LIVE TV
Polres Tanjabbar Berdayakan Tersangka Pembakar Lahan Sebagai Agen Vaksin Cegah Api Olah Limbah Lahan Jadi Kompos Program Kerja 99 Hari Pertama Termasuk Perombakan Pejabat? Ini Kata UAS Bersihkan Lahan dengan Dibakar Warga Senyerang Ditangkap Polisi Jumat Bersih, Polsek Pengabuan dan Warga Bersihkan Embung Air Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Tanjab Barat dan Batanghari

Home / Nasional

Selasa, 7 April 2020 - 20:04 WIB

Sri Mulyani: ASN Golongan I-III Masih Dapat THR dan Gaji ke-13

Sri Mulyani, Menteri Keuangan

Sri Mulyani, Menteri Keuangan

JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan anggaran untuk membayar tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 kepada ASN, TNI dan Polri tetap dialokasikan

Pencairan THR dan gaji ke-13 untuk ASN, TNI dan Polri, lanjut Menkeu, akan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja, kepastian THR dan gaji ke-13 sementara ini hanya berlaku untuk pegawai pelaksana, bukan pejabat di level atas.

BACA JUGA :  Tuan Guru Haji Nanang-Hairan Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat

“Kami sudah usulkan kepada Presiden. Nanti diputuskan di sidang kabinet. Perhitungannya untuk ASN, TNI, Polri, terutama kelompok yang pelaksana golongan I, II, dan III, sudah disediakan,” kata Sri Mulyani usai rapat terbatas, Selasa (07/04/20).

Kepastian pencairan THR untuk menteri, pejabat eselon I dan II, serta anggota DPR saat ini masih menunggu keputusan Jokowi. Menkeu juga saat ini tengah merampungkan beberapa penghitungan sebelum diserahkan pada Jokowi saat sidang kabinet.

BACA JUGA :  Anwar Sadat-Hairan Tancap Gas Realisasi Janji Kampanye

Sri Mulyani menambahkan Jokowi ingin memutuskan kebijakan pencairan THR dan gaji ke-13 itu secepatnya. Dia memperkirakan keputusan soal THR dan gaji ke-13 akan diambil pada sidang kabinet dua pekan mendatang.

Sebelumnya, Jokowi meminta Sri Mulyani Indrawati mengkaji ulang pembayaran THR dan gaji ke-13 untuk PNS lantaran penerimaan negara saat ini sedang seret akibat virus Corona atau Covid-19.

BACA JUGA :  Program Kerja 99 Hari Pertama Termasuk Perombakan Pejabat? Ini Kata UAS

Pemerintah memperkirakan pendapatan negara tahun ini akan turun hingga 10%. Pemerintah juga sudah mengupayakan penghematan melalui refocusing dan realokasi anggaran hingga senilai total Rp190 triliun.

Penerimaan negara diperkirakan hanya terealisasi Rp1.760,9 triliun, dari target semula Rp2.233,2 triliun. Sementara belanja justru melonjak dari semula Rp2.540 triliun menjadi Rp2.613,8 triliun. (DDTCNews)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasad Andika Perkasa Pimpin Serah Terima Jabatan Irjenad dan Pangdam V/Brawijaya

Nasional

Siang Ini, Final Piala LPI 2018 Antara PT TML vs PDAM Jambi

Nasional

Hari Ini, KPK Tahan 3 Mantan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi

Nasional

Korupsi Bansos Covid-19, Variatif Rp10.000 Per Paket Sembako

Advetorial

Bupati Tanjab Barat Buka Seleksi Tes Calon Taruna STP Rayon Daerah

Nasional

16.933 KPM Di Tanjab Barat Terima Bansos Rastra

Nasional

Yok Ikutan, Kompetisi Konten Video Bawaslu 2020 Youtube dan Instagram, Hadiahnya Luamaian

Nasional

Pemkab Tanjab Barat Terima Anugrah UI Award 2019