LIVETV
Akademi Taekwondo Korem 042/Gapu Raih Juara Umum 2 Open Turnamen Bupati Lebong Cup Bupati Cek Pengerjaan Pengerasan Jalan Parit Deli ke Sungai Dungun Bupati Tanjabbar Resmikan Ruko dan Unit Usaha BUMDes Dataran Kempas Gedor Pintu Truk Parkir di Pom Bensin, Pemuda Berssajam Diamankan Polisi Korem 042/Gapu Berangkatkan 156 Pemuda Jambi Ikuti Seleksi Secata PK TNI AD Tingkat Pusat




Home / Nasional

Selasa, 7 April 2020 - 20:04 WIB

Sri Mulyani: ASN Golongan I-III Masih Dapat THR dan Gaji ke-13

Sri Mulyani, Menteri Keuangan

Sri Mulyani, Menteri Keuangan

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan anggaran untuk membayar tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 kepada ASN, TNI dan Polri tetap dialokasikan

Pencairan THR dan gaji ke-13 untuk ASN, TNI dan Polri, lanjut Menkeu, akan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, kepastian THR dan gaji ke-13 sementara ini hanya berlaku untuk pegawai pelaksana, bukan pejabat di level atas.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Resmikan Ruko dan Unit Usaha BUMDes Dataran Kempas

“Kami sudah usulkan kepada Presiden. Nanti diputuskan di sidang kabinet. Perhitungannya untuk ASN, TNI, Polri, terutama kelompok yang pelaksana golongan I, II, dan III, sudah disediakan,” kata Sri Mulyani usai rapat terbatas, Selasa (07/04/20).

Kepastian pencairan THR untuk menteri, pejabat eselon I dan II, serta anggota DPR saat ini masih menunggu keputusan Jokowi. Menkeu juga saat ini tengah merampungkan beberapa penghitungan sebelum diserahkan pada Jokowi saat sidang kabinet.

BACA JUGA :  Bupati Tanjabbar Buka Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi

Sri Mulyani menambahkan Jokowi ingin memutuskan kebijakan pencairan THR dan gaji ke-13 itu secepatnya. Dia memperkirakan keputusan soal THR dan gaji ke-13 akan diambil pada sidang kabinet dua pekan mendatang.

Sebelumnya, Jokowi meminta Sri Mulyani Indrawati mengkaji ulang pembayaran THR dan gaji ke-13 untuk PNS lantaran penerimaan negara saat ini sedang seret akibat virus Corona atau Covid-19.

BACA JUGA :  Kendaraan Dinas Pemkab Tanjab Barat Banyak Nunggak Pajak

Pemerintah memperkirakan pendapatan negara tahun ini akan turun hingga 10%. Pemerintah juga sudah mengupayakan penghematan melalui refocusing dan realokasi anggaran hingga senilai total Rp190 triliun.

Penerimaan negara diperkirakan hanya terealisasi Rp1.760,9 triliun, dari target semula Rp2.233,2 triliun. Sementara belanja justru melonjak dari semula Rp2.540 triliun menjadi Rp2.613,8 triliun. (DDTCNews)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pos Motaain Satgas Pamtas Yonif Raider 142 Sediakan Tempat Mencuci Tangan

Nasional

Pedagang Bubur yang Didenda Rp 5 Juta Dapat Bantuan dari Andre Rosiade

Berita

16 Pelamar CPNS 2019 di Tanjabbar Masuk Kategori P1/TL

Nasional

Khawatir Corona, Apakah Tes SKB CPNS Tetap Sesuai Jadwal? Ini Penjelasan BKN

Nasional

Siap-Siap! Tahapan SKD Peserta Seleksi Sekolah Kedinasan Dimulai 13 Juli

Nasional

10 Kepala Daerah Terkaya 2021 Menurut LHKPN, Wali Kota Jambi Urutan 9

Nasional

Satu Warga Jambi Positif Virus Corona Covid-19

Nasional

Resmi, Pemerintah Batalkan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2020