LIVE TV
Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya Bupati Ikuti Rakor Pembatasan Mudik Lebaran dengan Pj Gubernur dan Kapolda Jambi Pemkab Tanjab Barat Audensi dengan Bappenas RI Danrem 042/Gapu Hadiri Rakor Persiapan PPKM Jelang Lebaran BREAKING NEWS : Kapal Takboat Hantam Jembatan WFC dan Sejumlah Kapal Lainnya Rusah

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 27 Februari 2021 - 17:48 WIB

Selama 2020, Karhutla Hanguskan 36,6 Hektar Lahan di Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL – BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di pada 2020, mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terhadap hal ini, diharapkan pada 2021 angka kasus Karhutla di wilayah Kabupaten pesisir Timur Jambi ini bisa berkurang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjab Barat, Zulfikri, Sabtu (27/02/21).

“Pada 2020 saja terdapat 16 kali kejadian Karhutla, dengan luasan lahan yang terbakar 36,6 hektare,” sebutnya.

BACA JUGA :  Mochtar ; Ada Empat Poros Partai Politik Diprediksi Ramaikan Pilpres 2024

Namun demikian, secara kasus, kata Zul, itu yang banyak pada 2019, hal itu karenakan memang cuaca sangat panas pada tahun itu.

“Pada 2019 ada 88 kasus kebakaran dengan luas lahan yang terbakar 570 hektare,” ujarnya.

Selain itu kata dia bahwa Tanjab Barat merupakan wilayah yang memiliki lahan struktur gambut yang sangat mudah dan rawan akan kebakaran setiap musim kemarau tiba.

BACA JUGA :  Ini Bangunan yang Akan Diresmikan Jadi Rumah Singgah

Ia menyebutkan bahwa, kebanyakan lahan yang terbakar adalah milik masyarakat. Lahan yang dibakar kebanyakan adalah lahan tidur yang akan di olah menjadi lahan produktif, namun di lakukan dengan cara di bakar.

Sementara itu, pada 2018 kata Zulfikri kebakaran lahan sebanyak 66 kali dengan luasan lahan yang terbakar seluas 206,09 hektare.

BACA JUGA :  Bupati Ikuti Rakor Pembatasan Mudik Lebaran dengan Pj Gubernur dan Kapolda Jambi

Hal ini meningkat di banding tahun 2017 dengan data kasus kebakaran lahan sebanyak 20 kasus dengan luasan lahan sebanyak 52,13 hektare.

“Kita sudah menghimbau kemudian juga memasang sejumlah spanduk tentang larangan membakar lahan. Artinya yang kita hadapi saat ini tinggal kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara tidak membakar,” pesannya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Sosialisasi Pilkada Sejuk, Damai dan Sehat di Seko, Ini Pesan Kapolres

Tanjab Barat

Karena Corona, Pemkab Tanjabbar Tiadakan Safari Ramadan 2020

Tanjab Barat

Ditangkap Polisi, IRT di Kuala Tungkal Sembunyikan Shabu-Sabu di BRA

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Terus Dorong Terciptanya Pilkada Serentak Damai dan Sehat dari Covid-19

Covid-19

Peduli Dampak Corona, Kejari Tanjabbar Berikan Bantuan Sembako Kepada Tukang Becak

Tanjab Barat

Tingkatkan Layanan Kesehatan Pemkab Tanjabbar Adakan Ambulance Sungai

Tanjab Barat

Faizal Riza : Usulan Kita Diterima, Jalan Teluk Nilau-Sungai Landak Diperbaiki

Tanjab Barat

Bupati dan Wabup Berikan Bantuan pada Warga Kurang Mampu di Dusun Mudo