indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
•    LIVETV
Putra Mantan Wapres Try Sutrisno Jabat Pangdam III/Siliwangi Wali Kota Jambi Pimpin Kegiatan Outbound Pejabat Eselon II dan III di Hutan Kota Tim Gabungan Polda Jambi Tangkap Pelaku Pembunuhan di Angso Duo Pimpin Musyawarah Ranting PAN se Kecamatan Sekernan, Aidi Hatta Tekankan Ini Hadir Saat Pelantikan BPD-KKSS, Wabup Hairan Menyampaikan Ini

Home / Ekonomi / Pemerintahan

Rabu, 29 Januari 2020 - 19:55 WIB

Pedagang Parit Satu Masih Enggan Pindah Dengan Alasan Ini, Begini Sikap Perindag

FOTO : Kepala Dinas KUKM Perindag saat turun ke Pasar Parit I Kuala Tungkal, Rabu (29/01/20)

FOTO : Kepala Dinas KUKM Perindag saat turun ke Pasar Parit I Kuala Tungkal, Rabu (29/01/20)

KUALA TUNGKAL – Upaya Pemkab Tanjab Barat menggeser 60 lapak pedagang di Parit I Kuala Tungkal nampaknya hingga kini belum optimal. Pasalnya sejumlah pedagang masih tetap membuka lapak dan berjualan di lokasi tersebut.

Padahal Dinas KUKM Perindag telah melakukan beberapa rangkaian pendekatan baik melalui rapat hingga pendekatan secara langsung.

Bahkan Pemkab Tanjab Barat telah membangun fasilitas pasar moderen, lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung bagi kenyamanan pedagang dan pembeli.

Para pedagang masih bersikukuh tak mau pindah dengan alasan akses dan kenyamanan pembeli. Bahkan pedagan beranggapan tidak menganggu trotoar (fasilitas umum).

“Kita hari ini kembali lakukan sudah ke lapak lapak dan mencari tau alasan kenapa para pedagang tidak mau pindah. Sesuai hasil rapat terdahulu seharusnya para pedagang sudah tidak membuka lapak disini,” ungkap Kepala Dinas KUKM Koperindag, Syafriwan,SE di lokasi Rabu (29/01/20).

BACA JUGA :  Wali Kota Jambi Pimpin Kegiatan Outbound Pejabat Eselon II dan III di Hutan Kota

Safriwan juga menegaskan, pemerintah akan melakukan tindakan tegas dengan menggusur paksa lapak, jika tidak mau pindah ke pasar yang sudah disiapkan.

“Sebenarnya kita tidak mau melakukan hal yang tidak baik, tapi jika itu harus, kita akan lakukan penggusuran paksa,” tegasnya.

Sementara salah satu pedagang sayur sayuran Erma mengaku tidak setuju jika dipindahkan ke pasar yang baru.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Buka Perdana Pengajian Rutin Bagi ASN Pemprov Jambi

Alasannya, lapak yang ia gunakan sama sekali tidak mengganggu pasilitas umum seperti trotoar dan jalan.

“Saya tidak mau pindah, lapak saya tidak mengganggu trotoar apa lagi jalan. Jadi saya tidak setuju dipindahkan,” katanya.

Lain halnya dengan pengakuan Arif salah satu pemilik rumah yang menyiapkan lapak mengatakan keberatannya jika pasar dipindah.

Ia beralasan jika lapak yang ia sediakan murni membantu pedagang ikan menjajakan dagangannya. Sebab lokasinya dinilai strategis dan mudah diakses.

“Bukannya tidak setuju dengan program pemerintah, jika ada solusi lain kan lebih bagus,” ucapnya.(hy)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Tahun Baru 2020, Wabup Amir Sakib dan Satgas Pangan Turun ke Pasar

Pemerintahan

Puluhan Pejabat Fungsional Pemkab Tanjab Barat Dilantik

Pemerintahan

Dukcapil Tanjabbar Stop Pelayanan Perekaman e-KTP, Pelayanan Konsultasi Menggunakan WhatsApp

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Serahkan 185 SK CPNS Tahun 2018

Ekonomi

Dekranasda Tanjab Barat Datangkan Pelatih Membatik Legendaris 

Pemerintahan

Bupati Tanjab Barat Hadiri Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Jambi

Pemerintahan

163 CPNS Tanjab Barat Terima SK Pengangkatan PNS

Advetorial

Bupati Safrial Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional Inseminasi Buatan Bank Jambi