YTUBE
Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kementrian ATR/BPN Atas Penyelesaian Konflik Lahan Warga SAD 113 Satreskrim Polres Merangin Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu Pahami Aturan dan Tidak Melakukan Pelanggaran Ditangkap Lantaran Curi 53 Jenjang Buah Sawit Dandim 0419 Tanjab : Menwa Jadilah Pelopor Kebaikan di Lingkungan Masyarakat

Home / Nasional

Minggu, 11 Juli 2021 - 01:23 WIB

Pedagang Bubur yang Didenda Rp 5 Juta Dapat Bantuan dari Andre Rosiade

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade. FOTO : Tangkapan Layar Video Youtube Kompas.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade. FOTO : Tangkapan Layar Video Youtube Kompas.com

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade merasa iba dengan kasus pedagang bubur di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang didenda Rp 5 juta karena melanggar PPKM Darurat.

Untuk meringankan beban yang bersangkutan, Andre mengaku telah mengirimkan uang sebesar Rp 5 juta.

Andre menegaskan, bantuan yang diberikan itu murni karena dasar kemanusiaan dan tak ada motif politik.

“Enggak ada unsur politiknya. Salwa bukan berasal dari dapil saya. Saya ikhlas untuk meringankan biaya Salwa,” kata Andre yang berasal dari daerah pemilihan Sumatera Barat dikutip dari nasional.kompas.com, Jumat (09/07/21).

BACA JUGA :  Delapan Pelajar SMP Diamankan Polsek Kota Baru

Sebelum memberikan bantuan itu, Andre mengaku terlebih dahulu menghubungi pedagang bubur itu untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang dialami.

“Saya tanya apakah sudah ada yang membantu, dia bilang sudah. Kemudian saya tanya lagi apakah masih berdagang, dia jawab tidak. Ya sudah, saya bantu Rp 5 juta,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Satreskrim Polres Merangin Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Terhadap Anak

Terpisah, Salwa saat dikonfirmasi membenarkan jika saat ini sudah tidak berjualan.

Ia mengaku untuk sementara memilih pulang ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, hingga kebijakan PPKM Darurat selesai dilaksanakan.

“Kami memilih tak jualan akhirnya, kami pulang kampung sekarang dan enggak akan jualan sampai PPKM Darurat berakhir. Kami mau menenangkan diri dulu kumpul di kampung halaman di Garut,” jelas Salwa (28).

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Resmi BKN Tunda Pelaksanaan SKB CPNS 2019, Sampai Kapan?

Pendidikan

Persiapkan New Normal Pendidikan yang Berorientasi Pada Siswa

Advetorial

Wabup Amir Sakib Hadiri Apkasi Otonomi Expo 2019 di Jakarta

Nasional

Pemerintah Ubah Skema Subsidi Listrik, Begini Skemanya

Nasional

Dispensasi Perkawinan Anak Meningkat, Menko PMK Minta MUI Terbitkan Fatwa

Nasional

Dituding Membangun Masjid Tidak Berizin, Warga LDII Tegal Balong Sudah Taati Aturan Pemerintah

Nasional

MenPAN RB, ASN Terlibat Narkoba Berhentikan Tidak Hormat

Nasional

4 Provinsi Ini Tergolong Rawan Bencana Hidrometeorologi La Nina