indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Workshop Pengelolaan Keuangan dan Persiapan Audit Puskesmas dan Rumkit Cerita Pilu Tindaz Baraza Mendengar Anakanya Pratu Tuppal Gugur di Papua Warga Dua Desa di Kumpeh Ulu Cemas dengan Munculnya 2 Ekor Harimau Unit Reskrim Polsek Sungai Gelam Tangkap 5 Pelaku Terlibat Pencurian Bobol Rumah Kanim Kelas II TPI Kuala Tungkal Peringati HBI, Yasonna : Usia 72 Tahun Waktu yang Tepat Untuk Introspeksi

Home / Pendidikan

Minggu, 3 Januari 2021 - 09:10 WIB

Tegas! DPR Tolak Penghapusan Rektut Jalur CPNS Bagi Guru Jadi PPPK

FOTO : Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda/ParlementariaTerkini

FOTO : Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda/ParlementariaTerkini

TANJAB BARAT – Mencuatnya rencana pemerintah menghapus jalur CPNS bagi guru dalam skema rekruitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2021 ditolak banyak kalangan. Termasuk Komisi X DPR RI.

Penghapusan jalur CPNS bagi guru dikhawatirkan akan menurunkan minat kalangan muda untuk memilih profesi sebagai pendidik.

“Kami menolak wacana penghapusan jalur CPNS bagi guru dalam seleksi ASN. Kami berharap hal itu masih rencana bukan suatu keputusan. Dan jika masih rencana kami harap segera dicabut,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda seperti dikutip sindonews.com, Sabtu (02/01/21).

BACA JUGA :  Workshop Pengelolaan Keuangan dan Persiapan Audit Puskesmas dan Rumkit

Huda mengatakan guru merupakan profesi yang membutuhkan stabilitas hidup tinggi bagi pelakunya. Mereka dituntut tidak hanya dari skill mengajar saja, tetapi juga mampu menjadi tauladan dari sisi moral maupun spiritual.

Standar tersebut tidak mungkin tercapai jika tidak ada jaminan kesejahteraan maupun karir bagi para pendidik di negeri ini.

“Status PNS bagi guru harus dipandang sebagai upaya negara untuk menghadirkan jaminan kesejahteraan dan karir bagi para guru. Dengan demikian mereka bisa secara penuh mencurahkan hidup mereka untuk meningkatkan kemampuan mengajar dan menjadi tauladan bagi peserta didik,” kata Huda.

BACA JUGA :  14 Orang Geng Motor di Jambi Diamankan Polisi, Termasuk Satu Perempuan Sebagai Penadah

Menurut Politikus PKB ini, skema Pekerja Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) sebenarnya tidak cocok untuk para guru.

Pertanyaan lebih jauh kata Huda apakah guru termasuk tepat diambil dari pegawai kontrak.

Guru itu outputnya bukan produk atau dokumen yang bisa diukur secara matematis. Guru itu outputnya adalah skill sekaligus karakter dari peserta didik. Jika mereka dengan mudah diambil dan dibuang karena status kontrak, bisa dibayangkan bagaimana output peserta didik kita di masa depan,” pungkasnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Ini Syarat & Cara Mendaftar Calon Taruna STTD Pola Pembibitan Kemenhub dan Daerah Tahun 2020

Pendidikan

Semoga Terkabul Guru Honorer Jadi ASN, Panja Pengangkatan Telah Terbentuk

Pendidikan

Dibuka, Ini Persyaratan dan Alur Penerimaan CPNS Jalur Sekolah Kedinasan

Advetorial

KKG Profesional Hasilkan Guru Produktif

Covid-19

Fasda Tanoto Foundation Gelar Pembelajaran Online di Tanjab Barat

Pendidikan

New Normal, SMA dan SMK di Jambi Wajib Pasan Spanduk Sosialisasi Pencegahan Covid-19

Pendidikan

Sekda Ambo Tuo Lepas 152 Santri TK Asy-Syuhada

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Menguatkan Visi Unggul dalam Prestasi