumham Promosikan Kebebasan Beragama Indonesia di Hadapan Anggota Parlemen Inggris

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 25 Juli 2023 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna H. Laoly bersama Anggota Parlemen Inggris Fiona Bruce. FOTO : Dok Humas

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Yasonna H. Laoly bersama Anggota Parlemen Inggris Fiona Bruce. FOTO : Dok Humas

INGGRISMenteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mempromosikan kebebasan beragama Indonesia di hadapan anggota Parlemen Inggris, Fiona Bruce. Ia mengatakan pemerintah Indonesia memberikan perlindungan terhadap hak asasi manusia dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kebebasan beragama.

Yasonna menjelaskan Indonesia merupakan negara Muslim terbesar, sekaligus negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Dalam suasana keberagaman ini, pemerintah hadir memberikan kepastian hukum atas hak kebebasan pribadi masyarakat Indonesia.

Indonesia merupakan negara Muslim terbesar dan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia yang terus mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia dari berbagai aspek kehidupan, termasuk kebebasan beragama,” kata Yasonna dalam pertemuan antara delegasi Indonesia dengan Fiona Bruce di Inggris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebebasan beragama di Indonesia dijamin dan diatur dalam Undang-undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 pasal 28 E ayat (1) dan pasal 29 ayat (2). Selain itu, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia turut menjamin kebebasan beragama sebagai salah satu hak atas kebebasan pribadi dalam pasal 22 ayat (1) dan (2).

Yasonna menjelaskan kepada Bruce, selain Islam ada juga banyak agama lain di Indonesia dimana umatnya hidup berdampingan secara damai bahkan saling menjaga ketika masing-masing merayakan hari besarnya. Kondisi seperti itu bisa terjadi karena Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa. Pancasila, lanjut Yasonna, mampu menjadi payung yang menaungi beragam agama, kultur dan etnis di Indonesia sehingga masyarakatnya menghargai keberagaman dan toleran antar sesama.

Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, yang menghargai kebhinekaan, kemanusiaan yang adil dan beradab serta menjaga persatuan Indonesia,” kata Yasonna di hadapan Bruce, Senin malam (24/07/2023) waktu setempat.

“Pancasila mengajarkan pada kami untuk bebas tetapi bertanggungjawab. Yakin pada kebenaran keyakinannya masing-masing, tetapi menghormati keyakinan orang lain sehingga masyarakat hidup dalam harmoni, berbeda tetapi satu sebagaimana semboyan kami, Bhineka Tunggal Ika,” terangnya lebih lanjut.

Yasonna berharap pemerintah Indonesia dan Inggris dapat bekerja sama untuk mempromosikan kebebasan beragama, tidak hanya secara nasional tetapi pada level global. Ini mengingat Bruce merupakan utusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk Kebebasan Beragama dan Kepercayaan, serta ketua Aliansi Internasional  Kebebasan Beragama atau Kepercayaan.

“Indonesia mengharapkan dukungan dan saran dari Madam Bruce mengenai bagaimana kita dapat bekerja sama untuk mempromosikan kebebasan beragama secara global dan nasional dalam masyarakat kita yang beragam,” ujarnya.

Bruce sendiri menuturkan bahwa masyarakat internasional telah mengakui kemampuan Indonesia dalam melindungi kebebasan beragama meskipun mengalami berbagai tantangan dalam kondisi masyarakat yang majemuk. Untuk itu, Indonesia dipandang memiliki peran sentral terkait isu hak asasi manusia dalam konteks nasional dan global. Bruce berharap kerjasama Indonesia dan parlemen Inggris di bidang kebebasan beragama semakin meningkat.

Salah satu langkah kerja sama Indonesia dan parlemen Inggris adalah diadakannya Konferensi Internasional tentang Literasi Agama Lintas Budaya, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 13-14 November 2023 mendatang. Konferensi diselenggarakan oleh Kemenkumham bersama Institut Leimena, Pusat Internasional untuk Studi Hukum dan Agama di Brigham Young University Law School, dan Sekretariat Internasional Kebebasan Beragama yang berbasis di Amerika Serikat. Bruce sendiri telah mengonfirmasi kepastian untuk hadir sebagai salah satu pembicara dengan topik “Human Dignity and the Rule of Law: Global and Regional Outlook”. (Hms/adv)

Penulis : Humas

Sumber Berita: Kementerian Hukum dan HAM

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tanjab Barat Kukuhkan Kelompok Kerja Mangrove, Wujudkan Konservasi Berkelanjutan 
Mempererat Sinergi, Membangun Generasi: Bupati Anwar Sadat Sambut Hangat Safari Ramadan Universitas Jambi
Bupati Tanjung Jabung Barat Laksanakan Salat Tarawih Bersama Tim Safari Ramadan MUI Jambi
Gema Suara Emas di Balik Jeruji: Mengetuk Pintu Langit dari Lapas Kuala Tungkal
Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Buka Puasa Bersama di Desa Kampung Baru
Wabup Katamso di Forum Komisi II DPR: BUMD Harus Mandiri, Konflik Agraria Jambi Wajib Selesai
Dorong Transformasi Kawasan Pesisir, Bupati Anwar Sadat Lobi Kemen PKP Tambah Alokasi Bedah Rumah
Akselerasi Indeks Literasi, Pemkab Tanjab Barat Siapkan Instruksi Bupati Perkuat Pojok Baca
Berita ini 86 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 20:03 WIB

Bupati Tanjab Barat Kukuhkan Kelompok Kerja Mangrove, Wujudkan Konservasi Berkelanjutan 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:14 WIB

Mempererat Sinergi, Membangun Generasi: Bupati Anwar Sadat Sambut Hangat Safari Ramadan Universitas Jambi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:45 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Laksanakan Salat Tarawih Bersama Tim Safari Ramadan MUI Jambi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:14 WIB

Gema Suara Emas di Balik Jeruji: Mengetuk Pintu Langit dari Lapas Kuala Tungkal

Senin, 2 Maret 2026 - 09:43 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Buka Puasa Bersama di Desa Kampung Baru

Berita Terbaru