JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI secara resmi menyatakan penolakan keras atas pengakuan Israel terhadap kedaulatan Somaliland. Sikap diplomasi ini diambil sebagai bentuk komitmen teguh Jakarta dalam menjaga integritas teritorial negara-negara berdaulat, khususnya Republik Federal Somalia.
Dalam keterangan resminya pada Selasa (13/1/2026), Kemlu RI menegaskan bahwa Somaliland merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Somalia. Langkah Israel yang mengakui entitas tersebut pada Desember 2025 lalu dinilai sebagai tindakan yang mencederai hukum internasional.
“Indonesia menolak pengakuan Israel terhadap Somaliland yang berisiko memicu destabilisasi di kawasan serta melanggar prinsip-prinsip dasar yang tertuang dalam Piagam PBB,” tegas pernyataan resmi Kemlu RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ancaman Destabilisasi Kawasan
Somaliland sendiri telah mendeklarasikan kemerdekaan sepihak dari Somalia sejak 1991, namun hingga kini tidak pernah mendapatkan pengakuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Keputusan Israel untuk menjadi negara pertama yang memberikan pengakuan diplomatik dipandang sebagai preseden yang membahayakan perdamaian di Tanduk Afrika.
Indonesia mendesak agar persoalan internal antara Somalia dan Somaliland diselesaikan melalui mekanisme dialog yang damai tanpa adanya campur tangan aktor eksternal yang bersifat provokatif.
Sorotan Terhadap Rencana Relokasi Warga Palestina
Penolakan Indonesia juga sejalan dengan kekhawatiran global mengenai agenda tersembunyi di balik langkah diplomatik Israel. Menteri Pertahanan Somalia, Ahmed Moalim Fiqi, sebelumnya telah mengungkap informasi mengenai rencana Israel untuk melakukan relokasi paksa warga Palestina ke wilayah Somaliland.
Tuduhan ini memicu gelombang kecaman internasional. Indonesia memandang upaya pemindahan paksa penduduk tersebut sebagai pelanggaran kemanusiaan yang sangat serius dan bertentangan dengan norma-norma global.
Sebagai negara yang konsisten menyuarakan hak-hak Palestina dan penghormatan terhadap kedaulatan negara, Indonesia memastikan akan terus mengawal isu ini di forum-forum internasional guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Siaran Pers Kemenlu RI











