Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Samsul Riduan Pantau GPM Nasional, Soroti Lonjakan Harga Cabai Rawit

Lintas Tungkal

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan. FOTO : Istimewa/LT

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan. FOTO : Istimewa/LT

JAMBI – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, memantau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) Nasional di Kota Jambi (13/2/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat, khususnya menjelang Ramadan.

Dalam peninjauan tersebut, Samsul Riduan menilai program GPM yang digelar pemerintah cukup membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga pasokan sejumlah komoditas kebutuhan pokok agar tetap tersedia di pasaran.

Namun demikian, ia menyoroti lonjakan harga pada komoditas cabai rawit yang dinilai cukup signifikan di Kota Jambi. Menurutnya, kenaikan harga cabai rawit perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar tidak semakin membebani masyarakat.

“Dari data yang kita lihat, harga cabai rawit sebelumnya sekitar Rp47 ribu per kilogram, sekarang sudah mencapai sekitar Rp90 ribu per kilogram. Ini tentu perlu segera diantisipasi,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional maupun modern. Langkah ini dinilai penting untuk mengendalikan inflasi daerah serta menjaga daya beli masyarakat.

Selain itu, Samsul juga menekankan pentingnya upaya menjaga distribusi bahan pangan agar tetap lancar.

Menurutnya, stabilitas harga pangan sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terlebih menjelang hari besar keagamaan ketika permintaan biasanya meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membandingkan kondisi harga bahan pokok di beberapa daerah lain di Provinsi Jambi.

Berdasarkan pemantauan di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten Sarolangun dan Merangin, harga sejumlah komoditas relatif lebih stabil dibandingkan di Kota Jambi.

Samsul berharap program Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs
8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga
Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?
Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal
Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat
Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional
Ramadhan di Depan Mata! Sekdak ke Pasar, Wabup Tanjab Barat Soroti Kenaikan Harga Ayam dan Cabai
Dari Kampung Baru ke Panggung Dunia: Griya Kain Solo Gebrak INACRAFT 2026, Pertamina Cetak Transaksi UMKM Rp10,4 Miliar
Berita ini 123 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:50 WIB

Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs

Kamis, 30 April 2026 - 18:13 WIB

8.389 PHK dalam Tiga Bulan: Saatnya Indonesia Membicarakan Kembali Soal Perlindungan Keluarga

Sabtu, 11 April 2026 - 01:14 WIB

Tanjab Barat Kejar PAD, Berapa Kontribusi Sektor Tenaga Kerja Asing?

Rabu, 8 April 2026 - 23:56 WIB

Pertamina Dorong 1.346 Sertifikasi UMKM di Awal 2026, MiniesQ Tembus Pasar Ritel Usai Kantongi Label Halal

Senin, 6 April 2026 - 17:03 WIB

Purbaya: APBN Maret 2026 Defisit Rp240,1 Triliun, Belanja Negara Diakselerasi untuk Rakyat

Berita Terbaru