LIVETV
Satgas Pamrahwan Memberikan Bantuan Buku Gratis ke Rumah Taman Baca Saefey Bupati Tanjab Barat Ikuti Rakor Forkopimda Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Bupati Tanjabbar dan Ketua TP PKK Hadri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2021 Diduga Keracunan Puluhan Santri Ponpes Madinatul Ulum Merangin Dilarikan ke RSUD Pengurus PWI dan IKWI Tanjab Timur Periode 2021-2024 Resmi Dilantik




Home / Covid-19

Minggu, 27 September 2020 - 17:02 WIB

Sempat Negoisasi Panjang, Akhirnya Jenazah Pasien Suspek di Makamkan Secara Potokol Covid

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto Mengawal Pemberangkatan Jenazah dari RSUD KH Daud Arif ke TPU Covid-19, Minggu (27/09/20)

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto Mengawal Pemberangkatan Jenazah dari RSUD KH Daud Arif ke TPU Covid-19, Minggu (27/09/20)

KUALA TUNGKAL – Seorang pasien suspek Covid-19 di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat meninggal dunia, Minggu (27/09/20).

Keluarga bersikukuh menolak jika pasien tersebut dimakamkan di Pemakaman khusus Covid-19 yang telah disediakan Pemkab Tanjab Barat.

Keluarga beralasan karena hasil Swab belum keluar yang menyatakan pasien positif Covid-19.

Negoisasi panjang antara gugus tugas dan rumah sakit dengan pihak keluarga sempat alot dan tidak menemukan titik terang di RSUD KH. Daud Arif.

BACA JUGA :  Rakor Program Sembako Sinkronisasi Data KPM, Bupati Himbau Camat Lebih Responsif

Akhirnya Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH bersama Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP selaku Wadansatgas Covid-19 Tanjab Barat turun tangan memberikan pemahaman kepada keluarga bahwa proses protokol pemakaman standar Covid ini untuk keselamatan dan kesehatan bersama.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar dan Ketua TP PKK Hadri Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Provinsi Jambi 2021

Dikonfirmasi, Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro mengatakan memang sempat terjadi negosiasi pajang, karena keluarga menginginkan pemakaman dilaksanakan di pemakaman umum biasa.

“Setelah kita berikan pemahaman demi keselamatan dan kesehatan bersama. Kami yakinkan keluarga untuk mengikuti prosesi pemulasaran ataupun prosesi pemakaman, alhamdulilah keluarga memahami dan menyadari,” terang ungkap Kapolres di RSUD KH Daud Arif.

“Keluarga pun menerima untuk dimaakamkan standar pasien COVID-19 Sekitar pukul 1540 WIB jenazah AL (63) di berangkatkan di Pemakaman Khusus Covid-19 diikuti perwakilan keluarga,” tandasnya.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Buka Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi

Pasien suspek itu diketahui meninggal di RSUD KH Daud Arif sekitar lebih kurang pukul 12.00 WIB, Minggu (27/09/20) setelah dirawat sejak 24 September 2020.

Sampel Swab pasien diambil pada hari itu 24 September 2020 namun hasilnya belum keluar.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Konsisten Tanggap Penanganan Covid-19, Wali Kota Jambi Serahkan Bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Tahap Keempat

Covid-19

Ini 3 ASN dan 1 Honorer di Tanjabbar yang Terkonfirmasi Covid-19

Covid-19

Ini Penjelasan Lengkap Perkembangan Kasus Corona Provinsi Jambi 30 Maret

Covid-19

Hari Ini, Jambi Catat 5 Penambahan Kasus Covid-19 dan 4 Kasus Sembuh

Covid-19

Sekda; Terhadap 1 Orang PDP Tanjabbar Belum Tau Covid-19 Atau Sakit Lain, Kita Tunggu Hasil SWAB

Covid-19

Polres Tanjabbar Bentuk Tim Relawan dan Gelar Simulasi Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Covid-19

Pemeriksaan Orang dan Kendaraan di Lintas Timur Perbatasan Tanjab Barat-Riau Diperketat

Covid-19

Satu ASN di Tanjabbar Dinyatakan Positif COVID-19