Tegaskan Prinsip Kedaulatan, Indonesia Tolak Pengakuan Israel Atas Somaliland

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegaskan Prinsip Kedaulatan, Indonesia Tolak Pengakuan Israel Atas Somaliland. [FOTO : Pojoksaru.id]

Tegaskan Prinsip Kedaulatan, Indonesia Tolak Pengakuan Israel Atas Somaliland. [FOTO : Pojoksaru.id]

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI secara resmi menyatakan penolakan keras atas pengakuan Israel terhadap kedaulatan Somaliland. Sikap diplomasi ini diambil sebagai bentuk komitmen teguh Jakarta dalam menjaga integritas teritorial negara-negara berdaulat, khususnya Republik Federal Somalia.

Dalam keterangan resminya pada Selasa (13/1/2026), Kemlu RI menegaskan bahwa Somaliland merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Somalia. Langkah Israel yang mengakui entitas tersebut pada Desember 2025 lalu dinilai sebagai tindakan yang mencederai hukum internasional.

“Indonesia menolak pengakuan Israel terhadap Somaliland yang berisiko memicu destabilisasi di kawasan serta melanggar prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam Piagam PBB,” tegas pernyataan resmi Kemlu RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman Destabilisasi Kawasan
Somaliland sendiri telah mendeklarasikan kemerdekaan sepihak dari Somalia sejak 1991, namun hingga kini tidak pernah mendapatkan pengakuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Keputusan Israel untuk menjadi negara pertama yang memberikan pengakuan diplomatik dipandang sebagai preseden yang membahayakan perdamaian di Tanduk Afrika.

Indonesia mendesak agar persoalan internal antara Somalia dan Somaliland diselesaikan melalui mekanisme dialog yang damai tanpa adanya campur tangan aktor eksternal yang bersifat provokatif.

Sorotan Terhadap Rencana Relokasi Warga Palestina
Penolakan Indonesia juga sejalan dengan kekhawatiran global mengenai agenda tersembunyi di balik langkah diplomatik Israel. Menteri Pertahanan Somalia, Ahmed Moalim Fiqi, sebelumnya telah mengungkap informasi mengenai rencana Israel untuk melakukan relokasi paksa warga Palestina ke wilayah Somaliland.

Tuduhan ini memicu gelombang kecaman internasional. Indonesia memandang upaya pemindahan paksa penduduk tersebut sebagai pelanggaran kemanusiaan yang sangat serius dan bertentangan dengan norma-norma global.

Sebagai negara yang konsisten menyuarakan hak-hak Palestina dan penghormatan terhadap kedaulatan negara, Indonesia memastikan akan terus mengawal isu ini di forum-forum internasional guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Siaran Pers Kemenlu RI

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cetak Sejarah, Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB Tahun 2026
BNN Ungkap Kronologis Penangkapan Dewi Astutik Buronan Kasus Sabu Rp 5 T di Kamboja
Pemerintah Kawal Pemulangan 2 Jenazah WNI, Meninggal dalam Insiden Kebakaran Apartemen di Hong Kong
Operasi Wira Waspada Serentak 2025, Imigrasi Jegal 294 WNA yang Diduga Langgar Aturan
Keren, Pertamina Bawa Pariwisata dan UMKM Binaan Unggulan dalam “DMI 2024 Tourism & Trade Expo” ke Belanda
Turut Promosikan Produk Khas Indonesia, UMKM Binaan Pertamina Diminati di Indonesia Week Hongkong 2024
Berita ini 23 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:34 WIB

Tegaskan Prinsip Kedaulatan, Indonesia Tolak Pengakuan Israel Atas Somaliland

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:29 WIB

Cetak Sejarah, Indonesia Resmi Pimpin Dewan HAM PBB Tahun 2026

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:19 WIB

BNN Ungkap Kronologis Penangkapan Dewi Astutik Buronan Kasus Sabu Rp 5 T di Kamboja

Jumat, 28 November 2025 - 18:25 WIB

Pemerintah Kawal Pemulangan 2 Jenazah WNI, Meninggal dalam Insiden Kebakaran Apartemen di Hong Kong

Minggu, 20 Juli 2025 - 09:53 WIB

Operasi Wira Waspada Serentak 2025, Imigrasi Jegal 294 WNA yang Diduga Langgar Aturan

Berita Terbaru