LIVE
Sukseskan Vaksinasi COVID-19, Polres Tanjabbar Luncurkan Pelampung Polri Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina Satgas Covid-19 Buka Rekrutmen Tracer Covid-19 Posko Satgas Desa/Kelurahan 11 Provinsi, Tertarik?

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 3 April 2021 - 13:03 WIB

Tanjab Barat Masih Dihadapkan dengan Stunting

FOTO : Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat

FOTO : Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjab Barat, KH. Anwar Sadat mengatakan saat ini Kabupaten Tanjab Barat masih dihadapkan pada persoalan stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita.

Hal itu diungkapkan Bupati KH. Anwar Sadat pada acara Lounching Pendataan Keluarga 2021 secara virtual di ruangkerjanya, Kamis (01/04/21).

“Masalah stunting menjadi program nasional, dan Tanjung Jabung Barat di tahun 2020 merupakan Lokus Stunting. Terdapat 10 desa/kelurahan Lokus Stunting dan tahun 2021 ada 15 Desa/Kelurahan,” katanya.

BACA JUGA :  Sukseskan Vaksinasi COVID-19, Polres Tanjabbar Luncurkan Pelampung Polri

Adapun beberapa faktor penyebab stunting yaitu akibat praktek pengasuhan yang kurang baik, masih terbatasnya layanan kesehatan, masih kurangnya akses keluarga terhadap makanan bergizi, kurangnya akses pada air bersih dan sanitasi.

BACA JUGA :  Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik

Terkait hal tersebut, ia mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama bersinergi dan terintegrasi melalui tindakan nyata mengatasi permasalah Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Sesuai dengan target Pemerintah di tahun 2024 Stunting diturunkan menjadi 14 persen secara nasional,” sebutnya.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, angka stunting nasional mengalami penurunan dari 37,2 % pada 2013 menjadi 30,8 % pada 2018.

BACA JUGA :  Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR

Menurut Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada 2019, angka ini menurun menjadi 27,7 %. Penurunan angka stunting telah dinyatakan sebagai program prioritas nasional.

Pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, juga menetapkan target angka stunting nasional agar bisa turun mencapai 14 %.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Waduh, Banyak ASN di Tanjabbar Ajukan Pindah

Aspirasi

Bupati Safrial Surati Presiden Sampaikan Aspirasi Honorer Tanjabbar

Tanjab Barat

Kapolda Jambi Serahkan Simbolis Bantuan Sembako Pada Warga Terdampak Banjir di Tanjabbar

Tanjab Barat

KPU Tanjabbar Distribusikan Logistik Pilkada ke PPK

Tanjab Barat

Terjaring Razia Prokes, Puluhan Warga Didenda

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Ingatkan PNS dan Non ASN Jaga Netralitas pada Pilkada

Tanjab Barat

Satgas Covid-19 Tanjabbar Monitoring dan Evaluasi Kesiapan Launching PPKM Skala Mikro Kampung Tangguh Siginjai

Tanjab Barat

Polsek Pengabuan Kawal Pendistribusian Logistik Pilkada ke Desa-Desa