Optimalkan Data TKA, Menaker Yassierli: Jadi Acuan Strategis Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 18:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah, berkemeja krem) berfoto bersama para peserta usai menghadiri acara Sinergitas Pembinaan dan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Jakarta, Rabu (23/9/2026). (FOTO : Dok. Biro Humas Kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (tengah, berkemeja krem) berfoto bersama para peserta usai menghadiri acara Sinergitas Pembinaan dan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Jakarta, Rabu (23/9/2026). (FOTO : Dok. Biro Humas Kemnaker)

JAKARTA, 24 September 2026 – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan data Tenaga Kerja Asing (TKA) secara strategis. Langkah ini diambil guna memetakan kebutuhan pasar kerja global sekaligus menjadi instrumen valid dalam menyiapkan pemenuhan kompetensi tenaga kerja domestik agar mampu bersaing di sektor-sektor industri prioritas.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa data TKA memberikan gambaran riil mengenai jenis okupasi dan klaster keahlian khusus yang saat ini tengah didominasi oleh korporasi dan dunia industri. Melalui analisis data tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi kesenjangan keterampilan (skill gap) di pasar kerja nasional.

“Melalui integrasi data yang akurat, kita dapat memetakan secara spesifik posisi apa saja yang banyak diisi oleh TKA—misalnya process engineer atau keahlian teknis lainnya. Ini adalah sinyal kuat mengenai arah kebutuhan pasar kerja saat ini,” ujar Menaker Yassierli dalam agenda Sinergitas Pembinaan dan Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Jakarta, Rabu (23/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Yassierli menjelaskan bahwa pemetaan ini akan mendasari penyusunan Daftar Jabatan Kritis (Critical Occupation List) untuk memproyeksikan kebutuhan industri di masa depan. Indikator ini nantinya akan disinergikan dengan institusi pendidikan dan lembaga pelatihan vokasi agar kurikulum yang diterapkan berjalan selaras (link and match) dengan dinamika dunia usaha.

“Institusi pendidikan memerlukan basis data penyerapan tenaga kerja yang valid ini agar proyeksi pengembangan kompetensi di masa depan dapat tepat sasaran,” tambahnya.

Menaker juga menekankan bahwa proses validasi penggunaan TKA kini tidak lagi sekadar pemenuhan aspek administratif semata. Pengawasan ketat terhadap kualifikasi, keberadaan tenaga kerja pendamping lokal, serta realisasi transfer teknologi (transfer of knowledge) wajib dikawal guna memberikan nilai tambah langsung terhadap peningkatan kapasitas pekerja dalam negeri.

Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri oleh para petugas validasi pembayaran Dana Kompensasi Penggunaan TKA (DKPTKA). Akurasi dan akuntabilitas proses validasi yang dilakukan para petugas menjadi pilar penting dalam menghasilkan basis data yang kredibel untuk mendukung fungsi pembinaan, pengawasan, serta pengambilan kebijakan ketenagakerjaan yang presisi.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Tahan 8 Tersangka OTT BPN Bogor, Seret Pejabat ATR/BPN hingga Presdir Summarecon
Kemnaker Dampingi 20 Perusahaan Tingkatkan Produktivitas Lewat Perbaikan Sistem Kerja
Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs
ALMM 2026: Menaker Yassierli Dorong Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja Migran ASEAN
Kemnaker: Sertifikasi Jadi Kunci Pastikan Kompetensi Tenaga Kerja Permanent Makeup
Kemnaker–JICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
Polres Metro Jakarta Selatan Usut Temuan 998 Senjata, Narkoba, dan Konten Porno di Sekolah Swasta Kebayoran Lama
Dongkrak Daya Saing, Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal 50 UMKM Binaan
Berita ini 10 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 18:30 WIB

Optimalkan Data TKA, Menaker Yassierli: Jadi Acuan Strategis Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 15 September 2026 - 19:12 WIB

KPK Tahan 8 Tersangka OTT BPN Bogor, Seret Pejabat ATR/BPN hingga Presdir Summarecon

Sabtu, 5 September 2026 - 01:11 WIB

Kemnaker Dampingi 20 Perusahaan Tingkatkan Produktivitas Lewat Perbaikan Sistem Kerja

Kamis, 3 September 2026 - 19:16 WIB

Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja Hadapi Peluang Green Jobs

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:16 WIB

ALMM 2026: Menaker Yassierli Dorong Penguatan Keterampilan dan Pelindungan Pekerja Migran ASEAN

Berita Terbaru