YTUBE
Perintahkan Menembak, Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka Kematian Brigadir J Kapolres Tanjab Timur Pimpin Pembaretan Tradisi Penyambutan 23 Baja Jual Bendera, Wanita Asal Bandung Mencari Peruntungan di Tanjabbar Mobil Ayla Vs Honda Brio Beradu, Tak Hanaya Lecet Pengemudi Alami Luka Hari Jadi Kabupaten Tanjab Barat ke 57, Dinkes Hadir Melayani Masyarakat

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 18 Juni 2022 - 10:20 WIB

Pelunasan Ganti Rugi Tiang WFC Macet, Apri : Pemda Seperti Tidak Dihargai

Kondisi Salah Satu Tiang WFC yang rusak belum diperbaiki. FOTO : Tangkapan Layar

Kondisi Salah Satu Tiang WFC yang rusak belum diperbaiki. FOTO : Tangkapan Layar

KUALA TUNGKAL – Masih ingat dengan Insiden Kapal Motor Serba Guna I yang mengalami putus Tali saat sandar di Dermaga Muat Tanggo Rajo Ulu dan kemudian menabrak salah satu Tiang WFC (Titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam Jum’at (22/1/22) lalu, akibat kejadian tersebut salah satu Tiang WFC ini mengalami kerusakan fatal (Patah).

Sesuai dengan kesepakatan rapat 15 Maret 2022 pihak Kapal bersedia memperbaiki Tiang WFC yang patah sesuai dengan angka perhitungan Tim PU-PR Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi sebesar Rp 144 Juta Rupiah.

“Perjanjian dalam pembayaran untuk pelunasannya dari ganti rugi 3 (Tiga) Bulan selesai. Kenyataan nya sudah lewat 3 bulan belum ada kabar lebih lanjut dari pihak yang bersangkutan Pemilik Kapal ( Hengli Efendi),” kata Kadis PU-PR Kabupaten Tanjung Jabung Barat Apri Dasman, Jum’at (17/6/22).

BACA JUGA :  26 Bintara Polri Ikuti Pembinaan Tradisi Personel Ditpolairud

Dari 3 (Tiga) Bulan perjanjian awal untuk pelunasan sebesar Rp144 Juta rupiah yang bersangkutan baru membayar 1 (Satu) kali sebesar Rp12 Juta Rupiah.

Pemda seperti tidak dihargai oleh Pemilik Kapal. Karena yang bersangkutan tidak komit dari perjanjian awal,” kata Apri Dasman.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Tanjung Jabung Barat Syamsul Juhari saat disinggung perihal ganti rugi tiang WFC tersebut baru diangsur satu kali menyebutkan, sudah ada tanggung jawab Pemilik Kapal Motor sesuai kesepakatan membayar kerugian aset Pemda senilai Rp144 Juta selama jangka Waktu 3 (Tiga) Bulan paling lambat jatuh tempo.

BACA JUGA :  Kapolsek Sungai Gelam Bersama Tim Terpadu Cekan Hotspot

“Ya memang baru sekali tapi nanti Pemkab akan buat Surat penagihan sisa uang yang belum dilunasi sebelum jatuh tempo,” sebut Kadishub.

Sementara Hengli Efendi Pemilik Kapal Motor Serba Guna I saat dikonfirmasi lintastungkal mengakui lagi mengalami permasalahan dengan keuangan.

“Lagi macet keuangan. Mudah – mudahan Senin ini kita stor,” ucap Hengli singkat.(Bas)

Share :

Baca Juga

Berita

Ini 15 Finalis Lomba Menjahit Masker Merah Putih Polres Tanjab Barat

Tanjab Barat

Sambut Audiensi PPDI, Bupati Safrial Harap Bisa Sinergi Bangun Desa

Tanjab Barat

Ombudsman Sebut Tanjab Barat Masuk Predikat Tinggi dalam Pelayanan Publik

Tanjab Barat

Jam Malam di Kuala Tungkal Mulai Berlaku Hari Ini, Aktivitas Warga Hingga Pukul 22.00 WIB

Tanjab Barat

Pimpin Apel, Dan SSK TMMD ke-113 Ingatkan Jaga Nama Baik Satuan

Tanjab Barat

Hari Bhayangkara ke-76, Polres Tanjabbar Tabur Bunga di TMP dan Pelabuhan Marina

Tanjab Barat

Terima Opini WTP, Anwar Sadat : Paling Penting Konsisten Menjalankan Aturan BPK RI

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Salurkan Insentif Bagi 189 Petugas Syara’, Da’i Desa dan Guru Ponpes