indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Markanya Aksi Brutal Geng Motor Jadi Atensi Khusus Kapolda Jambi Sertijab Ketua Remaja Masjid Jamik Darussalam Desa Senaung Polda Jambi Buka Penerimaan Siswa SIPSS Tahun 2022 Lelang 13 Jabatan Kepala OPD di Tanjab Barat Ditargetkan Rampung Bulan Maret Sat Polair Imbau Nelayan dan Transportasi Air Waspadai Perubahan Cuaca

Home / Nasional

Minggu, 11 Juli 2021 - 01:23 WIB

Pedagang Bubur yang Didenda Rp 5 Juta Dapat Bantuan dari Andre Rosiade

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade. FOTO : Tangkapan Layar Video Youtube Kompas.com

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade. FOTO : Tangkapan Layar Video Youtube Kompas.com

JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Andre Rosiade merasa iba dengan kasus pedagang bubur di Tasikmalaya, Jawa Barat, yang didenda Rp 5 juta karena melanggar PPKM Darurat.

Untuk meringankan beban yang bersangkutan, Andre mengaku telah mengirimkan uang sebesar Rp 5 juta.

Andre menegaskan, bantuan yang diberikan itu murni karena dasar kemanusiaan dan tak ada motif politik.

“Enggak ada unsur politiknya. Salwa bukan berasal dari dapil saya. Saya ikhlas untuk meringankan biaya Salwa,” kata Andre yang berasal dari daerah pemilihan Sumatera Barat dikutip dari nasional.kompas.com, Jumat (09/07/21).

BACA JUGA :  Kapolres Tanjab Timur Takziah ke Rumah 5 Korban Meninggal di Palka Tongkang

Sebelum memberikan bantuan itu, Andre mengaku terlebih dahulu menghubungi pedagang bubur itu untuk mengetahui kondisi sebenarnya yang dialami.

“Saya tanya apakah sudah ada yang membantu, dia bilang sudah. Kemudian saya tanya lagi apakah masih berdagang, dia jawab tidak. Ya sudah, saya bantu Rp 5 juta,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Lelang 13 Jabatan Kepala OPD di Tanjab Barat Ditargetkan Rampung Bulan Maret

Terpisah, Salwa saat dikonfirmasi membenarkan jika saat ini sudah tidak berjualan.

Ia mengaku untuk sementara memilih pulang ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, hingga kebijakan PPKM Darurat selesai dilaksanakan.

“Kami memilih tak jualan akhirnya, kami pulang kampung sekarang dan enggak akan jualan sampai PPKM Darurat berakhir. Kami mau menenangkan diri dulu kumpul di kampung halaman di Garut,” jelas Salwa (28).

Share :

Baca Juga

Nasional

Dispenad Tingkatkan Kemitraaan dan Kerja Sama Publikasi dan Latihan Jurnalis dengan CNN Indonesia

Nasional

PPP Desak Pemerintah Angkat Guru Honorer, Alasannya Guru PNS Banyak Pensiun

Nasional

Pekan Olahraga Wartawan Nasional Tetap Digelar Tahun 2021

Nasional

KPK OTT Pejabat Kemensos Terkait Bantuan Sosial Covid-19

Nasional

BKN Nyatakan Verval SKD 521 Instansi Selesai, Kelulusan SKD Diumumkan pada 22–23 Maret 2020

Nasional

Sedihnya, Menpan RB Sebut Tak Ada Penerimaan CPNS Tahun 2020 hingga 2021

Nasional

Natal, 11.669 Napi Dapat Remisi, 195 Langsung Bebas

Nasional

Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok