LIVE TV
16 Desa di Tanjabbar jadi Lokus Stunting, Dapat Program Sanitasi Perdesaan 384 Unit Toilet Bupati Tanjabbar Letakan Batu Pertama Pembangunan Mushala Al-Alief Desa Purwodadi Jadwal Kapal Roro Kuala Tungkal-Pulau Batam dan Sebaliknya Danrem 042/Gapu Hadiri Apel Bersama Penanggulangan Covid-19 Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan TMMD ke 111 Kodim 0420/Sarko

Home / Nasional

Selasa, 7 April 2020 - 20:04 WIB

Sri Mulyani: ASN Golongan I-III Masih Dapat THR dan Gaji ke-13

Sri Mulyani, Menteri Keuangan

Sri Mulyani, Menteri Keuangan

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan anggaran untuk membayar tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 kepada ASN, TNI dan Polri tetap dialokasikan

Pencairan THR dan gaji ke-13 untuk ASN, TNI dan Polri, lanjut Menkeu, akan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, kepastian THR dan gaji ke-13 sementara ini hanya berlaku untuk pegawai pelaksana, bukan pejabat di level atas.

“Kami sudah usulkan kepada Presiden. Nanti diputuskan di sidang kabinet. Perhitungannya untuk ASN, TNI, Polri, terutama kelompok yang pelaksana golongan I, II, dan III, sudah disediakan,” kata Sri Mulyani usai rapat terbatas, Selasa (07/04/20).

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Imbau OPD Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Mendahara Ulu

Kepastian pencairan THR untuk menteri, pejabat eselon I dan II, serta anggota DPR saat ini masih menunggu keputusan Jokowi. Menkeu juga saat ini tengah merampungkan beberapa penghitungan sebelum diserahkan pada Jokowi saat sidang kabinet.

Sri Mulyani menambahkan Jokowi ingin memutuskan kebijakan pencairan THR dan gaji ke-13 itu secepatnya. Dia memperkirakan keputusan soal THR dan gaji ke-13 akan diambil pada sidang kabinet dua pekan mendatang.

BACA JUGA :  16 Desa di Tanjabbar jadi Lokus Stunting, Dapat Program Sanitasi Perdesaan 384 Unit Toilet

Sebelumnya, Jokowi meminta Sri Mulyani Indrawati mengkaji ulang pembayaran THR dan gaji ke-13 untuk PNS lantaran penerimaan negara saat ini sedang seret akibat virus Corona atau Covid-19.

Pemerintah memperkirakan pendapatan negara tahun ini akan turun hingga 10%. Pemerintah juga sudah mengupayakan penghematan melalui refocusing dan realokasi anggaran hingga senilai total Rp190 triliun.

Penerimaan negara diperkirakan hanya terealisasi Rp1.760,9 triliun, dari target semula Rp2.233,2 triliun. Sementara belanja justru melonjak dari semula Rp2.540 triliun menjadi Rp2.613,8 triliun. (DDTCNews)

Share :

Baca Juga

Nasional

SKB 3 Menteri soal Aturan Seragam Sekolah Dibatalkan MA

Nasional

Ini Formasi CPNS 2019 Jambi, Riau, Sumbar dan Sumsel

Pendidikan

Persiapkan New Normal Pendidikan yang Berorientasi Pada Siswa

Nasional

Estimasi Jadwal Tes SKB CPNS 2019 Hingga Kapan Waktu Pemberkasan

Nasional

AL China akan Bantu Angkat KRI Nanggala 402 ke Permukaan

Nasional

Kasad Andika Perkasa Tutup Pendidikan Taruna dan Taruni Akmil Tingkat IV

Nasional

Kadispen AD Terima Kunjungan Kadispen AU Marsma

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Buka Seleksi Tes Calon Taruna STP Rayon Daerah