YTUBE
IKM di Tanjabbar Bertambah, Bidang Perindustrian Dorong Pelaku Industri Miliki Sertifikat Halal Ini Nama-nama 178 Peserta Peneriama Beasiswa S1 dan S3 Provinsi Jambi 2022 Ini Situs Resmi Pengurusan e-VoA Kapolres dan Dandim 0417 Kerinci Sidak ke Kantor Pelayanan Publik Samsat Ops Pekat Jelang Nataru, Polda Jambi Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Merk

Home / Tanjab Timur

Kamis, 8 Juli 2021 - 00:50 WIB

Pemkab Tanjab Timur Jalin Kerjasama dengan PT. WKS Terkait Penyediaan Cocofed dan Sekam

Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto Saat Kunjungan ke Distrik VII PT. WKS dalam rangka peningkatan koordinasi pengembangan produk lokal dan BUMDes, Selasa (06/97/21). FOTO : FB.DOK.TJT.

Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto Saat Kunjungan ke Distrik VII PT. WKS dalam rangka peningkatan koordinasi pengembangan produk lokal dan BUMDes, Selasa (06/97/21). FOTO : FB.DOK.TJT.

MUARA SABAK – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus berupaya melakukan terobosan ataupun mencari peluang untuk dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung ini.

Salah satunya Pemkab Tanjab Timur menfasilitasi pihak PT. WKS dengan pihak BUMDes di tiga desa untuk bermitra dan bekerjasama dalam rangka penyediaan Cocofed dan Sekam yang merupakan kebutuhan utama dalam proses pembibitan tanaman di PT. WKS. Tiga desa tersebut, yakni Desa Rantau Karya, Kota Baru dan Suka Maju.

Hal itu disampaikan Bupati Tanjab Timur, H. Romi Hariyanto, SE usai mengunjungi Distrik VII PT. WKS, Rabu (6/7/21).

Inovasi dan terobosan tersebut dalam rangka pengembangan dan pemulihan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :  Unggul 3-1 Adu Penalti, Tim Tebing Tinggi Melangkah ke Final

Romi mengatakan, Cocofed itu bahan baku utamanya adalah sabut kelapa yang ketersediannya sangat banyak di Kabupaten Tanjab Timur. Sedangkan Sekam padi juga sangat berlimpah di Kabupaten Tanjab Timur.

“Selama ini Sekam padi hanya terbuang begitu saja tanpa ada pengolahan, sehingga sekam tersebut tidak memiliki nilai ekonomis, bahkan hanya menjadi limbah,” kata Bupati.

Diakuinya, selama ini PT. WKS membeli cocofed dan sekam bakar tersebut di daerah Lampung dengan volume lebih kurang 160.000 m3 per bulan.

Estimasi belanjanya kalau dihitung dengan harga cocofed dipasarkan bisa lebih Rp 200 juta per bulan.

BACA JUGA :  Apel Gabungan TNI-POLRI, Ini Pesan Dandim 0419 Tanjab dan Kapolres Tanjabtim

“Alangkah baiknya jika untuk pemesanan cocofed dan sekam bakar itu sendiri dikelola oleh masyarakat lokal, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Tanjab Timur,” terangnya.

Untuk itu Bupati menerangkan, demi suksesnya rencana dan kerjasama tersebut, pihak PT. WKS menjadi pendamping dan mitra bagi BUMDes dan masyarakat untuk dapat menghasilkan cocofed dan sekam bakar sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

“Dengan tujuan pihak BUMDes nantinya dapat menjual hasil produksi tersebut kepada pihak PT. WKS,” kata Bupati

Dijelaskan Bupati, pihak PT. WKS bersama BLK Tanjab Timur akan melakukan pelatihan bagi masyarakat cara membuat cocofed dan sekam bakar.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Tanjab Timur

Sinergi Kodim 0419/Tanjab dengan Pemda Tanjabtim Timbulkan Kesan Mendalam Bagi Erwan Susanto

Tanjab Timur

Bhayangkari Cabang Tanjab Timur Berbagi ke Pembina dan Guru TPQ Al Hanif

Tanjab Timur

KUT PP KE-62, PAC Pemuda Pancasila Nipah Panjang Gelar Sunatan Massal

Daerah

Fachrori Serahkan Bantuan Baznas Provinsi Jambi pada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Nipah Panjang

Tanjab Timur

Lantik Tim Pemenangan R2 di Nipah Panjang, Begini Pesan Robby Nahliansyah

Tanjab Timur

Gubernur Al Haris Akan Carikan Importir Pinang untuk Petani di Sadu

Tanjab Timur

Pisah Sambut Dandim 0419/Tanjab di Kabupaten Tanjab Timur

Tanjab Timur

PetroChina Serah Terimakan Bantuan Material Garasi Mobil Untuk Polres Tanjab Timur