KUALA TUNGKAL – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP. Di tengah dinamika penataan kepengurusan di tingkat pusat, seluruh kader diminta tetap menjaga persatuan dan soliditas partai.
Ketua DPC PPP Tanjab Barat, Endri Avian, SH, mengatakan setiap keputusan organisasi harus dihormati sepanjang ditempuh melalui mekanisme dan aturan resmi partai.
Menurutnya, dinamika yang terjadi di tingkat pusat tidak seharusnya memengaruhi kekompakan kader di daerah. Sebaliknya, situasi tersebut perlu dijadikan momentum untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan langkah organisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Prinsip kami jelas, kepentingan partai harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. PPP adalah rumah besar seluruh kader. Jangan sampai perbedaan pandangan justru membuat kita kehilangan arah perjuangan,” tegas Endri kepada bekabar.id, Selasa (3/11/2026).
Ia menilai, penataan kepengurusan DPP merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara dewasa dengan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta mekanisme yang berlaku.
Endri juga mengingatkan agar seluruh kader tidak memperpanjang polemik internal yang berpotensi mengganggu jalannya organisasi. Jika terdapat perbedaan pandangan, penyelesaiannya harus dilakukan melalui saluran resmi partai.
“Jangan ada kader yang justru memperkeruh keadaan. Kalau ada perbedaan, selesaikan melalui mekanisme organisasi. Kita tidak boleh membiarkan kepentingan kelompok mengalahkan kepentingan partai,” ujarnya.
Dinamika internal DPP PPP menguat setelah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III PPP pada 27 Oktober 2026 memutuskan pemberhentian Agus Suparmanto dari jabatan Wakil Ketua Umum dan Taj Yasin Maimoen dari posisi Sekretaris Jenderal DPP PPP periode 2025–2030.
Menyikapi perkembangan tersebut, Endri menilai fokus utama partai saat ini adalah memastikan roda organisasi tetap berjalan. Menurutnya, jajaran pengurus di daerah harus tetap bekerja dan tidak larut dalam persoalan internal di tingkat pusat.
“Yang dibutuhkan sekarang bukan saling berdebat, apalagi saling menjatuhkan. Yang dibutuhkan adalah kerja nyata, konsolidasi dan kesatuan sikap. Kita harus membesarkan PPP, bukan sibuk mengurus kepentingan masing-masing,” katanya.
Untuk itu, DPC PPP Tanjab Barat akan terus memperkuat konsolidasi internal, menjaga komunikasi antarkader hingga tingkat bawah, serta meningkatkan peran partai dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Endri menilai, tantangan politik ke depan membutuhkan organisasi yang solid, kepengurusan yang disiplin, serta kader yang mampu menunjukkan kerja nyata di tengah masyarakat.
“Soliditas bukan hanya slogan. Harus dibuktikan dengan sikap dan kerja organisasi. Kami ingin seluruh kader tetap satu barisan, menjaga marwah partai dan fokus mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada PPP,” tutup Endri.*
Penulis : Abas
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal













Komentar