LIVETV
Kapolres Bungo Mendadak Cek Tahanan, Ada Apa? Ungkap Kasus Pembuangan Bayi di Sungai Pengabuan, Polisi Curigai Sejumlah Tempat Nama dan Foto Kapolres Muaro Jambi Dicatut, AKBP Yuyan : Jangan Terpengaruh Hari Korpri ke 50, Sejumlah Pejabat di Tanjab Barat Dilantik Si Jago Merah Mengamuk, Satu Unit Rumah dan 4 Ekor Kambing Ikut Terbakar

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 3 April 2021 - 13:03 WIB

Tanjab Barat Masih Dihadapkan dengan Stunting

FOTO : Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat

FOTO : Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjab Barat, KH. Anwar Sadat mengatakan saat ini Kabupaten Tanjab Barat masih dihadapkan pada persoalan stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita.

Hal itu diungkapkan Bupati KH. Anwar Sadat pada acara Lounching Pendataan Keluarga 2021 secara virtual di ruangkerjanya, Kamis (01/04/21).

“Masalah stunting menjadi program nasional, dan Tanjung Jabung Barat di tahun 2020 merupakan Lokus Stunting. Terdapat 10 desa/kelurahan Lokus Stunting dan tahun 2021 ada 15 Desa/Kelurahan,” katanya.

BACA JUGA :  BNNP Jambi Gagalkan Transaksi 2 Kilogram Sabu dan 1.000 Butir Ekstasi di Tanjabbar

Adapun beberapa faktor penyebab stunting yaitu akibat praktek pengasuhan yang kurang baik, masih terbatasnya layanan kesehatan, masih kurangnya akses keluarga terhadap makanan bergizi, kurangnya akses pada air bersih dan sanitasi.

BACA JUGA :  Antisipasi Lonjakan COVID-19 Saat Nataru, Polres Tanjab Barat Buka Gerai Vaksinasi di Objek Wisata

Terkait hal tersebut, ia mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama bersinergi dan terintegrasi melalui tindakan nyata mengatasi permasalah Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Sesuai dengan target Pemerintah di tahun 2024 Stunting diturunkan menjadi 14 persen secara nasional,” sebutnya.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, angka stunting nasional mengalami penurunan dari 37,2 % pada 2013 menjadi 30,8 % pada 2018.

BACA JUGA :  Hari Korpri ke 50, Sejumlah Pejabat di Tanjab Barat Dilantik

Menurut Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada 2019, angka ini menurun menjadi 27,7 %. Penurunan angka stunting telah dinyatakan sebagai program prioritas nasional.

Pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, juga menetapkan target angka stunting nasional agar bisa turun mencapai 14 %.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Bersama Sagtas Covid-19 Simulasi Prokes Salat Idul Fitri di Ponpes Al Baqiatush Shalihat

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Resmikan Tiga Unit Halte Sungai Terpusat di Kuala Betara

Tanjab Barat

153 PTPS se Kecamatan Tungkal Ilir Resmi Dilantik

Covid-19

Tambah 1 Kasus Positif Corona Anak Usia 9 Tahun dari Tanjabbar

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Salurkan Insentif Bagi 189 Petugas Syara’, Da’i Desa dan Guru Ponpes

Covid-19

Update 19 Juli : Kambali 1 Pasien Covid-19 Tanjab Barat Dinyatakan Sembuh

Tanjab Barat

Sekda dan Pimpinan DPRD Tandatangani Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPAS 2020

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar dan Kapolda Jambi Jambi Pimpin Rakor Penanganan COVID-19 dan Persiapan MTQ