Kabut Asap Makin Parah, Disdik Tanjab Barat Berlakukan Sekolah Daring Mulai 16 September

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 12:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Dok lintastungkal

Dok lintastungkal

KUALA TUNGKAL – Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) mengambil langkah antisipasi menyusul kondisi kualitas udara yang masuk kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.

Berdasarkan hasil pengukuran kualitas udara yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Selasa, 15 September 2026, serta hasil rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan serta Koordinator Wilayah BGN, diputuskan kegiatan pembelajaran tatap muka untuk sementara dialihkan menjadi pembelajaran daring atau jarak jauh.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjab Barat, H. Dahlan, S.Sos., MM, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kesehatan dan keselamatan murid, guru, serta tenaga kependidikan di tengah kondisi kabut asap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seluruh satuan pendidikan agar melaksanakan pembelajaran secara daring atau jarak jauh mulai Rabu, 16 September 2026 sampai Sabtu, 19 September 2026,” sebut Dahlan seperti  dalam arahan Dinas Pendidikan Tanjab Barat, Selasa (15/9/2026).

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran daring tetap harus memperhatikan ketercapaian tujuan pembelajaran, kondisi peserta didik, serta kemampuan akses internet dan perangkat teknologi yang tersedia.

Kepala satuan pendidikan juga diminta mengatur pembelajaran daring secara efektif dan tidak memberikan beban tugas yang berlebihan kepada peserta didik.

“Guru dianjurkan menggunakan platform pembelajaran yang mudah diakses, seperti WhatsApp Group, Google Classroom, platform pembelajaran sekolah maupun media digital lainnya,” ungkap Dahlan.

Sementara bagi peserta didik yang mengalami keterbatasan akses internet atau tidak memiliki perangkat pembelajaran yang memadai, pihak sekolah diminta memberikan alternatif pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing peserta didik.

Selain itu, kepala satuan pendidikan diminta melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan selama kondisi kabut asap berlangsung.

Peserta didik, guru maupun tenaga kependidikan yang harus melakukan aktivitas di luar ruangan juga diminta mengurangi kegiatan di luar ruangan dan menggunakan masker sesuai kebutuhan guna mengurangi paparan asap dan partikulat.

Dinas Pendidikan menegaskan, pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan apabila kondisi kualitas udara telah membaik dan dinilai aman berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan.

Pihak sekolah juga diminta segera menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan pembelajaran daring kepada orang tua atau wali peserta didik secara jelas, sehingga proses pendidikan tetap berjalan dengan baik meskipun dilakukan dari rumah.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah perlindungan bagi warga sekolah sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.

Penulis : ABS

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria
Kemnaker: 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka
Asap Karhutla Pekat, BAZNAS Tanjab Barat Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan
Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN
Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari
57 Tahun Berlayar, Pertamina Trans Kontinental Perkuat Green Vessel sebagai Masa Depan Industri Maritim
Pisah Sambut Kapolres Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Dedikasi AKBP Maulia Kuswicaksono
Pertamina Patra Niaga Ajak Media Melihat Langsung Pengembangan Sustainable Aviation Fuel
Berita ini 0 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:57 WIB

Kabut Asap Makin Parah, Disdik Tanjab Barat Berlakukan Sekolah Daring Mulai 16 September

Selasa, 15 September 2026 - 11:08 WIB

Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria

Senin, 14 September 2026 - 13:29 WIB

Asap Karhutla Pekat, BAZNAS Tanjab Barat Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan

Senin, 14 September 2026 - 12:57 WIB

Masyarakat Manfaatkan Waktu Akhir Pekan untuk Mengurus Keperluan Pertanahan dengan PELATARAN

Senin, 14 September 2026 - 10:36 WIB

Sinergi Tiga Pilar Jadi Kunci Percepatan Peralihan Hak Terintegrasi 10 Hari

Berita Terbaru