indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Penyuluhan Pola Hidup Sehat dan Penyakit Kronis di Korem 042/Gapu Lengkapi Syarat Ini, Tenaga Honorer di Tanjab Barat Serbu Dukcapil 4 Tips untuk Digitalisasi Bagi UMKM di 2022 Kapolda Jambi Pimpin Sertijab 4 PJU dan 2 Kapolres Bulog Kuala Tungkal Menyediakan 700 Kilogram Daging Beku, Cek Harganya

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:48 WIB

Selama 2020, Karhutla Hanguskan 36,6 Hektar Lahan di Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di pada 2020, mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terhadap hal ini, diharapkan pada 2021 angka kasus Karhutla di wilayah Kabupaten pesisir Timur Jambi ini bisa berkurang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjab Barat, Zulfikri, Sabtu (27/02/21).

“Pada 2020 saja terdapat 16 kali kejadian Karhutla, dengan luasan lahan yang terbakar 36,6 hektare,” sebutnya.

Namun demikian, secara kasus, kata Zul, itu yang banyak pada 2019, hal itu karenakan memang cuaca sangat panas pada tahun itu.

BACA JUGA :  Loandry Yasmin Kota Jambi Hangus Terbakar

“Pada 2019 ada 88 kasus kebakaran dengan luas lahan yang terbakar 570 hektare,” ujarnya.

Selain itu kata dia bahwa Tanjab Barat merupakan wilayah yang memiliki lahan struktur gambut yang sangat mudah dan rawan akan kebakaran setiap musim kemarau tiba.

Ia menyebutkan bahwa, kebanyakan lahan yang terbakar adalah milik masyarakat. Lahan yang dibakar kebanyakan adalah lahan tidur yang akan di olah menjadi lahan produktif, namun di lakukan dengan cara di bakar.

BACA JUGA :  FHT Minta Pemda Tanjab Barat Pertahankan Tenaga Honorer, Begini Jawaban Bupati

Sementara itu, pada 2018 kata Zulfikri kebakaran lahan sebanyak 66 kali dengan luasan lahan yang terbakar seluas 206,09 hektare.

Hal ini meningkat di banding tahun 2017 dengan data kasus kebakaran lahan sebanyak 20 kasus dengan luasan lahan sebanyak 52,13 hektare.

“Kita sudah menghimbau kemudian juga memasang sejumlah spanduk tentang larangan membakar lahan. Artinya yang kita hadapi saat ini tinggal kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara tidak membakar,” pesannya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Pemkab Tanjab Barat Akan Selesaikan Konflik Masyarakat 9 Desa Dengan PT DAS Bersama Kementerian Ini

Tanjab Barat

Dandim 0419/Tanjab Ingatkan Warga Jangan Membuka Lahan Dengan Cara Membakar

Tanjab Barat

Sekda Tanjabbar Lantik Puluhan Pejabat Fungsional

Tanjab Barat

Hj. Fadhilah Sadat : Penanganan Stunting Jadi Bagian Program Prioritas TP-PKK

Tanjab Barat

Lestarikan Permainan Tradisional, Gasing Kini Jadi Koleksi di Moseum Pajang Balai Adat Tanjab Barat

Tanjab Barat

Tinjau Vaksinasi di Tanjab Barat, Irwasda : Maret Target Vaksin Anak 100 Persen

Tanjab Barat

Apresiasi TMMD ke-113, Bupati : Terima Kasih Adanya Program Ini Sangat Membantu Masyarakat

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Tinjau Tempat Peserta Lomba Jahit Masker Merah Putih