3 Pasang Calon di Pilkada Jambi, Parpol Sudah Terbagi Habis?

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2020 - 23:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pilkada Gubernur Jambi 2020

Ilustrasi Pilkada Gubernur Jambi 2020

JAMBI – Parpol pengusung pasangan calon di Pilkada Gubernur Jambi 2020, kini sepertinya sudah habis terbagi?

PAN terakhir membuat poros dan keputusan baru ketimbang bergabung dengan koalisi JAMBI BANGKIT atau Fasha-AJB. Hingga dipastikan Pilgub Jambi hanya 3 pasang calon.

Partai berlambang matahari ini memilih mengusung Bupati Merangin yakni Al Haris yang berselancar dengan Abdullah Sani yang sebelumnya telah cukup kursi untuk mendaftar ke KPU dengan perahu PKS, PKB plus Berkarya menjadi 18 kusi dengan pasukan kursi PAN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingganya satu pasangan calon yakni Fasha-AJB kandas karena hanya dengan 5 kursi dari PPP dan Nasdem.

Sementara kandidat petahana Fachrori Umar yang berpasangam dengan Jenderal Polisi Bintang 2 asal Kerinci kini telah cukup dengan 3 partai pengusung Gerindra, Demokrat dan Hanura.

16 kursi yang dimiliki FU-Syafril Nursal sudah melebihi syarat minimal 20 % untuk melenggang ke bursa calon.

Pun demikian pasangan Cek Endra-Ratu berlabuh dengan 2 partai besar yakni Golkar dan PDI-P juga punya 16 kursi di parlemen.

Dari tiga bakal pasangan calon di atas, Ratu Munawarroh adalah wajah baru di panggung kontestasi Pilkada Gubernur Jambi yang menobatkan diri sebagai wakil CE.

Ini kali pertama istri mantan Gubernur Jambi H. Zulkifli itu terjun ke dunia politik untuk kepala Daerah, setelah sebelumnya pernah jadi anggota DPR RI.

Munculnya Ratu, disebut-sebut mencairkan suhu politik di Pilkda Jambi dalam rivalitas kubu petahana FU serta Al Haris-Sani. Ratu diyakini akan meraup suara dukungan dari kalangan kaum hawa.

Lantas, kemana arah dukungan Fasha-AJB dan Parpol pendukung?

Atau masih mungkinkah dukungan parpol masih bisa berubah sepanjang belum didaftarkan ke KPU pada 4 hingga 6 September nanti,………(*)

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membangun Masa Depan Organisasi yang Unggul melalui Integrasi Tata Kelola, Kinerja, Digitalisasi, dan Kolaborasi Berkelanjutan
Monitoring Kolaborasi dengan Swasta, dan Akuntabilitas: Tiga Kunci Menjaga Pelayanan Publik Tetap Berpihak pada Masyarakat
Selendang Budaya Banyuwangi “Osing”
Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik
Transformasi Digital Korporasi Publik: Antara Inovasi Pelayanan dan Tantangan Tata Kelola di Indonesia
Integrasi Transformasi Digital Untuk Keberlanjutan Organisasi
Transformasi Digital pada Perumda Air Minum (PDAM) di Berbagai Daerah di Indonesia Sebagai Wujud Transformasi Digital Korporasi Publik
BLU Impor Minyak: Ketika Negara Lebih Hobi Bikin “Anak Baru” Daripada Urus “Anak Kandung”
Berita ini 1,089 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:01 WIB

Membangun Masa Depan Organisasi yang Unggul melalui Integrasi Tata Kelola, Kinerja, Digitalisasi, dan Kolaborasi Berkelanjutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:21 WIB

Monitoring Kolaborasi dengan Swasta, dan Akuntabilitas: Tiga Kunci Menjaga Pelayanan Publik Tetap Berpihak pada Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:46 WIB

Selendang Budaya Banyuwangi “Osing”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:11 WIB

Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:25 WIB

Transformasi Digital Korporasi Publik: Antara Inovasi Pelayanan dan Tantangan Tata Kelola di Indonesia

Berita Terbaru