YTUBE
Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Jambi Launching ‘NasDem Memanggil’ Polsek Bangko Amankan Pelaku Pencurian Sepeda BMX Clarion Dalam 2 Pekan, Satnarkoba Polres Tanjab Timur Ungkap 3 Kasus Narkoba dengan 4 Tersangka PN Jambi Tolak Praperadilan Kasus BBM PT. Jambi Tulo Tiga Pemuda Kota Jambi Diamankan Polisi Atas Kepemilikan 1.925 Gram Ganja

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 18 Juni 2022 - 10:20 WIB

Pelunasan Ganti Rugi Tiang WFC Macet, Apri : Pemda Seperti Tidak Dihargai

Kondisi Salah Satu Tiang WFC yang rusak belum diperbaiki. FOTO : Tangkapan Layar

Kondisi Salah Satu Tiang WFC yang rusak belum diperbaiki. FOTO : Tangkapan Layar

KUALA TUNGKAL – Masih ingat dengan Insiden Kapal Motor Serba Guna I yang mengalami putus Tali saat sandar di Dermaga Muat Tanggo Rajo Ulu dan kemudian menabrak salah satu Tiang WFC (Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam Jum’at (22/1/22) lalu, akibat kejadian tersebut salah satu Tiang WFC ini mengalami kerusakan fatal (Patah).

Sesuai dengan kesepakatan rapat 15 Maret 2022 pihak Kapal bersedia memperbaiki Tiang WFC yang patah sesuai dengan angka perhitungan Tim PU-PR Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi sebesar Rp 144 Juta Rupiah.

“Perjanjian dalam pembayaran untuk pelunasannya dari ganti rugi 3 (Tiga) Bulan selesai. Kenyataan nya sudah lewat 3 bulan belum ada kabar lebih lanjut dari pihak yang bersangkutan Pemilik Kapal ( Hengli Efendi),” kata Kadis PU-PR Kabupaten Tanjung Jabung Barat Apri Dasman, Jum’at (17/6/22).

BACA JUGA :  Arah Baru, PKS Dukung Usul Demokrat Bentuk Sekber Koalisi Pendukung Anies

Dari 3 (Tiga) Bulan perjanjian awal untuk pelunasan sebesar Rp144 Juta rupiah yang bersangkutan baru membayar 1 (Satu) kali sebesar Rp12 Juta Rupiah.

Pemda seperti tidak dihargai oleh Pemilik Kapal. Karena yang bersangkutan tidak komit dari perjanjian awal,” kata Apri Dasman.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Barat Syamsul Juhari saat disinggung perihal ganti rugi tiang WFC tersebut baru diangsur satu kali menyebutkan, sudah ada tanggung jawab Pemilik Kapal Motor sesuai kesepakatan membayar kerugian aset Pemda senilai Rp144 Juta selama jangka Waktu 3 (Tiga) Bulan paling lambat jatuh tempo.

BACA JUGA :  PPBI Tanjab Barat Tampilkan 14 Jensi Bonsai Terbaik Diperesmian Masjid As-Syarif Kodim 0419/Tanjab

“Ya memang baru sekali tapi nanti Pemkab akan buat Surat penagihan sisa uang yang belum dilunasi sebelum jatuh tempo,” sebut Kadishub.

Sementara Hengli Efendi Pemilik Kapal Motor Serba Guna I saat dikonfirmasi lintastungkal mengakui lagi mengalami permasalahan dengan keuangan.

“Lagi macet keuangan. Mudah – mudahan Senin ini kita stor,” ucap Hengli singkat.(Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Ketua MD KAHMI Tanjabbar : Munas ke XI Memperkuat Komunikasi dan Silaturahmi

Tanjab Barat

Wabup Hadiri Serijab Kalapas Kelas II B Kuala Tungkal

Tanjab Barat

Berikut Jadwal dan Tempat Vaksinasi Massal Covid-19 Tanjab Barat

Tanjab Barat

Ratusan Jama’ah Padati Acara Haul Syekh Abdul Qadir Al Jilani di Parit Deli

Tanjab Barat

Tinjau Pospam di Tanjab Barat Irwasda : Atensi Kita Lakalantas, Kriminalitas dan Covid-19

Tanjab Barat

Polsek Tungkal Ulu Terima Senjata Kecepek dan Peluru dari Warga Pelabuhan Dagang

Tanjab Barat

30 Nelayan Tanjabbar Terima Bantuan Alat Tangkap Udang Ketak

Tanjab Barat

Jelang Lebaran, Wadansatgas Covid Himbau Warga Tungkal Ilir Tingkatkan Waspada Covid-19