LIVE
Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina Satgas Covid-19 Buka Rekrutmen Tracer Covid-19 Posko Satgas Desa/Kelurahan 11 Provinsi, Tertarik? Bupati Anwar Sadat Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:48 WIB

Selama 2020, Karhutla Hanguskan 36,6 Hektar Lahan di Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di pada 2020, mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terhadap hal ini, diharapkan pada 2021 angka kasus Karhutla di wilayah Kabupaten pesisir Timur Jambi ini bisa berkurang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjab Barat, Zulfikri, Sabtu (27/02/21).

“Pada 2020 saja terdapat 16 kali kejadian Karhutla, dengan luasan lahan yang terbakar 36,6 hektare,” sebutnya.

BACA JUGA :  Susu Gambar Beruang Juga Ikut Langka di Kuala Tungkal

Namun demikian, secara kasus, kata Zul, itu yang banyak pada 2019, hal itu karenakan memang cuaca sangat panas pada tahun itu.

“Pada 2019 ada 88 kasus kebakaran dengan luas lahan yang terbakar 570 hektare,” ujarnya.

Selain itu kata dia bahwa Tanjab Barat merupakan wilayah yang memiliki lahan struktur gambut yang sangat mudah dan rawan akan kebakaran setiap musim kemarau tiba.

BACA JUGA :  Aktivis Anti Korupsi Jambi Lakukan Uras di Bundaran Tugu Patin Simpang BBC Muara Bulian

Ia menyebutkan bahwa, kebanyakan lahan yang terbakar adalah milik masyarakat. Lahan yang dibakar kebanyakan adalah lahan tidur yang akan di olah menjadi lahan produktif, namun di lakukan dengan cara di bakar.

Sementara itu, pada 2018 kata Zulfikri kebakaran lahan sebanyak 66 kali dengan luasan lahan yang terbakar seluas 206,09 hektare.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi

Hal ini meningkat di banding tahun 2017 dengan data kasus kebakaran lahan sebanyak 20 kasus dengan luasan lahan sebanyak 52,13 hektare.

“Kita sudah menghimbau kemudian juga memasang sejumlah spanduk tentang larangan membakar lahan. Artinya yang kita hadapi saat ini tinggal kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara tidak membakar,” pesannya.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

3 Pasien Positif Covid-19 di Pematang Lumut Merupakan Cluster PetroChina

Tanjab Barat

Di Tanjabbar, Pasar Beduk dan Pasar Obral Ramadhan Tahun Ini Ditiadakan

Tanjab Barat

Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Alat Penangkap Ikan di Tanjab Barat

Pilkada

KPU Tanjabbar Fasilitasi Paslon Cetak APK dan Bahan Kampanye, Ini Jumlahnya

Tanjab Barat

10 Petugas Pilkada Tanjabbar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Tanjab Barat

Pendaftaran Seleksi Pimpinan BAZNAS Tanjab Barat Diperpanjang

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Tinjau Rehab Hall Badminton

Tanjab Barat

Cegah Klaster Pilkada, Polsek dan Satgas Covid-19 Kecamatan Pengabuan Gencarkan Sosialisasi M 3