LIVE
Besok DPRD Tanjab Barat Akan Gelar Vaksinasi 1.000 Dosis Bupati Kolaka Timur Disebut Terjaring OTT KPK Semangat Satgas TMMD Ke-112 Kodim HST Bangun Jembatan Pedesaan Tegas! Bupati Tanjabbar Minta Perusahaan dalam Forum TJSLP Jujur dan Terbuka Pemkab Tanjab Barat Gelar Rapat Kerja dengan 57 Perusahaan Forum TJSLP

Home / Ekonomi / Pemerintahan

Rabu, 29 Januari 2020 - 19:55 WIB

Pedagang Parit Satu Masih Enggan Pindah Dengan Alasan Ini, Begini Sikap Perindag

FOTO : Kepala Dinas KUKM Perindag saat turun ke Pasar Parit I Kuala Tungkal, Rabu (29/01/20)

FOTO : Kepala Dinas KUKM Perindag saat turun ke Pasar Parit I Kuala Tungkal, Rabu (29/01/20)

KUALA TUNGKAL – Upaya Pemkab Tanjab Barat menggeser 60 lapak pedagang di Parit I Kuala Tungkal nampaknya hingga kini belum optimal. Pasalnya sejumlah pedagang masih tetap membuka lapak dan berjualan di lokasi tersebut.

Padahal Dinas KUKM Perindag telah melakukan beberapa rangkaian pendekatan baik melalui rapat hingga pendekatan secara langsung.

Bahkan Pemkab Tanjab Barat telah membangun fasilitas pasar moderen, lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung bagi kenyamanan pedagang dan pembeli.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjab Barat Gelar Rapat Kerja dengan 57 Perusahaan Forum TJSLP

Para pedagang masih bersikukuh tak mau pindah dengan alasan akses dan kenyamanan pembeli. Bahkan pedagan beranggapan tidak menganggu trotoar (fasilitas umum).

“Kita hari ini kembali lakukan sudah ke lapak lapak dan mencari tau alasan kenapa para pedagang tidak mau pindah. Sesuai hasil rapat terdahulu seharusnya para pedagang sudah tidak membuka lapak disini,” ungkap Kepala Dinas KUKM Koperindag, Syafriwan,SE di lokasi Rabu (29/01/20).

Safriwan juga menegaskan, pemerintah akan melakukan tindakan tegas dengan menggusur paksa lapak, jika tidak mau pindah ke pasar yang sudah disiapkan.

BACA JUGA :  Pohon dan Tanaman Sekitar Jaringan Listrik Akan dilakukan Pemangkasan

“Sebenarnya kita tidak mau melakukan hal yang tidak baik, tapi jika itu harus, kita akan lakukan penggusuran paksa,” tegasnya.

Sementara salah satu pedagang sayur sayuran Erma mengaku tidak setuju jika dipindahkan ke pasar yang baru.

Alasannya, lapak yang ia gunakan sama sekali tidak mengganggu pasilitas umum seperti trotoar dan jalan.

BACA JUGA :  148 PNS di Tanjabbar Masuk Masa Pensiun, Paling Banyak Tenaga Guru

“Saya tidak mau pindah, lapak saya tidak mengganggu trotoar apa lagi jalan. Jadi saya tidak setuju dipindahkan,” katanya.

Lain halnya dengan pengakuan Arif salah satu pemilik rumah yang menyiapkan lapak mengatakan keberatannya jika pasar dipindah.

Ia beralasan jika lapak yang ia sediakan murni membantu pedagang ikan menjajakan dagangannya. Sebab lokasinya dinilai strategis dan mudah diakses.

“Bukannya tidak setuju dengan program pemerintah, jika ada solusi lain kan lebih bagus,” ucapnya.(hy)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Di Tanjabbar, Pasar Beduk dan Pasar Obral Ramadhan Tahun Ini Ditiadakan

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Buka Rakor Intensifikasi PBB dan Laounching Penyerahan SPPT PBB P2 Tahun 2020

Advetorial

Pemkab Tanjab Barat Berhasil Raih WTP Atas LHP LKPD 2018

Pemerintahan

Sekda; Tanggal 22 Mei, ASN di Tanjab Barat Tetap Masuk Kerja

Pemerintahan

Bupati Safrial Pimpin Penyemprotan Disinfektan Pencegahan Covid-19

Ekonomi

How One Furniture Manufacturer Goes ‘Beyond Sustainability’

Advetorial

BKAD Tanjab Barat Gelar Sosialisasi Ranperda APBD Perubahaan Tahun Anggaran 2019

Kuala Betara

Ratusan Warga Desa Tanjug Pasir Terima Sertifikat Tanah Program PTSL