Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik. (VISUAL : Dok. Istimewa Penulis)

Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik. (VISUAL : Dok. Istimewa Penulis)

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Selain berfungsi sebagai perusahaan yang mencari keuntungan, BUMN juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam perkembangannya, globalisasi dan persaingan ekonomi internasional membuat BUMN dituntut untuk lebih profesional, efesiensi, dan kompetitif. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah melalui privatisasi dan komersialisasi BUMN.

Privatisasi merupakan kebijakan yang dimana di lakukan pengurangan kontribusi pemerintah dalam perusahaan negara melalui penjualan sebagian saham kepada pihak swasta atau publik. Sementara itu, komersialisasi adalah upaya penerapan prinsip bisnis modern dalam pengelolaan BUMN agar lebih efisien dan berorientasi pada keuntungan. Kedua kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kinerja perusahaan agar mampu bersaing dalam pasar global.

Salah Satu BUMN yang mengalami transformasi besar adalah PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Pelindo merupakan perusahaan negara yang bergerak dalam bidang jasa kepelabuhanan dan memiliki peran strategis guna mendukung kegiatan perdagangan nasional maupun internasional. Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat bergantung pada transportasi laut sehingga keberadaan Pelindo memiliki pengaruh besar terhadap distribusi barang dan pertumbuhan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun 2021, pemerintah melakukan merger terhadap empat perusahaaan Pelindo menjadi satu entitas, yaitu PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Kebijakan tersebut dilakukan guna meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat daya saing pelanuhan indonesia, dan juga memperbaiki kualitas pelayanan logistik nasional. Melalui intergrasi tersebut, pemerintah berharap Pelindo mampu menjadi perusahaan pelabuhan yang modern dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Menurut saya, langkah transformasi dan komersialisasi Pelindo memang diperlukan agar perusahaan mampu menghadapi tuntutan pasar global. Namun, di sisi lain pemerintah juga harus memastikan bahwa orientasi bisnis tidak menurangi fungsi pelayanan publik. Pelabuhan tidak hanya tempat aktivitas ekonomi, tetapi juga fasilitas strategis yang berkaintan dengan kepentingan untuk masyarakat luas. Oleh karena itu, kebijakan efesiensi harus tetap memperhatikan akses layanan, stabilitas biaya logistik, dan juga kepentingan nasional.

Penulis : Anastasia Audy Aurelia : Mhs Fiispol Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membangun Masa Depan Organisasi yang Unggul melalui Integrasi Tata Kelola, Kinerja, Digitalisasi, dan Kolaborasi Berkelanjutan
Monitoring Kolaborasi dengan Swasta, dan Akuntabilitas: Tiga Kunci Menjaga Pelayanan Publik Tetap Berpihak pada Masyarakat
Selendang Budaya Banyuwangi “Osing”
Transformasi Digital Korporasi Publik: Antara Inovasi Pelayanan dan Tantangan Tata Kelola di Indonesia
Integrasi Transformasi Digital Untuk Keberlanjutan Organisasi
Transformasi Digital pada Perumda Air Minum (PDAM) di Berbagai Daerah di Indonesia Sebagai Wujud Transformasi Digital Korporasi Publik
BLU Impor Minyak: Ketika Negara Lebih Hobi Bikin “Anak Baru” Daripada Urus “Anak Kandung”
MBG dan KKDM Penyumbang Defisit Terbesar, Investasi SDM atau Jebakan Utang Baru?
Berita ini 51 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:01 WIB

Membangun Masa Depan Organisasi yang Unggul melalui Integrasi Tata Kelola, Kinerja, Digitalisasi, dan Kolaborasi Berkelanjutan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:21 WIB

Monitoring Kolaborasi dengan Swasta, dan Akuntabilitas: Tiga Kunci Menjaga Pelayanan Publik Tetap Berpihak pada Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:46 WIB

Selendang Budaya Banyuwangi “Osing”

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:11 WIB

Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:25 WIB

Transformasi Digital Korporasi Publik: Antara Inovasi Pelayanan dan Tantangan Tata Kelola di Indonesia

Berita Terbaru

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolda Jambi yang berlangsung di Lapangan Hitam Mapolda Jambi, Selasa (11/8/2026). (Foto: Dok. Humas Polda Jambi)

Kota Jambi

Brigjen K. Yani Sudarto Resmi Jadi Wakapolda Jambi

Selasa, 11 Agu 2026 - 19:36 WIB