Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur di Kilang Cilacap

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 3 November 2026 - 11:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur di Kilang Cilacap. (FOTO : Dok. Pertamina)

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur di Kilang Cilacap. (FOTO : Dok. Pertamina)

CILACAP, 26 Oktober 2026 – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem energi berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan saat Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap pada Senin (26/10). Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden RI meninjau proses pengolahan minyak jelantah (mijel) menjadi Bioavtur atau Sustainable Aviation Fuel (SAF), bahan bakar penerbangan yang lebih ramah lingkungan.

Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat ekosistem energi berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan limbah rumah tangga yaitu mijel. Inisiatif ini mengintegrasikan pemanfaatan limbah, inovasi teknologi pengolahan, hingga penyediaan bahan bakar berkelanjutan bagi industri penerbangan.

Pada kesempatan ini, Wakil Presiden RI menekankan bahwa inovasi energi perlu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pengembangan SAF harus diiringi dengan pemberdayaan warga setempat agar pengelolaan minyak jelantah tidak hanya mendukung kebutuhan industri, tetapi juga memberikan nilai ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengembangan SAF harus berjalan bersama pemberdayaan masyarakat. Sehingga minyak jelantah yang dikelola ibu-ibu melalui bank sampah dapat memiliki nilai ekonomi dan terhubung dengan industri nasional,” tuturnya.

Wakil Direktur Utama I Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menjelaskan bahwa melalui Project Pertamina SAF, minyak jelantah dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk menghasilkan bahan bakar penerbangan ramah lingkungan di fasilitas Green Refinery Cilacap. Produksi Pertamina SAF memanfaatkan fasilitas Thermal Distillate Hydro Treating (TDHT) melalui skema co-processing, yakni mengolah minyak jelantah bersama komponen bahan baku lainnya dalam proses produksi.

“Dalam implementasi produksi SAF di Green Refinery Cilacap, kami sudah pada tahap komersialisasi produksi, dimana pada bulan Oktober ini diproduksi sekitar 11 juta liter co-processed SAF. Dalam proses tersebut, minyak jelantah digunakan dengan rasio sekitar maksimal 5 persen dari total kapasitas produksi unit TDHT. Capaian ini menjadi bagian dari upaya kami mengoptimalkan infrastruktur kilang yang ada untuk menghasilkan produk energi yang berkelanjutan,” ujar Taufik.

Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga melalui program Community, Involvement and Development (CID) juga membangun ekosistem pengumpulan minyak jelantah dengan melibatkan masyarakat dan kelompok pengelola sampah di sekitar wilayah operasional Kilang Cilacap. Taufik menjelaskan bahwa pengumpulan minyak jelantah dilakukan dengan memberdayakan bank sampah binaan serta menyediakan sarana pengumpulan yang mudah diakses masyarakat.

“Kami membangun ekosistem pengumpulan minyak jelantah dengan melibatkan masyarakat melalui tiga bank sampah binaan Kilang Cilacap, yaitu Bank Sampah Beo Asri, Bank Sampah Abhipraya, dan Bank Sampah Cahaya Asri. Kami juga menyediakan Collection Box Jelantah di Pasar Amarta Kutawaru agar masyarakat memiliki alternatif untuk menyalurkan minyak jelantah yang sudah tidak digunakan menjadi bernilai ekonomi,” jelas Taufik.

Ketiga bank sampah tersebut memiliki volume pengumpulan tahunan sebesar 984 liter dari Bank Sampah Abhipraya, 2.283 liter dari Bank Sampah Beo Asri, dan 717 liter dari Bank Sampah Cahaya Asri. Minyak jelantah yang dikumpulkan ditukarkan dengan sejumlah uang, sehingga memberikan tambahan nilai ekonomi bagi masyarakat yang terlibat.

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Pertamina Patra Niaga

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi dan Pastikan Keandalan Layanan bagi Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Dorong Bank Sampah Kelola Minyak Jelantah, Dukung Lingkungan dan Ekonomi Berkelanjutan
Digitalisasi dan Perkuat Data Bunker Kapal, Pertamina Trans Kontinental Luncurkan Aplikasi BOS 3.0 dan TRANSPORMERS
Pertamina Alihkan Distribusi BBM Sintang via Tayan Akibat Sungai Kapuas Surut
Pertamina Patra Niaga Gandeng KPK, Perkuat Tata Kelola Energi di Tengah Ketidakpastian Global
Pertamina Patra Niaga Pastikan Tidak Ada Perubahan Harga BBM Nonsubsidi per 21 September 2026
Pertamina Patra Niaga Kembali Lakukan Penyesuaian Harga Pertamax Turbo dan Dex Series!
Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95, Berlaku 2 September 2026
Berita ini 11 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:10 WIB

Pertamina Patra Niaga Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur di Kilang Cilacap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi dan Pastikan Keandalan Layanan bagi Masyarakat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Pertamina Patra Niaga Dorong Bank Sampah Kelola Minyak Jelantah, Dukung Lingkungan dan Ekonomi Berkelanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Digitalisasi dan Perkuat Data Bunker Kapal, Pertamina Trans Kontinental Luncurkan Aplikasi BOS 3.0 dan TRANSPORMERS

Selasa, 29 September 2026 - 17:43 WIB

Pertamina Alihkan Distribusi BBM Sintang via Tayan Akibat Sungai Kapuas Surut

Berita Terbaru