indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Menyonsong Pemilu 2024, Bawaslu Tanjab Barat Kunjungi Kantor DPC PDI Perjuangan Terima Penghargaan Capaian Vaksinasi dari Kapolres, Agus Purba Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat Kumpeh Ulu Penyuluhan Pola Hidup Sehat dan Penyakit Kronis di Korem 042/Gapu Lengkapi Syarat Ini, Tenaga Honorer di Tanjab Barat Serbu Dukcapil 4 Tips untuk Digitalisasi Bagi UMKM di 2022

Home / Nasional

Minggu, 11 Juli 2021 - 01:23 WIB

Pedagang Bubur yang Didenda Rp 5 Juta Dapat Bantuan dari Andre Rosiade

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade. FOTO : Tangkapan Layar Video Youtube Kompas.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade. FOTO : Tangkapan Layar Video Youtube Kompas.com

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade merasa iba dengan kasus pedagang bubur di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang didenda Rp 5 juta karena melanggar PPKM Darurat.

Untuk meringankan beban yang bersangkutan, Andre mengaku telah mengirimkan uang sebesar Rp 5 juta.

Andre menegaskan, bantuan yang diberikan itu murni karena dasar kemanusiaan dan tak ada motif politik.

“Enggak ada unsur politiknya. Salwa bukan berasal dari dapil saya. Saya ikhlas untuk meringankan biaya Salwa,” kata Andre yang berasal dari daerah pemilihan Sumatera Barat dikutip dari nasional.kompas.com, Jumat (09/07/21).

BACA JUGA :  Vaksin Booster Bakal Diberlakukan Lagi Untuk Syarat Berpergian dan Masuk Mall

Sebelum memberikan bantuan itu, Andre mengaku terlebih dahulu menghubungi pedagang bubur itu untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang dialami.

“Saya tanya apakah sudah ada yang membantu, dia bilang sudah. Kemudian saya tanya lagi apakah masih berdagang, dia jawab tidak. Ya sudah, saya bantu Rp 5 juta,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Bulog Kuala Tungkal Menyediakan 700 Kilogram Daging Beku, Cek Harganya

Terpisah, Salwa saat dikonfirmasi membenarkan jika saat ini sudah tidak berjualan.

Ia mengaku untuk sementara memilih pulang ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, hingga kebijakan PPKM Darurat selesai dilaksanakan.

“Kami memilih tak jualan akhirnya, kami pulang kampung sekarang dan enggak akan jualan sampai PPKM Darurat berakhir. Kami mau menenangkan diri dulu kumpul di kampung halaman di Garut,” jelas Salwa (28).

Share :

Baca Juga

Berita

Begini Cara Mengisi Data Sensus Penduduk Online

Nasional

Penahanan Enam Tersangka Kasus Suap DPRD Jambi Diperpanjang KPK

Berita

Berikut Peringatan BKN Agar Tak Gugur Tes SKD

Berita

Peserta Tes SKD CPNS 9 Kabupaten/Kota di Jambi Resah, Ini Penyebabnya

Nasional

Terbaru, BPOM Setujui Vaksin Sinovac Untuk Lansia di Atas 60 Tahun

Nasional

Postingan Instagram Bupati Banjarnegara Pasca Ditahan Buat Geger KPK

Nasional

BKN Pastikan Hasil Verval SKD CPNS 2019 Telah Dikirim ke Seluruh Instansi Untuk Diumumkan

Nasional

Buntut Pecabulan 12 Santriwati Hingga Beranak, Kemenag Tutup Pesantren di Bandung