indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti Polsek Maro Sebo Laksanakan Vaksinasi Booster di Desa Candi Muaro Jambi Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya Keluarga Besar PP Muhammadiyah Berduka Buya Syafii Ma’arif Polri Gelar Lomba Menulis Surat Untuk Kapolri, Ini Syaratnya

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 3 April 2021 - 13:03 WIB

Tanjab Barat Masih Dihadapkan dengan Stunting

FOTO : Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat

FOTO : Bupati Tanjab Barat, H. Anwar Sadat

KUALA TUNGKAL – Bupati Tanjab Barat, KH. Anwar Sadat mengatakan saat ini Kabupaten Tanjab Barat masih dihadapkan pada persoalan stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita.

Hal itu diungkapkan Bupati KH. Anwar Sadat pada acara Lounching Pendataan Keluarga 2021 secara virtual di ruangkerjanya, Kamis (01/04/21).

“Masalah stunting menjadi program nasional, dan Tanjung Jabung Barat di tahun 2020 merupakan Lokus Stunting. Terdapat 10 desa/kelurahan Lokus Stunting dan tahun 2021 ada 15 Desa/Kelurahan,” katanya.

BACA JUGA :  Al Haris Lantik Direktur RSUD Raden Mattaher dan 3 Kepala OPD

Adapun beberapa faktor penyebab stunting yaitu akibat praktek pengasuhan yang kurang baik, masih terbatasnya layanan kesehatan, masih kurangnya akses keluarga terhadap makanan bergizi, kurangnya akses pada air bersih dan sanitasi.

Terkait hal tersebut, ia mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama bersinergi dan terintegrasi melalui tindakan nyata mengatasi permasalah Stunting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

“Sesuai dengan target Pemerintah di tahun 2024 Stunting diturunkan menjadi 14 persen secara nasional,” sebutnya.

BACA JUGA :  Pimpin Rapat Kerja, Pj Bupati Muaro Jambi Soroti Disiplin PNS yang Tak Pernah Ditindaklanjuti

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan, angka stunting nasional mengalami penurunan dari 37,2 % pada 2013 menjadi 30,8 % pada 2018.

Menurut Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada 2019, angka ini menurun menjadi 27,7 %. Penurunan angka stunting telah dinyatakan sebagai program prioritas nasional.

Pemerintah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, juga menetapkan target angka stunting nasional agar bisa turun mencapai 14 %.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Besok Masih Ditiadakan Jumatan, Begini Penjelasan MUI Tanjab Barat

Tanjab Barat

Spanduk Pengetatan Masuk Kota Kuala Tungkal Terpasang, Ini Penjelasan Kapolres

Tanjab Barat

Bupati Safrial Resmikan Masjid Syaikh Utsman Tungkal Untuk Jum’atan

Tanjab Barat

Anggota DPRD Provinsi Jambi Abdul Hamid Reses di Tungkal Ilir

Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Apresiasi PT LPPPI dan WKS Inisiasi Bazar Minyak Goreng Murah

Tanjab Barat

Sarifudin Mengingatkan BLT Tidak Dimanfaatkan Untuk Mengambil Keuntungan

Tanjab Barat

Sekda ; Yang Terjaring Razia Narkoba di Jambi Bukan ASN Tanjab Barat

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Rilis Sejumlah Pangkalan Gas Bermasalah di Tungkal Ilir